Monday , January 27 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Artikel Pilihan / Pemberian Pribadi Kepada Anak Buah

Pemberian Pribadi Kepada Anak Buah

Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Sebagai atasan, saya percaya Anda sudah sering memberi sesuatu kepada anak buah. Betul begitu? Misalnya, ketika keluar kota Anda membelikan mereka oleh-oleh berupa dasi, makanan kecil, atau pernak-pernik yang lucu-lucu. Anda membelinya dengan uang sendiri. Tidak diklaim. Karena kalau kemudian kuitansinya di klaim ke kantor ya tidak termasuk pemberian pribadi. Emang bisa di klaim? Setahu saya sih, ada saja cara untuk mendapatkan uang itu kembali. Tapi bukan itu yang saya maksud. Ini soal pemberian pribadi Anda kepada anak buah. Yang ongkosnya sama sekali tidak Anda bebankan kepada kantor. ‘Oh, sering…” mungkin Anda termasuk atasan yang seperti itu. Bagaimana kalau saya menantang Anda untuk melakukan pemberian secara pribadi kepada anak buah itu setiap hari? Nah, yang ini perlu dipikir ulang seribu satu kali. Tapi saya serius. Bisakah Anda memberi secara pribadi kepada semua anak buah Anda setiap hari?

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Halah, emangnya gaji gue sebagai atasan berapa sih? Biar sudah termasuk gede juga ya nggak mungkinlah kalau memberi anak buah secara pribadi setiap hari. Mau dimarahin bini, apa? Kalau begini, keluarga gue mau dikasih makan apa? Mungkin begitu penolakan dalam pikiran Anda. Terlebih lagi jika anak buah Anda jumlahnya bejibun. Mana bisa ngasih mereka semua secara pribadi. Nggak perlu gitu-gitu amat kaleeee…

Hmmh.. sebentar. Saya pikir ulang. Ternyata memang gagasan saya untuk memberi secara pribadi kepada semua anak buah setiap hari itu seperti utopia belaka ya. Sesuatu yang mengada-ada. Kalau sekali-kali sih oke-oke saja. Tapi kalau setiap hari? Ah, gila aja kali ya.

Sahabatku,
Bolehkah saya mengajak Anda untuk sejenak melepaskan alam materi? Uang. Pernak-pernik. Makanan. Traktiran. Pokoknya segala hal yang berkaitan dengan kebendaan, saya minta tolong untuk disimpan terlebih dahulu dilemari besi Anda. Itu semua milik Anda. Dan saya tidak akan mengotak atiknya. Nah, simpan disana. Lalu kunci ya. Sudah?

Sekarang,
Saya akan mengajak Anda untuk melakukan pemberian pribadi dari diri Anda kepada anak buah Anda. Yang Anda lakukan setiap hari. Yang tidak perlu Anda klaim ke kantor. Yang tidak akan mengurangi sedikitpun rezeki atau harta yang sudah Anda punya. Oh, memangnya adakah hal serupa itu? Banyak. Sekarang, izinkan saya untuk mencontohkannya dengan lima hal diantaranya ya.

1. Keteladanan. Berikan keteladanan kepada anak buah Anda setiap hari. Pemberian pribadi ini tidak akan mengurangi uang Anda kan? Tidak ada nilai uangnya, namun dampaknya kepada anak buah Anda sangat besar sekali. Ini bukan hasil dari hayalan imajinatif saya lho. Melainkan hasil temuan selama saya berdiri dikelas-kelas training. Ternyata sahabatku, banyak sekali anak buah yang merasakan bahwa atasannya tidak memberikan keteladanan. Misalnya, soal jam kerja. Anak buah dituntut untuk patuh kepada jam masuk dan keluar di tempat kerja. Tetapi, betapa banyak atasan yang seenaknya saja masuk ke kantor atau keluar entah kemana. Simple. Tapi, pengaruhnya besar sekali. Dan keteladanan, merupakan pemberian pribadi yang menduduki peringkat tertinggi dalam harapan anak buah kepada atasannya. Bisakah Anda memberikannya?

