Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Seperti biasanya. Setiap menjelang pergantian tahun, orang cenderung disibukkan oleh berbagai hal yang belum tentu perlu. Salah satu hal yang paling umum dilakukan adalah ‘menghitung-hitung’ peruntungan tahun depan. Itu mungkin berguna. Mungkin juga tidak. Berguna jika dilandasi oleh semangat untuk menggapai perbaikan dari apa yang sudah diraih tahun ini. Dan itu pastilah harus diikuti oleh kejujuran untuk mengakui kekurangan-kekurangan, kesalahan-kesalahan, dan dosa-dosa yang kita lakukan tahun ini; bukan malah memungkirinya dengan sikap angkuh. Dengan begitu, kita mempunyai kesempatan untuk menjadi manusia yang ‘lebih bernilai’. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Makan. Itu kebiasaan kita setiap hari. Bahkan kita melakukannya lebih dari satu kali dalam sehari. Tetapi, adakah ‘nilai lebih’ dari proses makan yang kita lakukan itu? Bagi anda yang berkecukupan, fungsi makan bisa ditingkatkan dengan cara ‘memberi makan’ kepada orang yang membutuhkan. Dengan begitu anda digelari sebagai sang dermawan. Posisi si pemberi derma selalu berada lebih tinggi daripada si penerima. Sehingga timbul ungkapan; ‘tangan diatas jauh lebih baik daripada yang dibawah’. Oleh karenanya pula, tidak heran kalau kita sering merasa ‘lebih mulia’ setiap kali memberi. Bahkan, ketika menyerahkan pemberian itu pun tidak jarang wajah kita mendongak keatas. Pertanda kemuliaan kita – rasanya – lebih tinggi dari si fakir itu. Karena melalui ungkapan itu kita meletakkan posisi sang penerima derma ditempat terbawah. Memang; ‘Tangan diatas jauh lebih baik daripada yang dibawah’. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Dalam kehidupan kita, ada banyak orang baik yang bersedia memberikan penghargaan atas kontribusi orang lain. Dalam konteks pekerjaan, ini diwujudkan mulai dari sekedar ucapan terimakasih dari atasan. Bonus dan insentif dari perusahaan. Atau, mungkin namanya disebutkan dan dituliskan dalam sebuah acara atau media yang bergengsi. Tetapi, tidak semua orang mendapatkan penghargaan, meskipun sesungguhnya mereka memiliki andil. Misalnya, jika perusahaan memberikan penghargaan atas kinerja saya, maka sesungguhnya, bukan hanya saya yang layak mendapatkan penghargaan atau pujian itu. Melainkan, semua orang yang turut berkontribusi pada pencapaian itu. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Melapangkan jalan bagi lawan kita. Tidak terdengar seperti gagasan yang cerdas, bukan? Orang yang mempunyai kecanggihan berpikir pasti tahu bahwa melapangkan jalan bagi lawan-lawan kita hanya akan menyebabkan kita kalah dalam persaingan. Kalaupun kita melakukannya, maka harus dipastikan terlebih dahulu bahwa jalan yang kita lapangkan untuk lawan-lawan kita itu menuju ke sebuah jurang kehancuran. Jika jalan itu menuju kepada kejayaan, mengapa mesti dilapangkan untuk sang lawan? Logika berpikir kita seharusnya justru mengatakan untuk menjegal setiap langkah lawan dijalan itu. Kita harus memastikan bahwa jalan menuju kejayaan semacam itu hanya boleh dilewati oleh kita saja. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Mana yang kita butuhkan: inferiority complex atau superiority complex? Jika itu pertanyaannya, maka jawabanya tegas dan lugas: kita tidak membutuhkan kedua-duanya. Mengapa demikian? Karena baik inferiority complex, maupun superiority complex bukanlah sikap yang layak kita pelihara. Kita tidak pantas untuk menjadikan keduanya sebagai bagian dari diri kita. Dengan inferiority complex, kita hanya akan menjadi pecundang yang tak terkalahkan. Haha, pecundang yang tak terkalahkan? Apa-an tuch? Iya, pecundang nomor wahid. Sebab, sebelum bertandingpun kita sudah menyerah kalah. Sebelum mencoba sekalipun, kita sudah merasa gagal. Sayangnya, sikap ini sudah berhasil memakan banyak korban. Begitu banyak orang potensial dan berbakat hebat tetapi tidak menghasilkan pencapaian apa-apa dalam hidup mereka, hanya gara-gara terjangkit virus inferiority complex. Kita juga tidak butuh superiority complex. Meskipun tidak jarang kita menemukan orang-orang yang terkena syndrom ini; tetapi, mengadopsi sifat seperti ini sama sekali tidak akan menambah nilai hidup kita. (more…)