Definition of ‘Hore, Hari Baru!’

“Hore, Hari Baru!” is a powerful mantra. It’s a kind of “Yee-Haw! What A New Day!” When you say it, you take enormous energy from the universe into your body. And you gain the spirit of god into your soul. You may say: “Hore, Hari Baru!” Like a Texas cowboy says: “Yee-Haw!” then add the wording “What A New Day!”. It is also like you screamed while you stood up on the peak of a mountain under the blue sky. But – if you like – you may do it soundless. In your heart. You may try it. Every day. The day, you wake in the morning. The day, you go into daylight. The day, you see the sun fades. The day you come into darkness. You say it. You feel it. You get the strength from it. Hore, Hari Baru! (Definition by Dadang Kadarusman, ©2004).

Kesetaraan Martabat Setiap Profesi - Sebuah Esai Ngawur

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Beberapa waktu lalu, teman saya memforward sebuah artikel yang sangat menarikzth…
Tentang para dosen yang digaji rendah sehingga harus nyambi cari tambahan, dan – menurut artikel itu – terpaksa harus pada mati muda. Penulisnya seorang dosen juga atau bukan, saya tidak tahu. Ayah saya guru SD, bukan dosen. Tapi dia dan para guru SD, SMP dan SMA lainnya adalah para pendidik hebat seperti halnya para dosen.

Jika artikel itu ditujukan untuk mengkritik para pengambil keputusan dan para penentu kebijakan, maka itu merupakan sebuah gagasan yang pantas untuk mendapatkan perhatian dari para pengurus negeri. Dan itu menunjukkan bahwa kita tidak apatis. Tetapi, jika tulisan itu dimaksudkan untuk mengeluh, nampaknya tidak tepat jika keluar dari hasil pemikiran para intelektual. Agak sedikit diskriminatif memang; jika orang yang bukan intelektual ‘boleh’ mengeluh, tetapi para intelektual dianggap kurang pantas jika mengeluh.
Continue reading