Friday , July 10 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Artikel Pilihan / Mengambil Keputusan

Mengambil Keputusan

Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Decision Making. Demikian istilah kerennya. Mengambil keputusan. Sederhana sekali sebutannya. Namun, mengapa dalam prakteknya sering tidak sesederhana itu? Kita bisa sampai pusing tujuh keliling untuk mengambil sebuah keputusan? Sehingga untuk satu keputusan pun diperlukan waktu yang sangat lamaaaaaaa zekali. Wajar jika orang lain menyebut kita sebagai ‘sang pemimpin lemot’. Ada juga sih orang yang mudah dalam mengambil keputusan. Namun, saking mudahnya; keputusan yang sudah dibuat di pagi hari bisa berubah 180 derajat pada sore harinya. Demikianlah gambaraan dua kutub ekstrim para pemimpin dalam mengambil keputusan. Ini bukan kisah hayalan, melainkan realitas yang bisa kita temui sehari-hari.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Ada seorang raja yang ditanya wartawan; “Mengapa Yang Mulia belum juga mengambil keputusan, padahal semua punggawa kerajaan tidak bisa melakukan apapun tanpa keputusan raja?” Sahut sang raja;”Aku sedang mempertimbangkan keputusan mana yang akan aku ambil.” Wartawan pun bertanya; “Memangnya Yang Mulai punya berapa alternatif keputusan untuk diambil?” Dengan gagahnya sang raja menjawab; “Aku hanya punya satu pilihan.” Para wartawan menepuk jidat masing-masing; capek deh! Lelucon ini menggambarkan betapa jabatan seseorang tidak selalu menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengambil keputusan. Padahal, itu merupakan salah satu fungsi kepemimpinan. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar mengambil keputusan, saya ajak memulainya dengan memahami dan menerapkan 5 sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:

1. Nyaris tidak ada keputusan yang keliru. Salah satu penyebab utama sulitnya proses pengambilan keputusan adalah karena kita takut salah. Padahal, dalam kebanyakan situasi; ukuran kualitas sebuah keputusan bukanlah soal salah dan benar, melainkan soal manfaat yang bisa didapat dari keputusan itu dengan konsekuensi tertentu. Jika memutuskan A; akan dapat apa ongkosnya berapa? Jika memutuskan B juga sama. Tidak lebih dari itu. Maka prinsip pertama yang perlu kita pegang teguh dalam proses pengambilan keputusan adalah; yakinlah bahwa keputusan mana pun yang kita ambil adalah benar. Sehingga kita tidak perlu ragu ketika hendak memutuskan sesuatu. Dengan keyakinan itu, maka kita bisa konsisten sekaligus terbebas dari rasa was-was.

2. Landasi dengan etika atau business conduct. Supaya tidak menjadi keblinger dan sok benar; dalam mengambil keputusan kita perlu menggunakan rambu-rambu tertentu. Bagaimana melakukannya? Gampang. Gunakan etika kerja atau business conduct sebagai landasannya. Segala keputusan yang diambil berdasarkan etika atau business conduct yang berlaku di perusahaan kita, dijamin kebenarannya. Kita tidak akan divonis bersalah karena mengambil keputusan yang sesuai dengan etika dan business conduct itu. Sebaliknya, sebaik apapun keputusan kita; jika tidak sesuai dengan business conduct, boleh jadi akan ditolak management. Anak buah takut mengimplementasikannya. Dan jika terjadi ekses negatif, kita tidak akan mendapatkan pembelaan dari sipapun. Pegang teguhlah business conduct, kita aman.

3. Pahami kondisi umum sebelum terjadi masalah. Ada banyak keputusan yang harus kita ambil dalam tempo yang sangat singkat. Sehingga kita tidak selalu mempunyai banyak waktu untuk membuat pertimbangan ini dan itu. Kondisi seperti ini sangat sulit diatasi oleh pemimpin yang belum memahami situasinya seperti apa. Beda dengan pemimpin yang paham dengan situasinya. Meski kepepet waktu, dia bisa membuat keputusan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Jadi, milikilah pemahaman secara menyeluruh terhadap seluk belum wilayah tanggungjawab kita. Lagi pula, kan memang sudah menjadi tanggungjawab kita untuk memahami seluruh aspek terkait pekerjaan dan bagian-bagian dari tugas anak buah kita. Pemahaman itu akan menjadi referensi yang kokoh ketika suatu saat kelak kita dihadapkan pada masalah yang membutuhkan keputusan segera.

