Wednesday , January 29 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Menjaga Reputasi Kantor Dan Diri Sendiri

Menjaga Reputasi Kantor Dan Diri Sendiri

Hore, Hari Baru! Teman-teman.

Benar. Kantor itu tempat ‘singgah’ sementara waktu. Berapa lama? Relatif. Ada yang sampai pensiun. Dan ada juga yang sebentar saja.

Walau begitu, kita tentu ingin bekerja dikantor dengan reputasi tinggi. Anda tidak ingin kerja dikantor yang reputasinya buruk kan? Lantas, bagaimana reputasi itu dibangun? Melalui reputasi setiap individu yang bekerja disana. Termasuk kita. Anda. Dan saya.

Ingin mengundang DeKa untuk bicara di Perusahaan Anda? Hubungi Dadang di 0812 19899 737 atau email dkadarusman@yahoo.com

Reputasi perusahaan bisa rusak hanya karena satu atau dua gelintir karyawannya. Walaupun karyawan lain bagus, tapi ada satu saja yang buruk, maka akan buruk pula reputasi perusahaan itu dimata publik.

Mestinya jangan disama ratakan begitu ya. Itu oknum. Tapi, publik punya caranya sendiri untuk menilai reputasi perusahaan. Dan kita, tidak bisa memaksa publik untuk beropini seperti yang kita ingini.

Makanya, kita mesti jaga reputasi perusahaan itu. Caranya? Jaga akhlak dan perilaku diri sendiri. Akhlak kita buruk? Otomatis membuat reputasi perusahaan buruk. Dan sebaliknya.

Ada contoh aktual. Sekitar jam 8 malam kemarin seseorang mengetuk pintu pagar. Oh, ojek online mau mengantar barang. Tertera nama istri saya sebagai penerimanya. “Ongkosnya 52 ribu,” katanya. “Dan harus dibayar ditempat”. Lanjutnya.

“Ongkosnya kami yang bayar Mas?” Tanya saya. “Pengirimnya siapa?”

“Katanya sih gitu pak…” jawabnya sambil memperlihatkan angka 52,000 di gadgetnya.

Karena istri saya masih pergi bersama anak-anak, maka saya minta waktu untuk meneleponnya terlebih dahulu. Sayangnya nggak bisa nyambung.

Kasihan juga sih tukang ojek online itu, mesti nunggu. Tapi saya tidak bisa terima barang yang tidak jelas apa isinya. Sehingga saya memintanya untuk menunggu.

Baru sekitar 10 menit kemudian bisa nyambung. Langsung saya ceritakan mengenai hal itu. Ojek online itu tampak lega. “Terus, ini ongkosnya 52,000 minta dibayar disini. Benar begitu atau gimana?” demikian pertanyaan terakhir saya kepada istri saya.

Diluar dugaan, tukang ojek itu langsung memotong pembicaraan kami. “Maaf pak, saya lupa. Ternyata sudah dibayar tadi,” katanya.

“Lho? Yang bener mas? Sudah dibayar apa belum? Nanti kamu rugi loh,” jawab saya. Sambungan telepon dengan istti saya belum putus sehingga dia bisa mendengar dialog saya dengan tukang ojek itu.

Jawabannya mutar-muter. Intinya, dia ‘baru ingat’ bahwa ongkosnya sudah dibayar. “Kamu sudah terima uangnya?” Demikian saya menegaskan. “Sudah Pak.” Jawaban itu menjelaskan ‘segalanya’ buat saya.

Pelanggan, hampir selalu bisa merasakan adanya kejanggalan perilaku karyawan. Dan ketika pelanggan mencium ketidakberesan, tidak jarang mereka menghubungkannya dengan reputasi perusahaan.

Kejadian itu, mungkin bisa dimaklumi. Pelanggan paham bahwa tidak mudah untuk menjamin integritas semua karyawan diperusahaan seperti itu. Walaupun tidak men-generalisir, namun pelanggan mengambil sikap untuk lebih berhati-hati.

Dikantor kita, mungkin tidak sesederhana itu untuk menghindari terbentuknya reputasi buruk perusahaan akibat buruknya perilaku salah seorang dari kita.

Bayangkan kalau publik mencium ketidakberesan akhlak, perilaku atau sikap salah seorang dari kita. Lalu mereka mencap perusahaan kita seolah semua bersikap seperti oknum itu.

Ingin mengundang DeKa untuk bicara di Perusahaan Anda? Hubungi Dadang di 0812 19899 737 atau email dkadarusman@yahoo.com

Celaka. Zaman sekarang, kabar bisa menyebar sedemikian masif dan mudahnya. Sehingga perilaku buruk apapun dari karyawan mengancam reputasi perusahaan. Bagaimana kalau mereka ramai-ramai menghindari kita. Lalu pindah ke pesaing kita. Gara-gara satu orang saja?

Maka menjaga reputasi perusahaan itu sederhana kok. Cukup jaga saja akhlak dan perilaku kerja kita. Dengan begitu, reputasi perusahaan bakal baik. Dan yang tidak kalah pentingnya lagi; reputasi kita terjaga dengan baik.

Untuk inhouse training di bulan April dan Mei ini kami terapkan tarip khusus. Soalnya, kami sedang berulang tahun. Jika perusahaan Anda mau memanfaatkan penawaran khusus ini, hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
HR Development Consultant
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Bagaimana pun juga, kita akan bangga pada kantor yang memiliki reputasi yang baik. Dam reputasi itu, hanya bisa dibangun oleh setiap orang yang ada di kantor kita. Termasuk diri kita sendiri tentunya.

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Ingin mengundang DeKa untuk bicara di Perusahaan Anda? Hubungi Dadang di 0812 19899 737 atau email dkadarusman@yahoo.com

Gambar:www.clipartbest.com

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.