Friday , February 26 2021
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Manfaat Seorang Pemimpin

Manfaat Seorang Pemimpin


Menjadi pemimpin itu mesti ada manfaatnya. Jika tidak, maka legitimasi kepemimpinannya bakal dipertanyakan. Anak buahnya, nggak bakal respek. Yang ada hanya gunjingan di belakang. Manut diluarannya. Tapi membangkang didalam hatinya.

Lantas, bagaimana caranya untuk menjadi pemimpin bermanfaat itu? Teorinya banyak. Tapi intinya hanya 2 hal saja.

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Pertama, pahami apa fungsi seorang pemimpin. Kedua, penuhi fungsi-fungsi itu dengan sebaik-baiknya.

Cuma begitu saja. Maka seseorang bakal dinilai layak untuk memimpin. Dihargai. Dihormati. Dan dicintai. Minimal tidak akan ada yang mempertanyakan atau mempermasalahkan kepemimpinannya. Jika mampu memenuhi kedua hal itu.

Nggak bisa kita menuntut dihargai sebagai pemimpin, kalau fungsi-fungsi itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena anak buah memiliki hak yang hanya bisa terpenuhi apabila kewajiban kita dapat ditunaikan.

Contoh fungsi pemimpin itu apa? Ragam dan kedalamannya bergantung tingkat dan hirarki jabatan itu. Dan itu, satu paket dengan tanggung jawab serta kewenangan yang dipegangnya.

Tapi ada fungsi umum yang pasti tercakup dalam semua level kepemimpinan. Misalnya, fungsi mendidik dan mengembangkan anak buah. Semua pemimpin bagus pasti menjalankan fungsi ini tanpa kompromi.

Fungsi kontrol juga universal. Tapi, kita suka terkecoh oleh angka-angka. Contoh. Kita punya anak buah yang secara statistik hasilnya sesuai harapan. Tapi kita lengah terhadap ‘cara’ dia mencapai angka itu. Banyak sekali kejadian seperti itu. Dan ketahuan setelah kerusakannya tidak lagi bisa diperbaiki.

Contoh kongkrit. Seorang sales manager. Memuji-muji salah seorang salesman yang pencapaian targetnya bagus terus. Matanya fokus pada salesman yang jelek. Dipelototiii aja yang itu. Ndilalah, salesman bagus itu nggak betah. Keluar dan pindah pula ke perusahaan lain.

Ditinggal karyawan ‘bagus’ saja sudah menyakitkan. Tapi. Itu bukan bagian paling beratnya. Belakangan ketahuan bahwa kepindahan itu ternyata meninggalkan segudang masalah. Rupanya, selama ini salesman ‘bagus’ itu melakukan pekerjaannya dengan cara-cara yang tidak semestinya. Dan dampak buruknya ‘diwariskan’ pada atasannya.

Hal itu bisa dicegah. Kalau saja sebagai pemimpin, atasannya menjalankan fungsi kontrol sebagaimana mestinya. Sehingga anak buah yang melenceng tidak melenggang dijalur bebas hambatan.

Selain fungsi-fungsi teknis itu, ada pula fungsi non teknis yang harus dijalankan pimpinan. Salah satunya, bersikap adil. Kelihatannya saja sepele. Tapi esensinya, sangat penting sekali.

Jangan mengira bahwa adil itu hanya dibebankan kepada pemimpin publik seperti presiden, gubernur, bupati atau walikota. Tidak. Adil adalah amanah yang wajib oleh setiap orang yang bergelar pemimpin untuk dipegang teguh.

Anak buah itu paling seneng pada atasan yang adil. Tidak diskriminatif. Atau membeda-bedakan orang hanya berdasarkan kesukuan atau kedekatan pribadi. Selain rasialis, hal itu juga berpotensi untuk menghilangkan objektivitas penilaian.

Kalau tidak adil, atasan atau pimpinan sebuah perusahaan mungkin tidak akan sampai mengalami tuntutan pelengseran seperti presiden. Tapi. Hati-hati. Karena ketidakadilan menimbulkan sikap penolakan dan anti pati bawahan. Bagaimana anak buah bisa loyal. Jika sebagai atasannya kita tidak bisa adil kan?

Tantangan bisnis makin besar. Persaingan semakin ketat. Dan situasi ekonomi juga semakin berat. Maka kita, membutuhkan anak buah yang semakin solid dan berkomitmen untuk berjuang bersama kita.

Dalam prinsip kepemimpinan, hal itu bisa diwujudkan melalui kaidah sederhana ini: “Do your part. I do mine.”

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bahwa anak buah dan atasan itu memiliki perannya masing-masing. Ketika anak buah menjalankan tugasnya sebagai anak buah. Dan atasan menjalankan fungsinya sebagai atasan. Maka semua pekerjaan selesai dengan baik. Sehingga memberi dampak yang baik pada bawahan. Juga baik dampaknya bagi sang atasan.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Author, Trainer, And Public Speaker
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (=Leadership)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:thedaily irrelevant.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.