2. Kehadiran. Ternyata, anak buah kita membutuhkan atasannya untuk selalu hadir disamping mereka. Kehadiran disini lebih menintik beratkan kepada sikap kita sebagai atasan agar bisa menjadikan anak buah merasa tenteram berada dibawah kepemimpinan kita. Ketika anak buah kita tahu bahwa kita selalu ada untuk mereka, maka mereka akan lebih tenteram bekerja bersama kita. Namun, bukan kehadiran dalam pengertian secara fisik semata. Karena ada atasan tertentu yang justru membuat suasana kerja menjadi gerah ketika berada di kantor. Kita, tentu tidak selalu bisa berada disamping anak buah kita secara fisik. Tetapi, jika mereka butuh kita – anytime – mereka bisa dengan mudah menjangkau kita. Berikan ‘kehadiran’ Anda kepada mereka secara pribadi. Sehingga apapun yang dialami oleh anak buah, maka mereka selalu yakin bahwa Anda selalu ada untuk mereka.

3. Pujian. Saya tidak pernah tahu jika untuk memuji seseorang harus keluar uang. Yang saya ketahui, sebanyak apapun pujian yang kita berikan kepada orang lain sama sekali tidak membuat uang kita berkurang. Dan untuk memuji, kita tidak butuh surat tugas dari perusahaan. Kenapa? Karena pujian adalah sebuah pemberian pribadi. Di kelas training saya bertanya; kapan terakhir kali Anda dipuji oleh atasan Anda? Mereka menjawabnya dengan senyuman pahit getir. Itu, menunjukkan bahwa sebagai atasan, kita sangat pelit dalam memberikan pujian. Aneh jika kita tidak pernah memuji anak buah. Karena, tidak mungkin mereka salah terus kan? Pasti ada saat dimana mereka bekerja dengan baik. Dan itu, adalah saat yang tepat untuk memuji mereka sebagai pemberian pribadi kita.

4. Dukungan. Berapa harga sebuah dukungan? Nol rupiah dalam invoice tagihan. Dan tidak terhingga dalam gudang energy positif anak buah. Saya pernah menghadapi situasi yang sulit di kantor. Rasanya berat sekali untuk bisa diselesaikan. Namun, atasan saya mengatakan ‘I support you!” Tiba-tiba saja tenaga saya pulih hingga berkali-kali lipat. Ketika atasan bersedia mendukung anak buah, maka dukungan itu menghasilkan semangat kerja yang sangat tinggi. Saya, ketika itu merasa malu, jika tidak berhasil memperjuangkan proyek itu. Sudah mendapatkan dukungan dari atasan; masa harus saya sia-siakan. Begitu pula anak buah kita. Ketika kita memberi mereka dukungan secara pribadi, setiap hari; maka mereka tidak akan pernah kehabisan cara untuk memberikan kinerja terbaiknya.

5. Kesempatan. Ada banyak talenta bagus. Yang kemudian tidak menjadi apa-apa. Hanya karena mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan dirinya. Di kantor Anda, mungkin semua anak buah adalah talenta yang istimewa. Karena mereka diterima kerja setelah melalui serangkaian proses seleksi yang ketat. Maka jika mereka tidak berkembang, bukankah ada kemungkinan kita sebagai atasannya juga ikut bertanggungjawab? Di team saya dulu, ada beberapa tenaga kerja kontrak. Di level yang boleh dibilang rendah. Tapi saya tahu jika mereka punya potensi yang tinggi, hanya saja selama ini kurang mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Ketika saya berpisah dengan mereka; beberapa diantaranya sudah menjadi manager, atau officer yang bangga dengan posisinya sekarang. Kesempatan my friend. Itulah yang perlu kita berikan kepada mereka.

Pertanyaan saya sekali lagi; manakah diantara kelima pemberian pribadi diatas yang akan mengurangi harta Anda? Manakah yang perlu di klaim ke perusahaan? Tidak ada. Semuanya, bisa kita berikan secara cuma-cuma, namun hasilnya dijamin tidak akan percuma. Coba kita bandingkan dengan kebiasaan kita memimpin selama ini. Mungkin kita memberi, tapi kita meminta imbalannya. “Oke, saya kasih kamu tambahan amunisi, tapi salesnya mesti naik jadi segini ya,” Misalnya.

Atau… “Ini ada oleh-oleh dari luar kota. Dibagi-bagi ya….” Begitu kita bilang. Tapi bon pembeliannya digabungkan dalam klaim pengeluaran perjalanan dinas perusahaan. Anak buah kita sih tidak tahu. Mengira hadiah itu tulus dari kita. Orang finance juga tidak tahu. Mengira itu pengeluaran normal kita selama di luar kota.

