Saturday , November 1 2014
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Miscellaneous / Akan Menjadi Seperti Apakah Masa Depan Anda?

Akan Menjadi Seperti Apakah Masa Depan Anda?

Hore,

Hari Baru!

Teman-teman.

Kata pertama yang ingin saya ucapakan adalah: Selamat!

Selamat? Ya, Selamat. Tepatnya saya mengucapkan selamat kepada Anda.

Anda yang berulang tahun, tentu heran; bagaimana saya tahu hari ulang tahun anda, sehingga saya berbaik hati menyelamati anda. Padahal, anda tidak sedikitpun berpikir untuk sekedar memberi sekerat kue tart itu untuk saya. Anda yang baru mendapatkan surat kenaikan gaji, mungkin juga heran, bagaimana saya tahu kalau anda sedang bergembira dengan kenaikan gaji itu. Anda yang baru saja mendapatkan pacar, mungkin bingung, kok saya mengucapkan selamat. Memangnya pacar anda itu bekas pacar saya?

Jangan G-R dulu, lah. Ucapan selamat saya bukan untuk semuanya itu. Jadi, apakah itu hanya sekedar basa-basi? Tidak. Saya bersungguh-sungguh. Saya mengucapkan selamat kepada anda, karena masa depan anda diramalkan bakal semakin menggembirakan. Diramalkan? Sejak kapan saya jadi peramal? Saya masih harus berguru kepada Mama Loren, sebelum berani melakukannya untuk Anda. Tetapi, setidaknya; ramalan tentang masa depan anda yang bagus itu sudah anda bisa baca dikoran-koran. Dan, itulah apa yang Pak SBY ucapkan. Nah, sekarang anda mulai mempunyai gambaran. Tentang apa yang saya maksudkan. Tentang Indonesia dimasa depan. Dan jika anda merasa menjadi bagian dari negara ini; maka, visi Indonesia 2030 tiada lain adalah visi anda juga. Tentang masa depan anda. Tentu saja.

Saya mengerti bahwa visi untuk menjadi 5 kekuatan ekonomi terbesar didunia itu tidak selalu dapat diterima dengan mudah. Terlebih lagi dengan kenyataan saat ini bahwa pertumbuhan ekonomi kita tidak hebat-hebat amat. Lebih baik dari kebanyakan negara didunia memang. Tetapi, kita tahu, bahkan di tahun 2006 lalu, pemerintah telah berkali-kali merevisi target pertumbuhan ekonomi sebelum akhirnya menyerah pada 5.5% diakhir tahun. Tidak heran jika banyak orang menganggap visi itu tidak lebih dari sekedar mimpi kosong yang melompong di siang bolong. Lho, apa salahnya bermimpi disiang bolong? Justru beruntung orang yang bermimpi disiang bolong. Karena itu berarti mereka masih sempat beristirahat untuk tidur siang disela-sela hiruk pikuk kehidupan yang mengekang. Lagi pula, para ekonom dibalik Yayasan Forum Indonesia yang menggagas visi itu tentu tidak sedang bersendau gurau.

Namun demikian, saya juga menyadari bahwa secara psikologis bangsa kita cenderung meremehkan prestasi dan pemikiran bangsanya sendiri. Mereka lebih merasa yakin dengan hasil pemikiran bule-bule dari pada pemikiran kaumnya sendiri. Baiklah, jika anda termasuk orang yang lebih percaya orang asing; saatnya anda mempertimbangkan predisksi yang dibuat oleh Pricewaterhouse Coupers. Bule, kan? Tetu saja bule. Wong, jenenge kelondo-lodoan ’e. Jadi, sebaiknya anda percaya saja. Meskipun – saya sih yakin – tidak semua bule pinter. Katanya, Indonesia memang akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar didunia.. Seperti dikutip oleh Ibu Sri Hartati Samhadi di Kompas beberapa waktu lalu, Goldman Sachs juga dalam Economic Research tahun 2003 memasukkan Indonesia dalam the N-11. The Next Eleven. Sebelas negara termaju setelah the BRIC. Dengan kata lain, minimal bangsa anda ini akan menjadi 15 negara termaju didunia. Hebat Kan? Biasanya, lembaga-lembaga keuangan international terkemuka seperti WB dan ADB juga suka membuat economic outlook termasuk untuk Indonesia. Jelas, kan sekarang? Orang bule pun begitu yakinnya bahwa bangsa anda ini bakal menjadi negara hebat.

