Monday , February 24 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Begini Cara Kami Demo Buruh

Begini Cara Kami Demo Buruh


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Pagi ini saya melihat berita tentang demo buruh di Jakarta. Demo lagi? Ya demo lagi. Tuntutannya; kenaikan Upah Minimum Provinsi dari 2,2 juta menjadi 3,7 juta. Dengan asumsi bahwa demo buruh itu tidak ditunggangi oleh pihak lain, maka para pendemo itu tentu pendapatan bulanannya dari bekerja masih dibawah Rp. 3,7 juta. Pertanyaannya adalah; Jika kelak gajinya sudah mencapai 3,7 juta, apakah para buruh itu akan berhenti berdemo?

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Saya tidak tahu jawaban yang pasti. Tapi berkaca pada kenyataan hidup, kita tidak akan pernah merasa cukup dengan apa yang kita dapatkan. Maka bisa diperkirakan bahwa demo itu, akan terus berlangsung sampai kapanpun. Terlepas dari tuntutan buruh itu diikuti atau tidak.

Anda, gajinya masih dibawah 3,7 juta? Jika iyya, maka mungkin demo itu tentang nasib Anda juga. Tapi apakah Anda tertarik untuk ikut berdemo? Boleh kok, kalau Anda mau demo untuk memperjuangkan nasib. Tapi, jika saya boleh sarankan; belajarlah untuk paham bahwa mogok kerja dan turun kejalan bukanlah satu-satunya cara berdemo. Ada loh cara demo yang lebih baik dan lebih efektif untuk membuat perusahaan membayar 3,7 juta bahkan lebih tinggi dari itu. Tanpa mesti berteriak-teriak. Tanpa perlu turun ke jalan. Anda percaya?

Sebaiknya Anda percaya. Karena sudah terbukti, banyak sekali kolega Anda yang sekarang sudah dibayar lebih dari 3,7 juta. Mereka, tidak turun kejalan untuk mendapatkan angka itu. Jika mereka bisa, maka itu artinya Anda juga bisa.

“Lah, itu kan karena mereka langsung diterima kerja dengan gaji tinggi!” Anda benar jika perpikir begitu. Faktanya memang ada orang yang bekerja langsung digaji lebih dari 3,7 juta. Tapi, pendapat Anda itu tidak sepenuhnya benar. Karena faktanya, ada lebih banyak lagi karyawan yang pada awalnya digaji UMR saja; namun dalam perjalanan karirnya mereka kemudian mendapatkan bayaran yang jauuuuuuuh lebih tinggi dari itu.

Saya berani mengatakan hal itu karena: (1) saya menyaksikan banyak sekali orang yang seperti itu, dan (2) saya sendiri pun begitu. Pertama kerja dibayar UMR. Sepuluh tahun kemudian, pendapatan tahunan saya dari pekerjaan itu sudah lebih tinggi berkali-kali lipat. Tidak pernah mogok kerja. Tidak pernah mengamuk. Tidak pernah menuntut perusahaan untuk menaikkan gaji. Perusahaanlah yang justru menaikkan gaji itu dengan kemauan mereka sendiri.

Kok bisa begitu? Bisa. Caranya? Demo.
Loh, kok demo juga. Iyya, sama-sama demo. Tapi ini demonya beda. Jika kebanyakan karyawan yang ingin naik gagi itu demo dijalanan dan meninggalkan pekerjaannya. Maka saya dan teman-teman lainnya justru berdemo dikantor. Cara demonya juga nggak pake teriak-teriak. Nggak pake spanduk. Nggak pake ngeblok jalan umum. Dan nggak pake menyabotasi fasilitas publik.

Saya dan teman-teman, berdemo dengan alat kerja. Proses kerja dan hasil kerja. Kami menunjukkan kepada management diperusahaan kami bahwa kami benar-benar bisa bekerja dengan sangat baik. Bahwa kami mampu memberikan hasil kerja yang sangat baik. Bahwa kami, bisa menjadi aset yang bernilai tinggi di perusahaan. Dan semuanya itu, kami tunjukkan dengan cara kerja yang baik, hasil kerja yang baik, serta sikap dan perilaku kerja yang baik.

