<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kita Ini Bangsa Yang Besar â€“ Bisakah Kita Menjadi Pribadi Yang Besar Juga?</title>
	<atom:link href="http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/</link>
	<description>NatIn™ People Development Training &#38; Consulting</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 09:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: evie</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/comment-page-1/#comment-4168</link>
		<dc:creator>evie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 07:21:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/#comment-4168</guid>
		<description>lbh tinkatkn lg indonesia. maju</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lbh tinkatkn lg indonesia. maju</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ernanto B pamungkas</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/comment-page-1/#comment-3682</link>
		<dc:creator>Ernanto B pamungkas</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 15:28:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/#comment-3682</guid>
		<description>ada 3 pendapat tentang orang yang tidak berkembang potensinya :
1. orang itu belum menemui potensinya, pada posisi ini seseorang masih mencari apa yang ia bisa. kebingungan ini terus berlanjut sampai ia pada akhir hidupnya.
2. orang tau malas berkembang. pada posisi ini ia selalu di nina bobo&#039;kan oleh suatu impian yang besar tetapi tindakan tidak pernah ada. atau kata orang beragama &quot;besar angan2&quot;
3. sistem!!!, struktur masyrakat kita tidak lagi bisa produktif karena lingkungan, role, dan &quot;peranan&quot; masyarakat yang tidak lagi rapih dan dinamis, malah cenderung destruktif.

nah apa yang dapat kita simpulkan dari hal ini? perlu ada suntikan dari atas seperti kelas menengah (orang yang berpendidikan seperti anda, tetapi waktu jaman 1920-an) untuk membuat organisasi seperti Budi oetomo, Serikat Islam dan Partai Nasional Indonesia Bukan? 

nampaknya bernada negatif tetapi ini real...

contoh : budaya konsumtif telah merebak di seantero nusantara membuat meledaknya angka pinjaman uang ke Bank, dan institusi keuangan..motifasinya jelas ingin dapat sesuatu dengan cepat, tetapi ukuran kondisi keuangan tidak memungkinkan sehingga waktu tempo bayar mereka tidak bisa memenuhinya(bahkan cenderung ngemplang). contoh ini jelas terlihat subrime mortgage di Amerika serikat melanda, efeknya sampai kedunia..
nah bagaimana menurut anda?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada 3 pendapat tentang orang yang tidak berkembang potensinya :<br />
1. orang itu belum menemui potensinya, pada posisi ini seseorang masih mencari apa yang ia bisa. kebingungan ini terus berlanjut sampai ia pada akhir hidupnya.<br />
2. orang tau malas berkembang. pada posisi ini ia selalu di nina bobo&#8217;kan oleh suatu impian yang besar tetapi tindakan tidak pernah ada. atau kata orang beragama &#8220;besar angan2&#8243;<br />
3. sistem!!!, struktur masyrakat kita tidak lagi bisa produktif karena lingkungan, role, dan &#8220;peranan&#8221; masyarakat yang tidak lagi rapih dan dinamis, malah cenderung destruktif.</p>
<p>nah apa yang dapat kita simpulkan dari hal ini? perlu ada suntikan dari atas seperti kelas menengah (orang yang berpendidikan seperti anda, tetapi waktu jaman 1920-an) untuk membuat organisasi seperti Budi oetomo, Serikat Islam dan Partai Nasional Indonesia Bukan? </p>
<p>nampaknya bernada negatif tetapi ini real&#8230;</p>
<p>contoh : budaya konsumtif telah merebak di seantero nusantara membuat meledaknya angka pinjaman uang ke Bank, dan institusi keuangan..motifasinya jelas ingin dapat sesuatu dengan cepat, tetapi ukuran kondisi keuangan tidak memungkinkan sehingga waktu tempo bayar mereka tidak bisa memenuhinya(bahkan cenderung ngemplang). contoh ini jelas terlihat subrime mortgage di Amerika serikat melanda, efeknya sampai kedunia..<br />
nah bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ery judhianto</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/comment-page-1/#comment-3517</link>
		<dc:creator>ery judhianto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 07:56:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/#comment-3517</guid>
		<description>Kang dadang aku kerja di pertambangan batubara. Menggali, mengangkut dan reklamasi adalah kegiatan yang rutin. Jika kecepatan pertambangan tidak seimbang dengan pengelolaan lingkungan maka keseimbangan lingkungan menjadi terganggu. Nah kang sepertinya aku berdiri di luar lingkungan bukan menjadi bagian dari lingkungan seperti kisah Dewa Ruci. Bangsa ini tidak akan menjadi besar jika kita hanya bisa mengekploitasi SDA saja tanpa kesadaran bahwa kita adalah bagian dari lingkungan. Pernah tidak kita merupiahkan ekosistem yang terganggu dan membandingkan dengan harga SDA yang dijual...jomplang so pasti. Hutan disekelilingku hanya hutan yang sunyi...silent forest...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang dadang aku kerja di pertambangan batubara. Menggali, mengangkut dan reklamasi adalah kegiatan yang rutin. Jika kecepatan pertambangan tidak seimbang dengan pengelolaan lingkungan maka keseimbangan lingkungan menjadi terganggu. Nah kang sepertinya aku berdiri di luar lingkungan bukan menjadi bagian dari lingkungan seperti kisah Dewa Ruci. Bangsa ini tidak akan menjadi besar jika kita hanya bisa mengekploitasi SDA saja tanpa kesadaran bahwa kita adalah bagian dari lingkungan. Pernah tidak kita merupiahkan ekosistem yang terganggu dan membandingkan dengan harga SDA yang dijual&#8230;jomplang so pasti. Hutan disekelilingku hanya hutan yang sunyi&#8230;silent forest&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Blog Strategi + Manajemen</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/comment-page-1/#comment-132</link>
		<dc:creator>Blog Strategi + Manajemen</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2007 05:54:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/#comment-132</guid>
		<description>Sebuah posting yang inspiratif. Riset mutakhir dari Goldman Sach menyebut pada tahun 2025, ekonomi Indonesia akan berada pada peringkat 14; dan pada tahun 2050 akan melejit pada peringkat 7 -- mengalahkan ekonomi Jerman, Inggris dan Jepang. 