Sekarang, perhatikan ini; saya tidak akan ikut memperdebatkan visi itu, dan tahun berapa Indonesia akan menjadi negara terkemuka dari sisi ekonomi. Biar orang-orang pinter itu saja yang beradu argumen. Saya hanya ingin sekedar bertanya: jika Indonesia benar-benar menjadi negara maju dimasa depan, bagaimana jadinya masa depan anda? Sebenarnya inilah pertanyaan yang saya ajukan kepada diri saya sendiri. Masa depan saya akan menjadi seperti apa? Jika negara ini menjadi negara maju; masak, saya kok mau ketinggalan jaman.

Saya mengerti, mungkin ketika negara ini sudah maju, saya sudah terlampau tua untuk masih bisa bersaing dengan generasi-generasi muda. Tetapi, sebelum negara ini benar-benar sampai kepada titik itu, tentunya ada beberapa tahapan panjang dimana pemain utamanya adalah orang-orang seperti saya dan anda. Dan jika benar negara ini menuju kepada sebuah kemajuan ekonomi, maka itu berarti bahwa kita bisa tumbuh dan mengembang bersama meroketnya laju perekonomian negara.

Bagaimana seandainya kita – saya dan anda – memilih untuk bersikap masa bodoh? Tidak mau mencurahkan segenap kemampuan dan kehebatan kita untuk membangun bangsa ini. Apa yang terjadi? Saya kira, ramalan itu akan tetap menjadi kenyataan. Bagaimana bisa? Bisa saja. Saya yakin bangsa ini akan berkembang, dan menjelma menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Anda pikir, dengan jumlah penduduk yang nyaris seperempat milyar dan ditopang oleh kekayaan sumber daya alam yang maha – maaf, ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi tuhan – maha, maha melimpah ruah; Indonesia akan dilewatkan begitu saja oleh para pengusaha kelas dunia yang haus akan uang? Tidak. Bagaimanapun juga; sangat masuk akal jika meramalkan Indonesia untuk menjadi persinggahan modal dan kegiatan perekonomian utama dimasa yang akan datang. Kita akan menjadi tuan rumah perekonomian dunia, Tuan-tuan. Sadarilah itu.

Jika anda memilih untuk berperan aktif secara sungguh-sungguh; maka anda akan kebagian kue besar dan lezat. Jika anda memilih untuk tetap pesimistis, apatis, dan bersikap ’alakadarnya’, maka anda hanya akan menjadi tuan rumah yang pandai gigit jari. Perut anda akan tetap koroncongan, sementara bangsa-bangsa lain bergiat memeras keringat menangguk keuntungan dari tereksploitasinya sumberdaya yang ada. Bapak, Ibu. Tuan. Dan, Nyonya. Anda boleh pasif saja mensikapi visi Indonesia 2030 yang para pemimpin anda canangkan. Tapi, roda perekonomian akan terus-menerus berputar. Berjalan jauh. Dan meninggalkan anda dibelakang. Dan tahukah anda; siapa yang akan mengendalikan kereta perekonomian menuju ke era kemajuan? Para bule yang anda agung-agungkan itu. Bukan anda. Bukan anak cucu anda. Kecuali, jika mulai saat ini, anda memutuskan untuk mengambil sikap positif. Berperan aktif. Dan turut berkontribusi. Setidak-tidaknya; anda bisa memberi contoh kepada anak dan cucu anda, bahwa; satu-satunya cara untuk tidak terjebak terus dalam kubangan kemiskinan hanyalah: terus bergerak seirama dengan arah kebijakan dan perkembangan perekonomian saja.

Terserah kepada Anda. Apakah anda memilih untuk melecehkan visi itu. Bersikap masa bodoh. Dan berjalan kearah sesuka hati. Atau sebaliknya. Menjadi bagian tak terpisahkan dari skenario ekonomi dunia yang tidak terelakkan ini. Tetapi, sebelum anda memutuskan pilihan anda. Sebaiknya. Anda bertanya; Akan menjadi seperti apakah masa depan anda?

