Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Spencer Johnson menggunakan keju sebagai simbol terhadap sesuatu yang penting bagi kita. Bukan keju sesungguhnya; melainkan sesuatu yang kita ingin agar selalu menjadi milik kita; selamanya. Bagi tikus, keju itu sangat penting, sebab konon tidak ada makanan yang lebih lezat didunia ini selain keju. Dengan kata lain, keju adalah sumber energi kehidupan yang terbaik; itu menurut tikus. Menurut anda bagaimana? Bukankah anda tidak ingin sesuatu yang penting bagi anda hilang begitu saja? Jika demikian, pertimbangkanlah untuk belajar kepada tikus, bagaimana mereka memperjuangkannya tanpa kenal putus asa; sehingga, seekor tikus selalu siap untuk bertanya: “Who Moved My Cheese”? (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Mungkin, nama Christopher Morley tidak terlalu familiar ditelinga anda. Tetapi, setiap orang bisa belajar dari apa yang pernah dikatakannya : “The fellow who doesn’t need the boss, is often selected to be one”. Seseorang yang sanggup melakukan tugas-tugasnya, sekalipun tidak ada atasan yang mengawasi dan menunjukinya, seringkali adalah orang yang menjadi boss besar dikemudian hari. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Sebelum memulai sebuah perjalanan, biasanya kita mempersiapkan bekal secukupnya. Kita selalu ingin memastikan bahwa bekal yang kita bawa cukup untuk memenuhi semua kebutuhan selama dalam perjalanan itu. Kita tidak ingin kehabisan bekal sebelum benar-benar menyelesaikan perjalanan itu, bukan? Ada banyak perjalanan yang pernah kita lakukan. Dan ada lebih banyak lagi perjalanan lain yang kita rencanakan. Namun, semua perjalanan itu terintegrasi dalam perjalanan utama yang paling hakiki. Dan kita menyebutnya perjalanan hidup. Untuk sebuah perjalanan yang sederhana saja, kita menyiapkan bekal yang sangat banyak. Maka – sejatinya – untuk pejalanan hidup; lebih banyak lagi bekal yang harus kita persiapkan. Tetapi, benarkah kita benar-benar telah mempersiapkan diri untuk menempuh perjalanan panjang itu? Padahal, jika kita gagal mempersiapkan bekal yang memadai; bisa jadi kita akan gagal menyelesaikan perjalanan ini. Sebab, bekal itu, tidak jarang bagaikan bensin bagi kendaraan yang kita gunakan untuk menempuhnya. Jika kita mempunyai bensin yang cukup, maka kita memiliki peluang untuk menyelesaikannya. Dan jika tidak, maka kita hanya akan teronggok disebuah tempat yang boleh jadi; kita tidak ingin berada disana. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang sahabat baik. Sambil berjalan menuju sebuah restoran padang, kami berbincang-bincang. Seperti kebanyakan anak muda lainnya, pembicaraan kami tidak jauh-jauh dari wacana seputar ‘merancang masa depan yang kita inginkan’. Cieee…, agak berbau visioner gitu, deh. Tapi, bukankah memang anak-anak muda seperti kita tidak pernah kekurangan gagasan soal yang satu itu? Lagipula, ada begitu banyak sudut yang bisa kita gunakan untuk memandang masa depan. Anda mungkin masih ingat dengan nasihat Bibi Wu tentang masa depan. Itu salah satunya. Sekarang, mari kita gunakan sudut pandang yang lain. (more…)