Apakah Nasib Seseorang Bisa Berubah?

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Kita percaya akan nasib baik, dan nasib buruk. Herannya, ketika roda kehidupan berada ’dibawah’ kita sering berkata ”Mau bagaimana lagi? Nasib kita memang seperti ini….” Tetapi, kalau segala sesuatunya sedang indah berbunga-bunga kita tidak pernah mengingat-ingat soal ’nasib’. Seolah-olah definisi kita tentang nasib selalu berkaitan dengan hal-hal buruk dalam hidup. Kita sering merasa bahwa semua pencapaian baik diperoleh dari jerih payah diri kita sendiri. Sedangkan keburukan dan kesialan semata-mata adalah nasib dari Tuhan. Terlebih lagi, kita sering mengira bahwa Tuhan terlalu diktator sehingga dia menentukan nasib seseorang tanpa bisa ditawar-tawar lagi. Benarkah demikian? Continue reading