Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Mana yang kita butuhkan: inferiority complex atau superiority complex? Jika itu pertanyaannya, maka jawabanya tegas dan lugas: kita tidak membutuhkan kedua-duanya. Mengapa demikian? Karena baik inferiority complex, maupun superiority complex bukanlah sikap yang layak kita pelihara. Kita tidak pantas untuk menjadikan keduanya sebagai bagian dari diri kita. Dengan inferiority complex, kita hanya akan menjadi pecundang yang tak terkalahkan. Haha, pecundang yang tak terkalahkan? Apa-an tuch? Iya, pecundang nomor wahid. Sebab, sebelum bertandingpun kita sudah menyerah kalah. Sebelum mencoba sekalipun, kita sudah merasa gagal. Sayangnya, sikap ini sudah berhasil memakan banyak korban. Begitu banyak orang potensial dan berbakat hebat tetapi tidak menghasilkan pencapaian apa-apa dalam hidup mereka, hanya gara-gara terjangkit virus inferiority complex. Kita juga tidak butuh superiority complex. Meskipun tidak jarang kita menemukan orang-orang yang terkena syndrom ini; tetapi, mengadopsi sifat seperti ini sama sekali tidak akan menambah nilai hidup kita. Continue reading