Ada banyak keuntungan, jika Anda berdemo dengan cara kami. Selain tidak kepanasan tidak kehujanan, demo cara kami juga tidak membuat management antipati pada kami. Anda, kalau demo dengan cara tradisional – mogok dan teriak-teriak itu – nggak bakal dapat simpati dari pengambil keputusan. Belum lagi jika muka Anda muncul di tivi. Atau nama Anda terpampang dikoran-koran. Dijamin deh. Tidak ada perusahaan yang mau mempekerjakan Anda jika suatu saat Anda melamar pada mereka.

Manfaat lainnya? Melalui demo cara kami ini, kami mengasah keterampilan kami sampai pada kualifikasi yang benar-benar sulit untuk disaingi oleh karyawan lainnya. Kami belajar dan terus melatih diri. Kami tidak henti menajamkan keterampilan kami. Dan kami terus menunjukkan kemampuan kami. Bersikap proaktif. Bersedia mengambil tanggungjawab pribadi. Hasilnya? Kami menjadi profesional yang lebih terampil.

Setelah semua demo yang kami lakukan itu, apakah kami selalu mendapatkan apa yang kami inginkan? Kadang-kadang iyya. Kadang-kadang juga tidak. Harus kami akui bahwa; diantara rekan kami yang sudah demo dengan metode kami itu masih juga disepelekan oleh perusahaannya. Kami sakit hati? Tidak. Sebaliknya, kami semakin terpacu untuk menunjukkan bahwa kami benar-benar para profesional yang layak dihargai tinggi. Dan. Kadang-kadang, perusahaan lainlah yang menghargai kami.

Bukan kami tidak loyal pada perusahaan. Tapi, faktanya perusahaan lain lebih menghargai kami daripada perusahaan ini. Maka, setelah demo yang indah itu; kami dibajak oleh perusahaan yang benar-benar paham bagaimana memperlakukan karyawan hebat seperti kami. Berapa bayaran yang kami terima melalui demo cara kami? Berkali-kali lipat dari sekedar 3,7 juta yang dituntut oleh para pendemo tradisional itu.

Anda mengira kami digaji tinggi sejak awal? Anda keliru jika mengira demikian. Gaji awal kami sama seperti Anda dan para buruh yang lainnya. UMR. Tidak lebih. Tapi terbukti, bahwa cara kami berdemo ini jauh lebih efektif. Lebih elegan. Dan – ini yang terpenting – lebih menghasilkan.

Novel Remaja ”DING and HER GOKIL PAPA! ” Sudah ada di Gramedia. Bisa Anda beli disana atau di website ini.

Maka saran kami kepada Anda sahabatku. Mari kita sama-sama berdemo menuntut hak dan pembayaran yang layak. Tapi, mari lakukan dengan cara kami. Bukan dengan berhenti bekerja. Atau turun kejalan raya. Apalagi sampai meruntuhkan pagar pabrik segala. Cara demo kami sederhana; mengasah keterampilan, unjuk kemampuan kerja, dan menjaga sikap serta perilaku yang tetap baik ditempat kerja. Jika perusahaan kami menghargai kami, maka kami tinggal lama disana. Jika tidak. Maka perusahaan lain akan membayar kami lebih tinggi.

Jadi. Jika Anda masih gemar turun ke jalan. Mulai sekarang. Kembalilah ke kantor Anda. Dan mulailah berdemo dengan cara yang kami lakukan. Insya Allah. Keterampilah Anda akan semakin bertambah. Kinerja Anda akan semakin meningkat. Sikap dan perilaku Anda akan semakin baik. Dan Nilai diri Anda akan semakin tinggi. Sehingga kelak, sungguh sangat mudah bagi Anda untuk mendapatkan bayaran yang layak.

NB: Akhir tahun kantor Anda mengadakan annual business meeting ya? Berani mengusulkan untuk mengundang DEKA berbicara di forum itu? Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 28 Oktober 2013
Author, Trainer, and Professional Public Speaker
Penulis Novel “DING and HER GOKIL PAPA!”
DK: 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D

Catatan Kaki:
Memang kita harus berdemo untuk mendapatkan bayaran yang layak. Tapi, demonya bukan mogok kerja atau turun kejalan. Melainkan demo berupa unjuk kemampuan dan kemauan untuk terus meningkatkan keterampilan kerja, serta menjaga sikap dan perilaku yang tetap baik.

Ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin langsung dari Dadang Kadarusman? Kunjungi dan bergabung di http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Pesan sponsor: Berikan training yang layak kepada karyawan di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327. Saya punya banyak topik Leadership dan Pengembangan diri yang bisa di tailor-made. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:metro.news.viva.co.id

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.