Saturday , November 1 2014
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Memperbaiki Cara Memimpin Kita

Memperbaiki Cara Memimpin Kita


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Saya yakin Anda sepakat dengan pernyataan bahwa ‘percaya diri’ merupakan salah satu kualitas penting bagi seorang pemimpin. Tanpa rasa percaya diri itu, mana mungkin kita bisa memimpin orang lain, bukan? Namun, rasa percaya diri juga bisa menyebabkan hal-hal penting lainnya luput dari perhatian kita. Misalnya, kita percaya diri sekali bahwa team kerja yang kita pimpin itu baik-baik saja. Sehingga kita tidak menyadari jika sebenarnya mereka mengeluhkan cara kita memimpin mereka. Saya tidak tahu; apakah Anda mengetahui bagaimana pendapat anak buah Anda tentang cara Anda memimpin mereka? Jika belum tahu, ada baiknya Anda mencari tahu deh. Supaya Anda paham, apakah sudah memimpin dengan cara yang tepat atau belum. Bagaimana jika Anda yakin kalau cara memimpin Anda itu sudah baik? Hmmmh, saya kira; ada baiknya jika Anda menguji keyakinan Anda itu. Berani menerima tantangan itu?

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Kalau saya sih, sudah lumayan banyak menyaksikan para pemimpin yang merasa sudah memimpin dengan baik itu ternyata tidak demikian dimata anak buahnya sendiri. Banyak pemimpin yang ke-GR-an. Mengira sudah menjadi pemimpin yang oks banget. Tapi nyatanya tidak. Kalau sekarang Anda sudah menjadi atasan di kantor – maaf – mungkin Anda juga begitu. Tapi Anda sebaiknya tidak sakit hati dengan pernyataan saya itu. Karena sebenarnya saya tidak sedang menceritakan tentang kepemimpinan Anda kok. Saya sedang menceritakan kekurangan diri saya sendiri ketika memimpin orang lain. Sejauh yang saya ingat, kinerja team yang saya pimpin baik-baik saja. Bahkan boleh dibilang extra ordinary dalam beberapa aspek. Hal itu membuat saya percaya diri. Dan mengira, semua team member saya merasa happy.

Saya baru menyadarinya ketika mengetahui bahwa beberapa team member saya itu justru mengeluhkan tentang kempimpinan saya. Dan mereka, mengadukannya kepada atasan saya. Bagaimana pun juga, saya merasa beruntung mereka menyampaikan pendapatnya tentang kepemimpinan saya itu kepada orang yang tepat. Karena orang itu bisa menyampaikan keluhan tersebut kepada saya. Bayangkan jika mereka mengeluhkan saya kepada teman makan siang di kantin. Atau kepada sesama penikmat momen-monen khusus didepan cermin toilet.

Faktanya, kantin dan toilet kantor merupakan tempat favorit bagi para karyawan untuk mengeluhkan soal perilaku atau perlakuan atasannya. Itulah sebabnya, banyak atasan yang mengira jika team kerjanya baik-baik saja. Sementara orang lain yang tidak berkepentingan paham benar bahwa kenyataannya berbeda seratus delapan puluh derajat. Dan itu artinya, jika sebagai atasan Anda tidak pernah mendengar anak buah mengeluhkan tentang kekurangan cara Anda memimpin; maka itu tidak berarti bahwa selama ini Anda telah memimpin mereka dengan selayaknya.

Ketika atasan saya memberitahukan bahwa ada anak buah saya yang menghadap beliau, lalu mengeluhkan cara saya memimpin; saya langsung merasa menjadi orang yang sangat beruntung. Karena, saya jadi tahu apa yang terjadi didalam team yang saya pimpin itu. Sejak saat itu saya menyadari bahwa kinerja team yang bagus belum menggambarkan cara memimpin yang bagus. Maka hanya fokus kepada hasil, bisa melenakan. Kita mengira jika hasilnya bagus mengindikasi jika anak buah kita baik-baik saja. Padahal ternyata tidak.

Manager sales, misalnya. Fokusnya memang mencari sales. Sampai setiap hari dia menelepon anak buahnya, hanya untuk menanyakan ; “salesnya sudah berapa?”. Manager non sales juga sama terjebaknya dengan berfokus hanya kepada hasil. Sehingga proses dan isi komunikasinya dengan anak buahnya tidak lebih dari sekedar tuntutan pada hasil. Padahal, ternyata manusia-manusia yang kita pimpin itu sangat sensitif dengan cara kita memimpin mereka untuk meraih hasil itu. Artinya, proses juga sangat penting bagi mereka. Bukan hanya hasilnya saja. Padahal, sebagai atasan kita punya tanggungjawab yang sangat besar untuk memastikan kinerja kita memenuhi target-target perusahaan.

Salahkah kita jika fokus pada hasil? Tidak. Karena mencapai hasil yang telah ditargetkan itu merupakan amanah paket jabatan yang kita sandang. Namun, selain bertanggungjawab kepada perusahaan itu kita juga bertanggungjawab kepada anak buah kita untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan pemenuhan terhadap hak-haknya. Keliru, jika kita mengira hak-hak anak buah itu hanya sebatas pemenuhan materi belaka. Yang penting gaji dibayar, bonus digelontorkan. Selain aspek-aspek material itu, ternyata anak buah kita mempunyai hak atas pemenuhan kebutuhan emosinya. Misalnya, perasaan dihargai dan diperhatikan. Dan ternyata, perasaan-perasaan seperti itu bisa menciptakan bonding atau ikatan yang lebih kuat antara atasan dengan bawahan, sesama kolega, dan oraganisasi secara keseluruhan.

