Saturday , August 8 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Natural Intelligence / Natin Nggak Masuk Kantor

Natin Nggak Masuk Kantor

Hari ini semua orang dikantor merasa ada yang kurang.

Apanya ya yang kurang? Nggak tahu. Nggak ada yang tahu. Bukan karena nggak pada mau tahu. Tapi masih banyak pekerjaan, jadi waktunya kurang kalau harus mencari tahu apanya yang kurang.

Hiiih, apanya yang kurang sih hari ini?
Semua berusaha untuk tidak mencari tahu apanya yang kurang. Dan berusaha fokus kepada pekerjaannya.

Aneh. Semakin fokus kepada pekerjaan. Malah semakin nyadar kalau hari ini dikantor benar-benar ada yang kurang.

Apa sih yang kurang!? Ajar? Nggak, kok. Nggak ada yang kurang ajar.
Makan siang? Tunjangan makan siang orang lapangan nggak dikurangi. Menu makan siang orang kantor pun nggak berubah. Itu lagi. Itu lagi. Berubah sih. Setiap hari emang berubah. Tapi minggu depan? Ya gitu lagi.

APA YANG KURANG!?
Semua orang kembali mengerjakan pekerjaannya sehari-hari.

Sekris sang sekretaris itu seperti biasanya berkeliling ke semua kubikal untuk sekedar melihat siapa yang telat datang. Ah, itu bukan maunya. Gadis cantik itu hanya menjalankan tugasnya. Meskipun merasa sebal kalau selalu diawasi begitu, kita nggak boleh menyalahkan dia.

”B360, banget ya dia…” begitu hampir setiap hari Opri yang operator telepon itu ngirim whatch up ke teman-temannya. ”Mestinya kan dia bisa ngeliat data absensi yang disediakan orang IT.”

Kalimat itu disambut cekikikan para pecentil lainnya.
”Nggak bakal gue kasih akses ke data itu!” tiba-tiba muncul ping dari Aiti yang memang kerjaannya sehari-hari ngurusi soal IT.

”Waha, untungnya doi kalau pergi keliling kayak gitu nggak butuh SPJ, hihi…” Fiancy yang ngurusin finance menimpali.

Nggak ada yang suka sama Sekris. Kasihan. Padahal dia hanya menjalankan tugas. Sama seperti teman-temannya yang lain.

Nggak ada yang kurang, kan?
Setiap hari Sekris muterin semua ruang kubikal satu persatu. Melihat ke kolong meja kalau dia rasa perlu.

Nggak ada yang kurang. Setiap hari juga semua orang pada ngomongin Sekris yang dari gayanya sih kadang ketahuan juga kalau dia itu risih melakukan pekerjaannya. Kasihan Sekris.

Oh. Nggak juga tuch. Semua orang juga sering merasa risih mengerjakan tugasnya masing-masing. Opri. Berapa kali kena marah pelanggan yang komplen. Aiti? Paling sebel kalau Pak Mergy yang udah jadi manager itu bolak-balik minta service laptopnya. Memang sih, laptop yang keseringan dipakai surfing situs-situs aneh biasanya sering banget kena virusnya. Kalau udah gitu, Aiti lagi deh yang kena sibuknya.

Tapi Pak Mergy kayaknya risih juga dengan kerjaannya. Semua tanggungjawab harus dipikulnya sendirian. Lah, gaji gede juga nggak sepadan dengan kerjaannya.

Nah, ketemu deh apa yang kurang hari ini. Banyak banget kurangnya kita ini. Kurang gaji. Kurang kreatif. Kurang kerjaan. Tapi pan semua kejadian itu sudah jadi pemandangan sehari-hari. Nape masih bikin kita merasa kurang juga ya. Berarti bukan itu dong yang kurang. Apa dong yang kurang woooy, apa?

Diujung lorong kubikal tiba-tiba Sekris teriak; ”Ada yang tahu nggak, kenapa jam segini Natin belum datang?”

“Naahhhhh itu dia tuch yang kurang…..” heleeeh, bukannya menjawab. Semua orang dikubikal itu malah berteriak nggak karuan seperti itu.

Sekarang mereka tahu, apa yang terasa kurang hari ini. Office boy itu belum datang.

Sekris segera berlari melapor kepada manager. “Pak Mergy, Pak Mergy.” Suaranya berkejaran dengan nafas yang terengah-engah. Getaran di lantai masih terasa akibat injakan kakinya yang sangat berbobot. “Natin belum masuk kantor!” katanya.

Kehebohannya membuat semua orang di kubikal berhenti ngapa-ngapain. Mereka diam aja seperti terkena sihir pembeku sekujur tubuh. Tapi kepala mereka masih bisa nongol sedikit diujung sekat pembatas meja kerja masing-masing.

Sekarang kantor itu seperti dipenuhi batok kepala, aih batok kelapa bekas yang bertengger diatas dinding sekat kubikal. Semua menahan nafas menantikan arahan manager.

Perlu waktu beberapa detik sebelum Pak Mergy mengambil keputusan. “Jadi Natin nggak masuk kantor ya…” gumamnya seolah sedang bicara pada dirinya sendiri. Beliau berjalan mondar-mandir. Sambil menggerak-gerakan telunjuknya mendekat ke jidat.

Nafas semua orang hampir habis. Untungnya pak Mergy sudah mendapatkan ide jitu tentang apa yang harus dikatakannya. Beliau pun berteriak tak kalah histerisnya: “Haaaah, Natin nggak masuk kantor hari ini?”

Orang-orang tak sabar menantikan kalimat berikutnya. Lantas Pak Mergy beteriak lagi. “Lantas, siapa yang menyapu kantor hari ini?”

Hooooooh……. Orang-orang langsung merasa lemas…..

Pantesan ada yang terasa kurang hari ini.
Natin nggak masuk kantor.

Tiba-tiba saja mereka menyadari jika kehadiran orang yang sering dianggap remeh itu sangat penting. Baru terasa jika dia tidak ada……..

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 14 Maret 2012
Author and Trainer of ”Natural Intelligence Leadership”

Follow dangkadarusman on Twitter

Catatan Kaki:
Berhentilah untuk mengecilkan peran orang lain dalam kehidupan kerja kita. Karena sekecil apapun perannya, sangat berarti bagi kita.

PUBLIK TRAINING TGL 11 s/d 12 APRIL: Teman-teman, Training Natural Intelligence Leadership (NatIn™) dijadwalkan tanggal 11 s/d 12 April 2012 (direvisi dari semula tanggal 2 s/d 3 April 2012), di Jakarta. Saya mengundang Anda untuk mengikuti training tersebut. Pendaftaran: di 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

————————————————————————————————————
Subscription: Jika Anda ingin mendapatkan kiriman Artikel Inspiratif dari DeKa secara GREATIST, gampang kok. Silakan bergabung di Milist Natural Intelligence yang dikelola Deka. Caranya, masukkan email Anda dalam kotak yang disediakan dibawah ini:

Jika Anda membutuhkan trainer untuk perusahaan Anda, kenapa tidak mencoba DeKa saja? Hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327

Gambar: Harmanto.blogdetik.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.