Andakah Si Pemimpin Karbitan Itu?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Pemimpin karbitan! Anda boleh menggunakan kalimat itu untuk menumpahkan kekesalan pada orang-orang yang anda anggap tidak layak diposisinya sekarang. Tenang saja, tidak hanya anda yang menggunakan sumpah serapah itu. Banyak. Entah diucapkan secara langsung. Atau hanya sekedar gerundelan dalam hati belaka. Kita melakukannya ketika melihat orang yang lebih muda melesat naik mendahului kita. Juga ketika melihat seseorang yang dianggap tidak becus melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan yang diembannya; kita kemudian – dalam hati – berbisik, ’itulah jadinya kalau pemimpin karbitan yang dipilih’. Tetapi, bagaimana jika yang terpilih sebagai si pemimpin karbitan itu adalah kita sendiri? Apakah kita punya cukup keberanian untuk mengatakan kepada diri sendiri – akulah si pemimpin karbitan itu? Continue reading