Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Tentu kita masih ingat tentang frase ’membuka pintu hati’. Pernyataan ini tidak hanya berlaku untuk urusan menerima atau menolak kehadiran seseorang dalam hidup kita. Melainkan untuk hal apapun yang melibatkan perasaan hati. Atau segala sesuatu yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan. Hingga tindakan yang akan kita ambil sebagai respon terhadap suatu keadaan. Hati kitalah yang menentukan apakah kita mengalah, atau melawan. Hatilah yang menentukan apakah kita akan mendendam atau memaafkan. Lebih dari itu, hatilah yang menentukan apakah kebaikan yang kita lakukan itu bernilai pahala dimata Tuhan atau sekedar tebar pesona dihadapan sesama manusia. (more…)

Apakah selama beraktivitas di kantor anda mengenakan dasi? Atau, mungkin kolega anda ada yang berdasi. Secara tidak langsung kita sering mengkorelasikan dasi dengan posisi dan gaji tinggi.

Jadi, jika dikantor ada orang yang berdasi dan yang tidak berdasi, serta merta kita berpikir bahwa orang yang mengenakan dasi memiliki hirarki yang lebih tinggi. Itulah sebabnya, dulu kita ingin sekali mendapatkan pekerjaan yang dekat dengan dasi. Tetapi, apakah sekarang kita sudah layak untuk mengenakan dasi? (more…)

Apakah anda pernah mendengar seseorang mengatakan; “Cari duit haram saja susah, apalagi yang halal?”. Saya pernah. Dan ketika mendengar itu, hati saya miris. Bukan karena sikap orang itu. Melainkan karena ketakutan saya untuk ikut-ikutan mempunyai prinsip hidup seperti itu. Sebab, saya ingin agar seluruh sel hidup dalam tubuh istri dan anak-anak, serta diri saya sendiri hanya memakan makanan yang dihasilkan dari nafkah yang halal saja. Saya takut Tuhan marah karena menafkahi keluarga dengan sesuatu yang Dia tidak suka. Masalahnya adalah; lingkungan bisnis kita sering menganggap seolah hal semacam itu merupakan sesuatu yang sudah lumrah. (more…)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Jika orang lain memperlakukan anda dengan semena-mena; tentu anda tidak akan tinggal diam. Anda akan melawan. Jika ada orang yang mengancam kepentingan anda; tentu anda akan mempertahankan diri mati-matian. Pendek kata, segala sesuatu yang orang lain lakukan kepada anda akan mendapatkan respon sepadan. Apakah respon anda itu merupakan ’sikap pemberontakan’? Tidak. Itu merupakan gambaran bahwa sebagai manusia, kita memiliki kewenangan dalam menentukan hidup kita sendiri. Dengan itu; kita tidak akan membiarkan orang lain memegang kendali atas hidup kita. Setiap intervensi dari orang lain tentu akan kita hadapi. Tetapi, apakah kita masih memegang kendali atas aspek hidup yang lebih esensial lagi? (more…)