Saturday , July 2 2016
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Menemukan Hikmah Dalam Setiap Peristiwa

Menemukan Hikmah Dalam Setiap Peristiwa

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Catatan Kepala: ”Konstruksi struktur Natural Intelligence (NatIn™) dibangun oleh 2 komponen utama, yaitu AKAL dan KALBU. Mendayagunakan keduanya dengan baik, merupakan keterampilan yang menunjukkan kualitas kecerdasan hakiki kita.”

Ketika mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan, apa yang biasanya Anda rasakan? Sedih. Marah. Pasrah. Bagaimana dengan peristiwa yang menyenangkan? Gembira. Tertawa. Melompat-lompat. Kadang, kita berada pada titik paling ekstrim dari kedua situasi yang saling bertolak belakang itu. Maka tidak heran jika mood atau perilaku kita bisa berubah 180 derajat dari waktu ke waktu. Namun ada juga orang-orang yang tetap tenang meski tengah ditimpa musibah. Dan ketika mendapatkan kegembiraan, mereka merayakannya sewajarnya saja. Ini adalah cermin dari kontrol diri. Seseorang yang memiliki Natural Intelligence (NatIn™) tinggi, dicirikan dari kemampuannya untuk melakukan kontrol diri seperti ini. Bagi kebanyakan orang, kontrol diri yang paling sulit dilakukan adalah ketika menghadapi peristiwa yang kurang menyenangkan. Bagaimana dengan Anda?

Seorang eksekutif bergegas keluar dari mobilnya yang diparkir di tepi jalan. Menjinjing tas laptop, kunci mobil dan handphone sambil memasuki sebuah mini market. Setelah membayar, dia pun melangkah keluar. Pintu berpegas itu hanya dibukanya setengah, lalu dia melintas. Rupanya, pintu menutup sedemikian cepatnya. Sehingga, kaki kanannya terbentur sudut bawah pintu itu. Dia tidak merasakan sakit, namun secepat kilat melihat kearah alas kakinya yang terbuat dari kulit. Rupanya sudut bawah pintu itu tajam sekali, sehingga alas kaki kesayangannya robek. Lelaki itu merasa sangat kesal. Namun, sebelum sempat mengumpat, seseorang berkata; “Bersyukurlah kamu mengenakan alas kaki itu, Bung. Jika tidak, maka kaki kamu sudah berdarah-darah. Atau, mungkin uratnya sampai putus ….” Seketika itu pula lelaki itu memegang dadanya. Lalu berucap, Alhamdulillah. Saya tidak sedang menggunjingkan orang lain. Karena peristiwa itu adalah tentang saya, dengan suara batin yang menasihati dari dalam diri saya. Ketika itu terjadi, saya memang kecewa sekali. Namun, suara batin itu bukan hanya bisa menenangkan hati saya, melainkan juga membuka pintu-pintu pandangan logika saya. Sehinga saya, bisa menemukan hikmahnya. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar menemukan hikmah dalam setiap peristiwa, saya ajak memulainya dengan menerapkan 5 prinsip Natural Intelligence (NatIn™) berikut ini:

Untuk bantuan in-house training dan pemberdayaan karyawan Anda, hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327.

1. Hindarilah mendahulukan prasangka. Setiap kali mendapatkan sesuatu yang kurang menyenangkan, respon pertama yang sering muncul dalam benak kita adalah; ‘kok begini sih!’ Hal itu merupakan sebuah pola dalam mental kita. Dan jika kita membiarkannya terus, maka hal itu akan mendorong kita untuk melakukan tindakan kontra produktif. Misalnya, penyangkalan (denial), pembelaan diri (defensive), atau penyerangan (aggression). Kenapa bisa begitu? Karena kita terlanjur mendahulukan prasangka. Ketika prasangka sudah menguasai pikiran (AKAL) dan perasaan (KALBU) kita, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk menemukan hikmah dari kejadian yang kita alami. Jika kejadian itu disebabkan oleh ulah seseorang yang ‘kurang ajar’, maka kita akan mencari cara paling efektif (AKAL) untuk membalasnya. Hajar bleh, sampai kita merasa puas (KALBU) oleh terbalasnya kelakuan dia. Dengan demikian, ki