<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Apakah Tangan Diatas Selalu Lebih Baik Dari Yang Dibawah?</title>
	<atom:link href="http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/</link>
	<description>NatIn™ People Development Training &#38; Consulting</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 09:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: basuki</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4843</link>
		<dc:creator>basuki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2011 03:47:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4843</guid>
		<description>yap...Alhamdulillah byk sekali hikmah dipertukaran pemikiran ini. Smg semakin menambah kebaikan kita semua. btw jika boleh menambahkan urun rembug, pemikiran saya yg sederhana mencoba menyampaikan bahwa TDA &amp; TDB adl sbg bhs yg sederhana agar mudah kita paham &amp; menyampaikannya. Tapi nilai falsafahnya tinggi sekali. Jika saya utarakan inipun hanya secuil yg bisa dr sejuta makna bbg pendapat orang. Yang jelas hal tsb memacu kita semua agar terkikis dr rasa kikir, terasah utk rasa derma, krn itulah nikmat hidup yg membuat kita semakin sejuk, damai &amp; tenang. thks wassalam :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yap&#8230;Alhamdulillah byk sekali hikmah dipertukaran pemikiran ini. Smg semakin menambah kebaikan kita semua. btw jika boleh menambahkan urun rembug, pemikiran saya yg sederhana mencoba menyampaikan bahwa TDA &amp; TDB adl sbg bhs yg sederhana agar mudah kita paham &amp; menyampaikannya. Tapi nilai falsafahnya tinggi sekali. Jika saya utarakan inipun hanya secuil yg bisa dr sejuta makna bbg pendapat orang. Yang jelas hal tsb memacu kita semua agar terkikis dr rasa kikir, terasah utk rasa derma, krn itulah nikmat hidup yg membuat kita semakin sejuk, damai &amp; tenang. thks wassalam <img src='http://www.dadangkadarusman.com/apps/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rochim Armando</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4833</link>
		<dc:creator>Rochim Armando</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 10:32:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4833</guid>
		<description>Artikel yang menarik. Mencoba memberikan sudut pandang pada term yang sudah berlaku umum. Memang, ada kesan jika menganggap orang yang &quot;memberi&quot; lebih baik dari orang yang &quot;diberi&quot;.Namun menurut saya, yang menjadi titik sorotnya bukan kata memberi atau diberi, melainkan &quot;lebih baik&quot;-nya. Yang dimaksud Nabi Muhammad tentulah bukan &quot;lebih baik&quot; dari sisi status gengsinya. Jika memberi untuk alasan itu, bukankah itu riya? Ingin dipuji. Justru riya itu akan menggugurkan pahala amalan lainnya. Sia-sia, bukan? Menurut saya, term &quot;lebih baik&quot; dari hadits Rasulullah saw dimaknai dari kondisi. Orang yang memberi, bersedekah, berzakat, berinfak akan memperoleh ganjaran pahala dan kebaikan lainnya.Bukankah Rasulullah saw sendiri pernah mengatakan bahwa kemiskinan dekat pada kekufuran? Bisa memberi karena adanya usaha untuk menghasilkan.Dan hasil tersebut, diberikan sebagiannya kepada orang lain untuk tidak dinikmati sendiri. Maka, BERILAH dan tak perlu lagi berharap pujian dan status lebih tinggi.Sebab seperti kata Pak Dadang, Allah swt telah menyiapkan ganjarannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel yang menarik. Mencoba memberikan sudut pandang pada term yang sudah berlaku umum. Memang, ada kesan jika menganggap orang yang &#8220;memberi&#8221; lebih baik dari orang yang &#8220;diberi&#8221;.Namun menurut saya, yang menjadi titik sorotnya bukan kata memberi atau diberi, melainkan &#8220;lebih baik&#8221;-nya. Yang dimaksud Nabi Muhammad tentulah bukan &#8220;lebih baik&#8221; dari sisi status gengsinya. Jika memberi untuk alasan itu, bukankah itu riya? Ingin dipuji. Justru riya itu akan menggugurkan pahala amalan lainnya. Sia-sia, bukan? Menurut saya, term &#8220;lebih baik&#8221; dari hadits Rasulullah saw dimaknai dari