Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Saya mengira perdebatan itu sudah berakhir. Ternyata tidak. Padahal, objeknya sama sekali tidak terlampau esensial. Premis yang paling sering diucapkan adalah; Anda tidak akan pernah kaya jika menjadi pekerja. Jadilah pengusaha, maka anda akan kaya. Itu yang pertama. Yang kedua; Anda tidak akan bisa memiliki waktu untuk keluarga jika jadi pekerja. Jadilah pengusaha, […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Bukalah pintu hatimu. Begitu anda mengatakan jika menginginkan seseorang menerima kehadiran diri anda. Ini benar bukan hanya dalam konteks membangun sebuah hubungan. Juga benar dalam konteks bagaimana kita bersedia membuka hati kepada sebuah nasihat, masukkan, dan kritikan yang ditujukan kepada kita. Jujur saja, kita tidak terlalu suka mendengar nasihat. Sehingga kita kehilangan pelajaran […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Pemimpin karbitan! Anda boleh menggunakan kalimat itu untuk menumpahkan kekesalan pada orang-orang yang anda anggap tidak layak diposisinya sekarang. Tenang saja, tidak hanya anda yang menggunakan sumpah serapah itu. Banyak. Entah diucapkan secara langsung. Atau hanya sekedar gerundelan dalam hati belaka. Kita melakukannya ketika melihat orang yang lebih muda melesat naik mendahului kita. Juga […]

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Tentu kita sudah pernah mendengar kalimat ini; jadilah dirimu sendiri! Sungguh, jika seseorang mengatakan hal itu kepada anda, dengarkanlah kata-katanya. Dan turutilah. Sehinga menjadilah anda; diri anda sendiri. Beda jika kepada anda dikatakan ’perkayalah dirimu sendiri!’. Atau, ’dahulukan kepentinganmu sendiri!’. Tidak selalu perlu untuk anda turuti. Sebab, nasihat-nasihat seperti itu sering membuat anda tersesat. […]