Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Sisa-sisa jiwa petualang saya masih agak sukar untuk dihilangkan. Terakhir kali adrenalin ditubuh saya dibuat agak bergejolak ketika saya harus pergi ke Puncak pada hari minggu sore. Panitia sudah memberitahu bahwa jalur ke arah Puncak akan ditutup dari jam 16.00 sampai 18.00 malam. Padahal, acara yang harus saya ikuti akan dimulai jam 19.00 malam. Akhirnya, saya memutuskan untuk berangkat lebih awal. Meskipun untuk itu saya harus membujuk anak lelaki kami yang masih belum puas bermain dengan saya. Sesuai perhitungan, saya bisa keluar di pintu tol Ciawi pada jam 15 lewat 20 menit. Sehingga saya mempunyai waktu yang lebih dari cukup untuk menembus jalur puncak sebelum ditutup. Tetapi, apa yang saya hadapi ternyata jauh dari dugaan. Jalur itu sudah ditutup lebih awal! (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi salah seorang famili di sebuah komplek perumahan. Diantara rumah-rumah tinggal yang indah. Taman-taman yang menawan. Dan rerumputan yang menghijau berkilau memantulkan cahaya matahari keperakan. Samar-samar saya melihat di kejauhan seekor anjing yang lucu berlari-lari kegirangan. Anjing itu terlihat sehat. Dan bahagia. Sayangnya, leher anjing itu terikat oleh seutas rantai berbalut bahan kulit berwarna kecoklatan. Dan diujung rantai itu, seorang lelaki paruh baya menggenggamnya. Sebagai orang yang juga pernah memiliki anjing kesayangan dimasa kecil, saya faham benar bagaimana senangnya berjalan-jalan dengan anjing terbaik yang kita miliki. Saya melakukan hal yang sama dengan sang pemilik anjing itu. Bermain, bersenda gurau, berkejar-kejaran. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Salah satu episode yang menarik dari serial Aang-Sang Avatar adalah ketika mereka mengunjungi sebuah desa kecil dimana Bibi Wu – sang peramal – tinggal. Desa yang terletak dikaki sebuah gunung berapi. Setiap orang didesa itu percaya apa yang dikatakan Bibi Wu. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, hari ini Bibi Wu mesti meramalkan kehidupan dan nasib desa dalam satu tahun kedepan. Semua orang seisi kampung berkumpul di balairung yang terletak dilereng gunung. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Saya pernah menyimak pendapat beberapa orang tentang hidup. Ada yang bilang;”Hidup itu urusan Tuhan. Mengasuransikan jiwa kita berarti mendahului kehendak Tuhan.” begitu kira-kira. Dan faktanya, memang cukup banyak orang yang alergi mendengar kata ’asuransi jiwa’. Lucunya, mereka yang alergi dengan asuransi jiwa ini; sama sekali tidak sungkan untuk mengasuransikan mobil atau motor yang mereka miliki. Makanya, tidak mengejutkan jika mayoritas pemilik kendaraan bermotor melindungi nilai ekonomi kendaraannya dengan asuransi, sementara hanya sekitar 3% saja orang Indonesia yang secara sadar melindungi nilai ekonomi dirinya dengan asuransi jiwa. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Teman saya, seorang lelaki yang saya hormati. Seorang yang boleh dikatakan pakar dalam bidang pekerjaannya. Pakar karena perjalanan panjang pengalamannya. Suatu ketika, kepadanya diserahi tugas untuk membantu seorang anak muda untuk mempelajari bidang keahlian yang dimilikinya, selama proses adaptasi. Anak muda itu, memang mempunyai kualifikasi histori pendidikan yang tinggi di luar negeri. Maka pada pekerjaan pertamanya itu, dia sudah menduduki posisi yang terbilang menggiurkan. Memiliki ruang kerja sendiri. Dan kemudahan, serta fasilitas lainnya. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Jika kecerdasan emosional itu berarti bagaimana seseorang bisa mengelola dirinya sehingga mampu bersikap positif. Bersedia menerima keutuhan diri sendiri. Sanggup mengoptimalkan kemampuan dirinya untuk hal-hal positif dan produktif, serta bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Maka, saya mencalonkan sebuah nama untuk masuk kedalam jajaran orang-orang cerdas secara emosional. Tahukah anda, siapa orang yang saya calonkan? Tukul Arwana. Ada yang sependapat dengan saya? Sebaiknya anda sependapat saja. Sebab, jika tidak, anda harus bisa menjelaskan hal yang sebaliknya. (more…)