Sejumlah riset dari lembaga keuangan juga memprediksikan hal serupa. Indonesia, bersama dengan China, dan India akan menjadi tiga raksasa baru pada era pertengahan abad ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah posting yang inspiratif. Riset mutakhir dari Goldman Sach menyebut pada tahun 2025, ekonomi Indonesia akan berada pada peringkat 14; dan pada tahun 2050 akan melejit pada peringkat 7 &#8212; mengalahkan ekonomi Jerman, Inggris dan Jepang. </p>
<p>Sejumlah riset dari lembaga keuangan juga memprediksikan hal serupa. Indonesia, bersama dengan China, dan India akan menjadi tiga raksasa baru pada era pertengahan abad ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: harry uncommon purnama</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/comment-page-1/#comment-130</link>
		<dc:creator>harry uncommon purnama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2007 13:39:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/10/06/kita-ini-bangsa-yang-besar-%e2%80%93-bisakah-kita-menjadi-pribadi-yang-besar-juga/#comment-130</guid>
		<description>Kang Dadang yang mulia, buah pikiran yang &#039;berbuah&#039; inspiratif bagi &#039;INDONESIA SUNGGUH BESAR&#039;. Bangsa yang besar dimulai dari diri sendiri yang besar. Besar berarti mulia [mulia kompetensinya, mulia karakternya, mulia sikapnya, mulia tutur-katanya, mulia kelakuannya].
Saya yakin, kita bisa jadi &#039;INDONESIA SUNGGUH BESAR&#039; seperti harapan KANG DADANG. Amin3.
salam mulia, salam mulai
[sudah join di milis: washyourhand-subscribe@yahoogroups.com?]
Saya tunggu tulisannya di milis baru ini ya!
harry &#039;uncommon&#039; purnama</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Dadang yang mulia, buah pikiran yang &#8216;berbuah&#8217; inspiratif bagi &#8216;INDONESIA SUNGGUH BESAR&#8217;. Bangsa yang besar dimulai dari diri sendiri yang besar. Besar berarti mulia [mulia kompetensinya, mulia karakternya, mulia sikapnya, mulia tutur-katanya, mulia kelakuannya].<br />
Saya yakin, kita bisa jadi &#8216;INDONESIA SUNGGUH BESAR&#8217; seperti harapan KANG DADANG. Amin3.<br />
salam mulia, salam mulai<br />
[sudah join di milis: <a href="mailto:washyourhand-subscribe@yahoogroups.com">washyourhand-subscribe@yahoogroups.com</a>?]<br />
Saya tunggu tulisannya di milis baru ini ya!<br />
harry &#8216;uncommon&#8217; purnama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