“Gue punya gaya kepemimpinan yang unik,” mungkin Anda merasa demikian. “Ya beginilah gue apa adanya. Anak buah gue mesti bisa menyesuaikan diri dengan cara memimpin gue!” Boleh juga begitu. Saya tidak akan memvonis cara pandang Anda itu. Saya, hanya ingin mengajak Anda untuk kembali mengingat bahwa setiap individu memiliki keunikan seperti hanya Anda sendiri yang unik itu. Maka itu berarti bahwa suatu cara atau prinsip yang Anda rasa cocok dan tepat untuk diri Anda belum tentu sesuai dengan kepribadian atau keunikan orang-orang yang Anda pimpin.

Seorang pemimpin yang terampil, ternyata adalah pemimpin yang mampu mengelola anak buahnya secara berbeda. Makanya, kita mengenal istilah different folks, different strokes’. Orang-orang yang kita pimpin itu punya karakter yang berbeda. Maka, cara memimpin mereka juga mesti berbeda. Dampak dari cara memimpin seperti itu adalah; kita bisa diterima oleh anak buah dari jenis dan karakteristik manapun. Dan kita bisa mendorong mereka yang berbeda-beda itu, untuk mengerahkan seluruh kemampuannya agar bisa berdedikasi kepada pekerjaannya semaksimal mungkin. Bukankah situasi seperti itu yang bisa membawa team yang kita pimpin kepada hasil dan pencapaian tertingginya?

Jadi, sahabatku; mari senantiasa mengevaluasi cara memimpin kita. Supaya kita selalu bisa menemukan ruang. Untuk melakukan perbaikan. Dan Insya Allah. Cara seperti itu bisa membawa kita menjadi pemimpin yang semakin baik dari hari ke hari. Karena seperti disabdakan Rasulullah SAW: “Engkau adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinanmu….” Pertanggungjawaban kepada perusahaan dilakukan dalam business review meeting, untuk mengevaluasi hasil dan kinerja team. Sedangkan pertanggungjawaban terhadap cara kita memperlakukan anak buah akan dilakukan di dalam sebuah forum yang bernama; ‘hari perhitungan segala amal perbuatan’. Sudah siapkah Anda menghadapi forum itu?

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 31 January 2013
Leadership and Personnel Development Trainer
Phone: 0812 19899 737 (PIN BB: 2A495F1D)

Catatan Kaki:
Seorang pemimpin, bertanggungjawab kepada perusahaan untuk memberikan kinerja terbaik dari teamnya. Juga bertanggungjawab kepada anak buahnya untuk memberikan perlakukan dan pengelolaan yang manusiawi dan penuh rasa hormat.

Ingin mendapatkan kiriman “L (= Leaderism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman? Kunjungi dan bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

Pesan sponsor: Berikan training leadership kepada para leader di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737. Saya punya banyak topik Leadership yang bisa di tailor-made. Kualitas? Dibandingkan dengan trainer luar negeri juga berani. Harga? Hmmh…. Gue banget!

Sudah baca buku Natural Intelligence Leadership saya? Natural Intelligence (NatIn™) Beli Disini atau Di Toko Buku)

Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain, langsung saja; tidak usah minta izin dulu. Tapi tolong, jangan diklaim sebagai tulisan Anda sendiri supaya pahala Anda tidak berkurang karenanya.

IN-HOUSE TRAINING LEADERSHIP IN PRACTICE”. Program in-house training 2 hari untuk supervisor dan manager yang menitik beratkan pada pembahasan kasus AKTUAL kepemimpinan, CONTOH cara mengatasinya, serta PRAKTEK bagaimana melakukannya. Sangat cocok sekali untuk perusahaan yang ingin memberikan pelatihan kepemimpinan praktis bagi para leader mudanya. Agar mereka bisa menjalankan tugas kepemimpinannya sehari-hari dengan lebih baik daripada sebelumnya. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

IN-HOUSE TRAINING “ADAPTING TO CHANGE”: Diatas kertas, rencana perubahan itu selalu mudah untuk dibuat. Tapi dalam pelaksanaannya, tidak semua orang bisa diajak untuk berubah. Sikap dan respon karyawan terhadap perubahan itu justru menjadi titik kritisnya. Sehingga membuka kesadaran karyawan untuk menerima perubahan menjadi sangat penting sekali. Kalau perusahaan Anda sedang menerapkan proses perubahan, maka para karyawan Anda perlu mendapatkan training ADAPTING TO CHANGE ini. Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327 (COCOK UNTUK PERUSAHAAN YANG SEDANG MELAKUKAN PERUBAHAN)

IN-HOUSE TRAINING ”TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM”. Tak ada karyawan yang direkrut secara asal-asalan. Apalagi di perusahaan yang system system seleksinya ketat sekali. Artinya, para keryawan itu mempunyai potensi diri yang tinggi. Namun, mengapan kebanyakan hanya bisa menjadi karyawan yang biasa-biasanya saja meskipun sebenarnya mereka punya potensi diri yang sedemikian tinggi tadi? Mungkin karena mereka belum bisa mengkonversi potensi tinggi itu menjadi tingkat profesionalisme yang juga tinggi. Jika Anda ingin membantu karyawan di perusahaan Anda untuk melakukannya, boleh dimualai dengan mengadakan training berdurasi 1 hari ini untuk mereka. Dipandu langsung oleh Dadang Kadarusman. . Untuk reservasi, hubungi 0812 19899 737 atau 0812 1040 3327

CARA BELI BUKU DADANG

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:bombasticelement.org

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi Ms. Vivi di 0812 1040 3327 atau 0812 19899 737.

Comments are closed.