kondisi. Orang yang memberi, bersedekah, berzakat, berinfak akan memperoleh ganjaran pahala dan kebaikan lainnya.Bukankah Rasulullah saw sendiri pernah mengatakan bahwa kemiskinan dekat pada kekufuran? Bisa memberi karena adanya usaha untuk menghasilkan.Dan hasil tersebut, diberikan sebagiannya kepada orang lain untuk tidak dinikmati sendiri. Maka, BERILAH dan tak perlu lagi berharap pujian dan status lebih tinggi.Sebab seperti kata Pak Dadang, Allah swt telah menyiapkan ganjarannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dadang yuswara</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4808</link>
		<dc:creator>dadang yuswara</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 09:59:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4808</guid>
		<description>Tangan diatas itu jika diartikan sempit ya sempit juga sebetulnya maksud nabi saw. kita manusia itu sebagai anak cucu adam dibolehkan/dibenarkan meminta hanyalah kepada Tuhan sedangkan jika meminta kepada kepada sesama jarang yang ikhlas dan tangan ditas itu ma&#039;nanya mensifati sifat tuhan Allah swt.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tangan diatas itu jika diartikan sempit ya sempit juga sebetulnya maksud nabi saw. kita manusia itu sebagai anak cucu adam dibolehkan/dibenarkan meminta hanyalah kepada Tuhan sedangkan jika meminta kepada kepada sesama jarang yang ikhlas dan tangan ditas itu ma&#8217;nanya mensifati sifat tuhan Allah swt.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: noor lian bte osman</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4750</link>
		<dc:creator>noor lian bte osman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2010 06:39:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4750</guid>
		<description>memberilah kalau kita ada kelebihan kerana allah telah berfirman sesiapa yg memberi pinjaman yg baik nescaya allah lipatgandakan pemberiannya, itu janji allah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memberilah kalau kita ada kelebihan kerana allah telah berfirman sesiapa yg memberi pinjaman yg baik nescaya allah lipatgandakan pemberiannya, itu janji allah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: entrepreneur indonesia</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4686</link>
		<dc:creator>entrepreneur indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 04:34:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4686</guid>
		<description>seyogyanya memang tangan diatas lebih mulia apabila disertai hati yg tawadhu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seyogyanya memang tangan diatas lebih mulia apabila disertai hati yg tawadhu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tangan di atas &#124; tda samarinda</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4573</link>
		<dc:creator>tangan di atas &#124; tda samarinda</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 05:38:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4573</guid>
		<description>tangan di atas atau tda yg terbaik adalah yg rendah hati ketika memberikannya tanpa meninggalkan luka pada si penerima</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tangan di atas atau tda yg terbaik adalah yg rendah hati ketika memberikannya tanpa meninggalkan luka pada si penerima</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rus Sulistyono</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-4013</link>
		<dc:creator>Rus Sulistyono</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 05:28:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-4013</guid>
		<description>Hallo pak Dadang, salam kenal yach?
Teryata masih ada orang baik di dunia ini ya?
Sebetulnya memang benar, bahwa memberi itu jauh lebih baik dan lebih mulia dari pada memberi.
Teryata pengertian saya keliru selama ini: saya merasa belum layak untuk memberi karena merasa kebutuhanku belum tercukupi. Dan mualai saat ini akan saya ubah, bahwa memberi jauh lebih baik dari pada menunggu untuk diberi.
Salam kasih,