Mari renungkan kembali kelima pemberian pribadi yang sudah kita bahas diatas. Semuanya bisa Anda berikan kepada anak buah kan? Semuanya, tidak akan membuat hati kita bertanya-tanya;’yang ini diklaim atau tidak ya…’. Dan tidak akan menjadikan kita khawatir rezeki anak dan istri akan berkurang karenanya. Justru sebaliknya, kita akan menjadi semakin bahagia. Karena telah melakukan sesuatu yang berarti bagi orang-orang yang kita pimpin. Jiwa kita merasa tenang. Karena hidup kita, menjadi lebih berarti bagi orang lain. Dan bagi setiap pribadi yang hidupnya memberi manfaat kepada orang lain, Rasulullah memberi gelar sebagai ‘Sebaik-baiknya manusia’. Dalam konteks kita; menjadi sebaik-baiknya atasan. Maukah Anda menjadi sebaik-baiknya atasan sebagaimana Sang Nabi suci sabdakan? Jika demikian, mari memulai dengan memberikan ke-5 hal diatas kepada anak buah kita. Sebagai pemberian pribadi dari kita. Untuk mereka.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 3 January 2013
Leadership and Personnel Development Trainer
Phone: 0812 19899 737 (PIN BB: 2A495F1D)


Catatan Kaki:

Gaji atau bonus tinggi itu adalah pemberian dari perusahaan, bukan dari atasan. Sedangkan atasan terbaik, adalah dia yang setiap hari bersedia memberikan sesuatu kepada anak buahnya secara pribadi berupa sikap dan perlakuan yang nilainya jauh lebih tinggi dari sekedar sejumlah uang.

Ingin mendapatkan kiriman “L (= Leaderism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman? Kunjungi dan bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

Pesan sponsor: Berikan training leadership kepada para leader di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737. Saya punya banyak topik Leadership yang bisa di tailor-made. Kualitas? Dibandingkan dengan trainer luar negeri juga berani. Harga? Hmmh…. Gue banget!

Sudah baca buku Natural Intelligence Leadership saya? Natural Intelligence (NatIn™) Beli Disini atau Di Toko Buku)

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

IN-HOUSE TRAINING LEADERSHIP IN PRACTICE”. Program in-house training 2 hari untuk supervisor dan manager yang menitik beratkan pada pembahasan kasus AKTUAL kepemimpinan, CONTOH cara mengatasinya, serta PRAKTEK bagaimana melakukannya. Sangat cocok sekali untuk perusahaan yang ingin memberikan pelatihan kepemimpinan praktis bagi para leader mudanya. Agar mereka bisa menjalankan tugas kepemimpinannya sehari-hari dengan lebih baik daripada sebelumnya. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

IN-HOUSE TRAINING “ADAPTING TO CHANGE”: Diatas kertas, rencana perubahan itu selalu mudah untuk dibuat. Tapi dalam pelaksanaannya, tidak semua orang bisa diajak untuk berubah. Sikap dan respon karyawan terhadap perubahan itu justru menjadi titik kritisnya. Sehingga membuka kesadaran karyawan untuk menerima perubahan menjadi sangat penting sekali. Kalau perusahaan Anda sedang menerapkan proses perubahan, maka para karyawan Anda perlu mendapatkan training ADAPTING TO CHANGE ini. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327 (COCOK UNTUK PERUSAHAAN YANG SEDANG MELAKUKAN PERUBAHAN)

IN-HOUSE TRAINING ”TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM”. Tak ada karyawan yang direkrut secara asal-asalan. Apalagi di perusahaan yang system system seleksinya ketat sekali. Artinya, para keryawan itu mempunyai potensi diri yang tinggi. Namun, mengapan kebanyakan hanya bisa menjadi karyawan yang biasa-biasanya saja meskipun sebenarnya mereka punya potensi diri yang sedemikian tinggi tadi? Mungkin karena mereka belum bisa mengkonversi potensi tinggi itu menjadi tingkat profesionalisme yang juga tinggi. Jika Anda ingin membantu karyawan di perusahaan Anda untuk melakukannya, boleh dimualai dengan mengadakan training berdurasi 1 hari ini untuk mereka. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. . Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

CARA BELI BUKU DADANG

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:blogs.indipendents.co.uk

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.