Hore,

Hari Baru!

Catatan kaki:

  1. Seseorang pernah bertanya: apakah arti kata ‘masa depan’? . Indonesia yang maju. Kesempatan yang luas. Kemakmuran. Kesejahteraan. Itulah masa depan yang bisa dijanjikan oleh negara seluas dan semakmur-subur Indonesia. Tuhan, telah menyediakan semua bahan bakunya. Indonesia akan menjadi negara makmur dan kaya raya. Itulah takdirnya. Hanya saja, apakah anda ikut makmur, atau sekedar menonton saja. Itulah pilihan yang anda harus tentukan. Kemakmuran, tidak akan menunggu orang-orang yang tidak mengambil tindakan.
  2. Ekonomi Amerika sudah mulai berjalan beringsut-ingsut. Kehebatan Jepang terus-menerus menurun terjun. Dan Eropa? Mereka tengah terengah-engah. Naga Asialah yang kini sedang giat menggeliat. Dan tahukah anda, bahwa negara ini merupakan jantung kedua bagi kekuatan sang naga? Ah, betapa Indonesia memiliki segala-galanya untuk berjaya.
  3. Jika sumberdaya alam kita sudah ketahuan mengungguli sumberdaya alam negara lain, kita layak bertanya: apakah sumber daya manusia kita juga unggul? Jika tidak, berhati-hatilah. Karena kita hanya akan menjadi tuan rumah yang bodoh. Jika kita unggul; bergembiralah. Kita akan menjadi kiblat baru dari segala kehormatan dan kemajuan manusia. Dan menjadi bangsa yang bermartabat. Selamat!

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327 atau 0812 19899 737.

16 comments

  1. Betul Dang
    Bule-bule itu sudah terengah-engah menjinakkan jaman. Dan Indonesia, tanpa disadari mempunyai 2 raksasa tidur. Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dan Indonesia ternyata negara dengan penduduk perantauan Cina (China overseas) terbanyak di dunia.
    Bayangkan antara raksasa modal (dunia Islam dengan modal minyaknya) plus raksasa pasar (Cina dengan sumber daya manusianya).
    Tinggal pintar-pintarnya Indonesia mengolah keduanya untuk kemakmuran Indonesia sendiri.
    Silakan memilih. Mau selalu mengadu domba dan menebarkan paradigma dikotomi Muslim-Cina atau lebih baik berkolaborasi demi kemakmuran seluruh bangsa Indonesia.

  2. biarpun sekarang kita tak di perhitungkan,tapi lihatlah ke depan raksasa tidur akan segera bangkit menggemparkan dunia .dengan potensi sumber daya alam dan manusia yang banyak gak adad keraguan bagi negara ini untuk bangkit bom waktu masih berdetak.dunia akan menyaksikan kehebatan tersembunyi negara ini

  3. gimana masa depan saya kedepannya

  4. Ekawati Dede Yohanna

    saya masih tidak tahu masa depan saya akan seperti apa? Maju atau….. apa? karir saya juga akan seperti apa nanti?

  5. Saya benar-benar bersemangat membaca tulisan ini, dan komentar pertama diatas, sepertinya baru sadar akan potensi luar biasa bangsa ini.

  6. @Cut Elyanti dan Ekawati. Konon, memang tak seroang pun yang mengetahui masa depan. Tetapi, setidaknya; kita bisa melakukan sesuatu agar masa depan kita ‘mendekati’ impian kita.

  7. Action!!!

  8. Pak Dadang,

    Bangsa ini cuman perlu satu, berhenti dikasihani, dan mengasihani diri, kita terlalu manja, dan akhirnya menyerah dengan paradigma bahwa bangsa lain lebih superior,bangsa ini sebenarnya bangsa yang sangat pintar dan kaya, hanya dikerdilkan oleh presepsi diri sendiri akan kemampuan kita, perlu di ketahui semakin maju dunia, semakin global dan terbuka ilmu pengetahuan, bangsa yang akan maju adalah bangsa yang unik , kita unik karena mempunyai warisan budaya dan alam yang maha maha, seperti tikus yang kelaparan di lumbung padilayaknya bangsa ini , ayo donk kawan kawan kalau bukan sekarang kapan lagi, lebih ultranasionalis sedikit dari sekarang,

    merdeka !!!

