Tuesday , March 26 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Jika Anak Buah Berbuat Salah

Jika Anak Buah Berbuat Salah


Hore!
Hari Baru, Teman-teman.

Apa yang terjadi jika anak buah Anda berbuat salah? Yang salah ya tetap salah ya. Dia mesti paham bahwa kita tidak mentolelir kesalahan apapun. O iyya dong. Jika tidak, maka kredibilitas kepemimpinan kita dipertaruhkan. Semua orang yang bekerja di team kita mesti melakukan tugasnya masing-masing dengan sebaik-baiknya. Sehingga kesalahan apapun tidak punya tempat di team kita. Tapi. Ada tapinya nih. Sikap tegas itu tidak mesti selalu diikuti dengan sanksi. Toh tidak setiap kesalahan harus kena sanksi kan? Kebanyakan kesalahan bahkan tidak layak dijatuhi sanksi, melainkan menjadi sarana pembelajaran untuk melakukan perbaikan diri.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Ini kejadian yang sebenarnya. Dalam sebuah Business Review Meeting, seseorang mempresentasikan perkembangan bisnis di teritorinya didepan forum yang dihadiri oleh para boss. Dari presentasinya jelas sekali jika dia sedang berada dalam masalah. Makanya selama presentasi itu dia dicecar dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyulitkan. Lucunya, atasannya sendiri ikut mencecarnya. Ikut memojokkannya. Dan ikut menyalahkannya.

Ada kejadian lain lagi. Di sebuah kantor. Ini beneran. Semua orang tahu persis bahwa seseorang sudah melakukan suatu kesalahan. Saking santernya kesalahan itu, sudah menjadi bahan omongan orang di kantin dan di toilet. Tapi, tidak ada tanda-tanda bahwa kesalahan itu akan berakhir. Karena, atasannya orang itu sepertinya tutup mata dengan apa yang sedang terjadi. Sementara orang lain tidak ada yang berani melakukannya. Maka kesalahan itu terjadi berulang-ulang.

Menurut pendapat Anda, atasan mana dari yang dua itu yang lebih baik? Atasan pertama, ataukah atasan kedua? Ya nggak dua-duanya. Dalam kejadian pertama, atasan itu meninggalkan prinsip ‘taking responsibility’ atas kinerja anak buahnya. Mari kita berandai-andai sebentar. Andai Anda adalah anak buah yang melakukan presentasi itu. Sedangkan atasan Anda ada di forum itu. Anda lebih ingin atasan Anda ikut memojokkan Anda seperti halnya para boss itu? Atau Anda ingin sekali beliau memback-up Anda, supaya Anda tidak menjadi bulan-bulanan di forum itu? Bukankah Anda percaya bahwa; atasan yang memahami bahwa kinerja anak buahnya juga merupakan bagian dari tanggungjawabnya, tidak akan memperlakukan anak buahnya seperti itu?

Dalam kejadian kedua, atasan itu meninggalkan prinsip controlling. Dia membiarkan saja anak buahnya melakukan kesalahan yang sama, dan mengharapkannya untuk melakukan koreksi sendiri atas kesalahannya. Andai saja Anda berada di kantor itu. Dan kesalahan orang yang dilakukannya secara berulang-ulang itu berdampak pada kenyamanan, cara kerja atau kinerja Anda. Sementara Anda tidak mempunyai kewenangan untuk menegurnya; Apakah Anda mengharapkan seseorang yang punya otoritas melakukan sesuatu untuk menghentikan kebiasaan buruknya?

Ijinkan saya untuk menceritakan sebuah situasi lagi. Ada seorang karyawan. Melakukan kesalahan fatal. Semua fakta dan data lengkap menguatkan kesalahan yang dibuatnya. Vonis untuk kesalahan itu sungguh sangat berat. Orang itu sampai nangis dihadapan atasannya. Nggak bisa mengelak lagi karena semuanya terbukti. Dia hanya menunggu keputusannya saja. Tidak ada orang yang lain selain mereka berdua di ruangan itu.

Lalu atasannya berkata; “Saya kecewa sekali mengetahui kamu melakukan hal itu.” Tatapannya lurus ke arah anak buahnya yang hanya bisa menunduk. “Kamu paham konsekuensinya kan?” Ditatapnya anak buahnya yang semakin menunduk. “Paham konsekuensinya?” ulangnya. Setelah anak buahnya mengangguk, baru beliau meneruskan. “Kejadian ini, saya jadikan catatan.” Katanya. “Namun, saya akan memberi kamu kesempatan untuk memperbaikinya…..”

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Saya tidak akan meneruskan cerita ini. Tapi silakan Anda renungkan; seandainya anak buah Anda melakukan kesalahan. Bagaimana selama ini Anda bersikap. Apakah seperti contoh pertama? Contoh kedua? Atau contoh ketiga? Atau. Mungkin Anda mempunyai alternative lainnya. Apa pun jawaban Anda, tidak jadi soal. Toh itu kebiasaan dimasa lalu saja kan? Dimasa depan, itulah yang paling penting. Supaya kita, bisa menjadi pemimpin yang lebih baik dikemudian hari. In sya Allah.

Tahun ini kantor Anda mengadakan training kan ya? Berani mengusulkan untuk mengundang DEKA sebagai trainernya? Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Salam hormat,
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman – 27 February 2014
Author, Trainer, and Professional Public Speaker
Penulis Novel “DING and HER GOKIL PAPA!”
DK: 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327
PIN BB DeKa : 2A495F1D

Catatan Kaki:
Setiap kali anak buah melakukan kesalahan, ada baiknya jika kita merenungkan apakah dimasa lalu kita pernah melakukan kesalahan yang sama? Jika iyya, maka dia berhak mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk memperbaikinya daripada apa yang Anda dapatkan dimasa lalu.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (= Leaderism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Pesan sponsor: Berikan training yang layak kepada karyawan di perusahaan Anda. Jika Anda temukan training provider yang bagus, silakan panggil yang Anda kenal. Tapi, kenapa cari yang lain lagi? Kan ada saya. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327. Saya punya banyak topik Leadership dan Pengembangan diri yang bisa di tailor-made. Call me at 0812 198 99 737 or Ms. Vivi 0812 1040 3327.

Dare to invite Dadang to speak for your company? Call him at 0812 19899 737 or Ms. Vivi at 0812 1040 3327

Gambar:erikapryor.com

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.