4. Teliti detailnya dalam aktivitas sehari-hari. Pemahaman terhadap detail situasi tidak cocok dilakukan pada saat kita dituntut untuk mengambil keputusan. Pemahaman terhadap detail sesuatu harus dilakukan melalui aktivitas harian kita. Hal ini tidak akan menjadi kendala, jika kita terbiasa terjun ke lapangan, alias tidak sekedar duduk manis di ruang kerja ber-AC kita. Coba perhatikan, bagaimana pemimpin hebat memahami kondisi lapangan. Mereka rajin turun dan terjun kesana. Perhatikan juga atasan yang jarang turun ke lapangan. Biasanya mereka ketinggalan detail informasi penting di wilayah tanggungjawabnya. Maka rajinlah ‘turun gunung’, karena itu akan meningkatkan pemahaman detail kita dan sangat berdampak pada kemampuan dalam mengambil keputusan penting.

5. Mengambil tanggungjawab terdepan. Salah satu alasan mengapa atasan dibayar mahal adalah karena kitalah orang yang paling bertanggungjawab atas segala sesuatu yang terjadi dengan kelompok kerja yang kita pimpin. Apalagi menyangkut hasil atau konsekuensi dari keputusan yang kita ambil. Menyalahkan anak buah, sudah tidak jaman lagi. Selain menunjukkan sifat buruk yang doyan lari dari tanggungjawab, itu juga menyebabkan kita kehilangan kredibilitas dimata anak buah. Kelak, mereka tidak akan berani lagi mengimplementasikan keputusan kita karena takut dipersalahkan. Beda dengan atasan yang berani mengambil tanggungjawab terdepan. Selain dinilai profesional, juga lebih dipatuhi, diikuti dan dihargai oleh anak buahnya. Anak buah itu hanya pelaksana. Kitalah penanggungjawabnya.

Ada kalanya memang keputusan itu sangat penting. Tetapi derajat kepentingan sebuah keputusan sering kali hanya sebatas ‘pemencet tombol hijau’ saja. Artinya, anak buah tidak terlalu risau apakah kita mengambil keputusan A, B, atau C. Mereka hanya butuh kejelasan, agar tahu apa yang harus dikerjakan. Oleh karenanya, dalam proses pengambilan keputusan tidak usah bertele-tele. Gunakanlah ke-5 tahapan yang sudah kita bahas diatas. Lalu monitor implementasinya, sambil membiasakan diri dengan doa yang dicontohkan Rasulullah ini: Ya Allah, aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Karena Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak berkuasa. Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu. Dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 9 Agustus 2012
Leadership and People Development Trainer
0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Catatan Kaki:
Keputusan yang baik hanya bisa dihasilkan dari proses pengambilan keputusan yang didukung oleh itikad yang baik dan pemahaman kuat terhadap pokok masalahnya

Sudah baca buku Natural Intelligence Leadership saya? Natural Intelligence (NatIn™) Beli Disini atau Di Toko Buku)

Jika Anda ingin mendapatkan kiriman Artikel Inspiratif dari DeKa secara GREATIST, gampang kok. Caranya, masukkan email Anda dalam kotak yang disediakan dibawah ini:

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

IN-HOUSE TRAINING LEADERSHIP IN PRACTICE”. Program in-house training 2 hari untuk supervisor dan manager yang menitik beratkan pada pembahasan kasus AKTUAL kepemimpinan, CONTOH cara mengatasinya, serta PRAKTEK bagaimana melakukannya. Sangat cocok sekali untuk perusahaan yang ingin memberikan pelatihan kepemimpinan praktis bagi para leader mudanya. Agar mereka bisa menjalankan tugas kepemimpinannya sehari-hari dengan lebih baik daripada sebelumnya. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

IN-HOUSE TRAINING “ADAPTING TO CHANGE”: Diatas kertas, rencana perubahan itu selalu mudah untuk dibuat. Tapi dalam pelaksanaannya, tidak semua orang bisa diajak untuk berubah. Sikap dan respon karyawan terhadap perubahan itu justru menjadi titik kritisnya. Sehingga membuka kesadaran karyawan untuk menerima perubahan menjadi sangat penting sekali. Kalau perusahaan Anda sedang menerapkan proses perubahan, maka para karyawan Anda perlu mendapatkan training ADAPTING TO CHANGE ini. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327 (COCOK UNTUK PERUSAHAAN YANG SEDANG MELAKUKAN PERUBAHAN)

IN-HOUSE TRAINING ”TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM”. Tak ada karyawan yang direkrut secara asal-asalan. Apalagi di perusahaan yang system system seleksinya ketat sekali. Artinya, para keryawan itu mempunyai potensi diri yang tinggi. Namun, mengapan kebanyakan hanya bisa menjadi karyawan yang biasa-biasanya saja meskipun sebenarnya mereka punya potensi diri yang sedemikian tinggi tadi? Mungkin karena mereka belum bisa mengkonversi potensi tinggi itu menjadi tingkat profesionalisme yang juga tinggi. Jika Anda ingin membantu karyawan di perusahaan Anda untuk melakukannya, boleh dimualai dengan mengadakan training berdurasi 1 hari ini untuk mereka. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. . Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

CARA BELI BUKU DADANG

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar: suite101.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.