Saturday , September 23 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Family / Jika Bercerai, Tidak Berarti Kita Buruk

Jika Bercerai, Tidak Berarti Kita Buruk


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Setiap pasangan yang menikah karena cinta, pasti menginginkan pernikahannya langgeng kan? Kecuali kalau nikahnya cuman main-main doang. Itu sih lain cerita. Jika kita mencintai pasangan kita, lalu menikah dengannya; tentu kita ingin bisa mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga bersamanya untuk selama-lamanya. Tapi, kenyataannya tidak semua pasangan bisa begitu. Pernikahan itu akhirnya kandas juga. Memang sih, bisa dibilang jika pernikahan kita gagal. Tapi, apakah itu berarti kita ini merupakan pribadi yang buruk?

Bayangkan seorang istri yang baik. Yang menjaga kehormatannya dengan baik. Melayani suaminya dengan sepenuh hati. Merawat anak-anaknya dengan apapun yang bisa dilakukannya. Semua cinta dan dirinya didedikasikan pada ikatan pernikahannya yang suci. Meski ada kesempatan pun, dia tidak mau menodai kesucian itu. Dia tetap bertahan dalam mahligai pernikahannya yang dulu diinginkannya untuk menjadi abadi. Lalu diceraikan oleh suaminya. Apakah sebagai seorang perempuan dia merupakan pribadi yang buruk?

Bayangkan seorang suami yang baik. Yang menjaga kehormatannya dengan baik. Melayani istrinya dengan sepenuh hati. Membesarkan anak-anaknya dengan apapun yang bisa dilakukannya. Semua cinta dan dirinya didedikasikan pada ikatan pernikahannya yang suci. Meski ada kesempatan pun, dia tidak mau menodai kesucian itu. Dia tetap bertahan dalam mahligai pernikahannya yang dulu diinginkannya untuk menjadi abadi. Lalu dikhianati oleh istrinya. Apakah sebagai seorang lelaki dia merupakan pribadi yang buruk?

Kita cenderung memandang setiap perceraian sebagai sebuah kegagalan. Sekalipun begitu, kita tidak bisa serta merta menilai bahwa orang-orang yang bercerai itu adalah pribadi yang buruk. Perceraian tidak serta menjadikannya pribadi yang gagal. Jika dia tetap mampu menjaga kesucian dirinya selama mengarungi bahtera pernikahan itu. Dan jika dia sanggup mendedikasikan dirinya untuk pernikahan itu. Maka meskipun bercerai; dia tidak gagal. Justru dia berhasil untuk melakukan koreksi atas keputusan yang sudah dibuatnya dihadapan penghulu dulu. Lalu menghadapi sisa hidupnya dengan langkah baru yang lebih baik.

Lain halnya kalau perceraian itu terjadi karena kelakuannya yang memang buruk. Tidak menjaga kepercayaan pasangannya. Menodai kesucian mahligai perkawinannya. Melanggar norma agama maupun etika masyarakat. Nah, yang seperti itu sih lain ceritanyalah. Perbuatan buruknya membuat dirinya sendiri berubah dari pribadi yang baik menjadi pribadi buruk. Dia sendiri yang memilih untuk menjadi pribadi yang buruk. Namun orang-orang baik yang disia-siakan oleh pasangannya? Mereka tidak serta merta menjadi pribadi yang layak dinilai buruk hanya karena perkawinannya yang kandas kan?

Kenapa? Karena pernikahan merupakan komitmen dua arah antara suami dan istri. Seperti kedua kaki yang menopang tubuh kita. Jika salah satunya tidak lagi tegak, maka tubuh kita tidak akan pernah bisa berdiri. Tidak bisa berjalan, apalagi berlari. Pernikahan yang hanya dibangun dari komitemen satu orang; tidak akan bisa menjadikan ikatan itu kuat. Padahal, perceraian bisa menimpa pasangan menikah yang manapun. Tanpa ada yang bisa menghalanginya. Termasuk agama sekalipun. Kalau memang pasangan itu sudah tidak mau, bagaimana lagi kan?

Saya turut berdoa, semoga penrikahan Anda langgeng dan bahagia. Seperti halnya saya pun menginginkannya. Semoga saja, pernikahan kita bisa terus terjaga. Bukan hanya terjaga ikatannya saja. Tapi kesucian dan nilai-nilai kasih sayang sesungguhnya juga. Yaitu pernikahan yang tidak hanya terlihat indah dari luarnya saja. Melainkan pernikahan yang benar-benar didasari cinta yang tulus dan suci. Seperti dulu ketika kita memulai komitmen itu dihadapan wali pernikahan dan saksi-saksi.

Tapi, siapa yang tahu nasib yang akan terjadi nanti kan? Maka seandainya – ini hanya seandainya saja ya – pernikahan kita tidak bisa dipertahankan lagi. Ada satu hal yang mesti kita pastikan yaitu; kita tetap menjadi orang yang bisa menjaga kesucian diri dan kesucian mahligai pernikahan kita. Semoga kita bisa istiqomah menjadi orang baik. Orang yang setiap detiknya berada dijalan yang disukai Ilahi. Orang yang dipuji oleh para malaikat. Dan orang yang dimuliakan bumi dan langit.

Jika kita sanggup begitu, maka perceraian tidak serta merta menjadikan diri kita pribadi yang buruk. Perceraian justru menjadikan kita orang baik yang terlepas dari kungkungan orang buruk. Sungguh, kita tidak gagal karena perpisahan itu. Kita justru berhasil melihat bahwa; ada cara yang lebih baik untuk menjalani hidup. Lagi pula, hidup kita ini bukan semata-mata untuk dunia saja kan? Untuk akhirat juga.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Jika kita sanggup menjadi pribadi yang tetap mampu menjaga harga diri, maka semoga saja dalam kehidupan abadi kelak; Allah menjodohkan kita dengan pasangan pilihanNya. Karena; “Perempuan yang keji hanya untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan yang keji pula. Sedangkan perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula.” Demikian firman Allah dalam surah 24 (An-Nuur) ayat 26 kan?

Jadi, sahabatku. Mari menjagai kesucian diri dan kesucian mahligai rumah tangga ini. Namun, andai kita gagal pun tidak usah terlampau resah karena. Seperti firman selanjutnya diayat itu, Allah menyatakan bahwa; “Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan. Dan rezeki yang mulia.” In sya Allah. Aamiin…

Kantor Anda akan mengadakan training ya? Berani mengusulkan untuk mengundang DEKA menjadi trainernya? Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 25 Ferburary 2014
Author, Trainer, and Professional Public Speaker
Penulis Novel “DING and HER GOKIL PAPA!”
DK: 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D

Catatan Kaki:
Baik buruknya diri kita, tidak ditentukan oleh pasangan hidup kita. Juga tidak ditentukan oleh ikatan yang kita bangun dengannya. Baik buruknya diri kita ditentukan oleh ketulus ikhlasan kita untuk selalu berjalan dan bertindak dengan cara yang disukai Ilahi.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “F (=Family)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Pesan sponsor: Berikan training yang layak kepada karyawan di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327. Saya punya banyak topik Leadership dan Pengembangan diri yang bisa di tailor-made. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:eternalremont.blogspot.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.