Rus Sulistyono</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo pak Dadang, salam kenal yach?<br />
Teryata masih ada orang baik di dunia ini ya?<br />
Sebetulnya memang benar, bahwa memberi itu jauh lebih baik dan lebih mulia dari pada memberi.<br />
Teryata pengertian saya keliru selama ini: saya merasa belum layak untuk memberi karena merasa kebutuhanku belum tercukupi. Dan mualai saat ini akan saya ubah, bahwa memberi jauh lebih baik dari pada menunggu untuk diberi.<br />
Salam kasih,</p>
<p>Rus Sulistyono</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pramulyana</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-3950</link>
		<dc:creator>Pramulyana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 13:08:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-3950</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum wr wb

Salam Kenal

Kita hidup untuk beribadah. Memberi dengan ikhlas ibadah. Jadi tangan diatas /pemberi lebih baik dari hanya sekadar menerima saja.

Wassalam
Pramulyana
http://www.Kinanti.com kerudung praktis &amp; cantik
http://ww.irhamna.com kerudung distro</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum wr wb</p>
<p>Salam Kenal</p>
<p>Kita hidup untuk beribadah. Memberi dengan ikhlas ibadah. Jadi tangan diatas /pemberi lebih baik dari hanya sekadar menerima saja.</p>
<p>Wassalam<br />
Pramulyana<br />
<a href="http://www.Kinanti.com" rel="nofollow">http://www.Kinanti.com</a> kerudung praktis &amp; cantik<br />
<a href="http://ww.irhamna.com" rel="nofollow">http://ww.irhamna.com</a> kerudung distro</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Debbie Sianturi</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-1383</link>
		<dc:creator>Debbie Sianturi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 08:53:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-1383</guid>
		<description>Yang penting adalah menjaga keseimbangan antara memberi dan menerima. Susah untuk melaksanakannya! Dan berani melaksanakannya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang penting adalah menjaga keseimbangan antara memberi dan menerima. Susah untuk melaksanakannya! Dan berani melaksanakannya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fadli</title>
		<link>http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/comment-page-1/#comment-629</link>
		<dc:creator>fadli</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 06:06:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.dadangkadarusman.com/2007/12/22/apakah-tangan-diatas-selalu-lebih-baik-dari-yang-dibawah/#comment-629</guid>
		<description>Assalamualaikum,

Memang benar TDA lebih baik dari TDB

Tetapi ada pengecualian, secara hakikat hukum syari&#039;ah, 

Bahwa Seorang yang kaya harta yang memiliki kewajiban mengeluarkan zakat atas hartanya sebenarnya adalah seorang &#039;TDB&quot;.

Apa Sebab!!
Karena seorang yang kaya, yang sudah &quot;jatuh tempo&quot; untuk mengeluarkan zakat (HAK FAKIR MISKIN SEBESAR 2,5%)atas harta yang dimilikinya, wajib menyerahkan harta tsb kepada yang berhak.sebab Nilai 2,5 % itu bukan harta si orang kaya tsb, tetapi harta fakir miskin yang di titipkan kepadanya.

Nah! 
Ketika si fakir miskin &quot;menerima&#039; zakat dari orang kaya, sebenarnya yang diterima oleh fakir miskin adalah HAK nya. 
Jadi orang kaya yang seharusnya berterima kasih kepada orang miskin, karena telah menyelamatkan dirinya dari kezhaliman, memakan harta/hak orang miskin.

ygd..

zakat untuk membersihkan harta.

salam,
fadli riza</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum,</p>
<p>Memang benar TDA lebih baik dari TDB</p>
<p>Tetapi ada pengecualian, secara hakikat hukum syari&#8217;ah, </p>
<p>Bahwa Seorang yang kaya harta yang memiliki kewajiban mengeluarkan zakat atas hartanya sebenarnya adalah seorang &#8216;TDB&#8221;.</p>
<p>Apa Sebab!!<br />
Karena seorang yang kaya, yang sudah &#8220;jatuh tempo&#8221; untuk mengeluarkan zakat (HAK FAKIR MISKIN SEBESAR 2,5%)atas harta yang dimilikinya, wajib menyerahkan harta tsb kepada yang berhak.sebab Nilai 2,5 % itu bukan harta si orang kaya tsb, tetapi harta fakir miskin yang di titipkan kepadanya.</p>
<p>Nah!<br />
Ketika si fakir miskin &#8220;menerima&#8217; zakat dari orang kaya, sebenarnya yang diterima oleh fakir miskin adalah HAK nya.<br />
Jadi orang kaya yang seharusnya berterima kasih kepada orang miskin, karena telah menyelamatkan dirinya dari kezhaliman, memakan harta/hak orang miskin.</p>
<p>ygd..</p>
<p>zakat untuk membersihkan harta.</p>
<p>salam,<br />
fadli riza</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