  9. masa depan saya Insya Allah Cemerlang!! amin,.. Visi Indonesia Insya Allah Juga Cemerlang Seperti yang dibahas diatas,, amin,, kang dandang tolong doain dong!!! hehe

  10. yee,..yang dibahas diatas itu cita2 yang baik ko,..kalo saya diluar itu siapa yang mengeluarkan pendapat!! amin aja semoga semua itu terwujud,.. toh yang membuat orang itu maju salah satunya harapan yang diimbangi usaha yang sungguh2 ,… saya tanamkan di dalam hati saya selalu itu,..kalo saya pasti sukses,…orang berusaha untuk itu ko !! untuk semua aspek kehidupan saya

  11. tidak setuju?

    kunaon?

    indonesia akan lebih sengsara karena apa….individu nya sudah termarginalkan yang dicari bagaiman cara memprbanyak uang untuk kantongnya sendiri

  12. thank.. jadi semakin ter’inspire ni…
    hidup indonesia..keep spirit ya… n keep pake batik with proud seperti yang belakangan menjamur..
    percaya deh Indonesia tu TOP lho..ga cuma kekuatan raksasa tidur yang di atas tapi juga biodiversitynya..FYI indonesia tu dari dulu dah dikenal sebagai the 3rd biggest biodiversity in d world..TAPI ITU KAN KATA BULE2.. nyatanya baru sekitar 1/3 daerah indonesia yang di explore para scientist.. kebayang ga klo 100% wilayah NKRI di explore..no doubt, kita akan akan jadi d BIGGEST, COMPLETE, UNIQUE biodiversity in d world. kita punya bunga terbesar di dunia, spesies ulat sutra yang SATU-SATUNYA bisa menghasilkan serat benang emas yang dah di tumbuh liar di Bantul, s.formosus(arwana golden red) di perairan kalimantan..banyak lagi… we should be proud to be Indonesian.

  13. Masa depan anda akan cemerlang jika anda menonton film Kungfu Panda. Inti filmnya adalah hanya anda sendiri yang dapat membuat anda sangat spesial da berarti.

  14. ah pa dadang hanya teori saja..

    biasana orang yang pinter teori..rada bego di prakteknya…heeeeeee

  15. Saya harus menjadi bagian dari kemajuan, walau langit runtuh, walau orang-orang disekitar saya tidak percaya.

    Demi anak dan cucu-cucu saya, demi orang-orang pendahulu yang telah berjuang tulus, demi kian, dan demi-demi yang penting demi saya adalah demi karena tulus dan cinta.

    Entah kenapa, I love my country, love his history, love present time, love for the future, while…(sekalipun) hari ini saya adalah bagian dari orang yang tertatih-tatih, kecewa, tapi belajar dari kenyataan dan hidup yang dialami yang kini makin terbuka, … yakin ada cahaya kejayaan dan benderang disana.

    Bukan kepuasan sekedar untuk mengendarai mobil, atau villa di lokasi yang indah, menjadi bagian dari kemajuan adalah tanggunga jawab, “dharma” arwah leluhur menyambut bara api semangat juang anda semua.

    And, soon all of you will die, dengan sambutan nyanyian surga… setelah masa-masa lelah dibakar api neraka dunia.

    Saya Engineer dan architectural practician

    He…he… Beraasap semua loe tuh.
    Stop perselingkuhan dan mau enak sendiri…

    Dengan jiwa sederhana.. kemewahan bukan sesuatu yang mengherankan.

    Jaman boleh gila, orang bijak bilang yang ingat dan waspadalah yang sejatinya mendapatkan keberuntungan sejati.

    Gak Percaya, buktikan sendiri.

    Wassalaam

  16. Jangan lupa ada fakta lain kawans… yang makmur dan dimakmurkan di republik ini siapa ya…anggodo dan sejenisnya kah? atau para tukang bakso DKK yang jatuh bangun dan berkeringat dingin dan kadang panas karena sudah menerapkan apa yang disampaikan kang dadang….bisa jadi akan menjadi raksasa tapi tidak akan menjelma sebagai raksasa yang punya hati seperti Dursasana…malahan menjelma menjadi dasamuka alias rahwana…allahu ‘alam