Seperti terhadap hal lainnya; tidak semua orang akan menyukai tulisan saya. Pasti ada yang suka banget sampai nge-fans segala. Ada yang biasa-biasa saja. Ada yang sebel, dan ada yang sebel banget. Tapi, kadang-kadang yang sebel sama tulisan saya merasa kangen juga untuk membaca tulisan-tulisan yang lainnya. Karena, jika dibaca dengan kepala jernih dan hati yang putih (padahal warna hati semua orang adalah merah), maka siapapun yang membacanya akan menemukan sedikitnya sebutir kecil hal yang positif dari tulisan itu. Kalau tulisan saya memang positif, maka mereka bisa memetik hikmahnya untuk kepositifan diri mereka sendiri. Kalau tulisan saya negatif, maka mereka yang sebel itu bisa belajar bagaimana terhindar dari hal-hal negatif. Jadi, dengan kepala jernih dan hati merah marun, siapapun bisa memetik makna positif dari tulisan saya. Lantas, kenape elo kagak demen subscribe biar dapat email alert setiap up date di Gue-Blog ini? Subscribe deh.
Pingback: Kerendahan Hati Seorang Pembelajar : Dadang Kadarusman
Pingback: Membentuk Takdirmu Sendiri : Dadang Kadarusman
Pingback: Pilihan Atas Naik Dan Turunnya Perjalanan Hidup : Dadang Kadarusman
Pingback: Menjadi Diri Kita Sendiri : Dadang Kadarusman
Pingback: Pengusaha Atau Pekerja? : Dadang Kadarusman
Pingback: Ternyata, Setiap Orang Itu Adalah Komposer : Dadang Kadarusman
Pingback: Sekali Lagi Tentang Gajah dan Semut : Dadang Kadarusman
Pingback: Tak Ada Gading Yang Tak Retak : Dadang Kadarusman
Pingback: Mengapa Kita Melakukan Kesalahan Secara Berulang-Ulang? : Dadang Kadarusman
Pingback: Seberapa Pentingkah Anda Bagi Perusahaan? : Dadang Kadarusman
Pingback: Practice Action Center University :: Seberapa Pentingkah Anda Bagi Perusahaan? :: April :: 2008
Pingback: Bukti Bahwa Kita Pernah Ada : Dadang Kadarusman
Pingback: Berry Jati Diri : Dadang Kadarusman
Pingback: Terus Berlari, Atau Selamanya Terhenti : Dadang Kadarusman
Pingback: Yang Menjadikan Kita Manusia Seutuhnya : Dadang Kadarusman
Pingback: Bekerjalah Sesuai Dengan Kemampuan : Dadang Kadarusman