Friday , August 18 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Terampil Mengambil Keputusan

Terampil Mengambil Keputusan


Mengambil keputusan itu merupakan salah satu fungsi utama dalam kepemimpinan. Bayangkan saja, apa jadinya sebuah unit kerja kalau pimpinannya tidak bisa mengambil keputusan. Bisa berantakan.

Masalahnya, masih banyak orang yang menduduki kursi kepemimpinan, namun laambaaan sekali dalam mengambil keputusan. Sehingga anak buah menunggu terlalu lama untuk melakukan suatu tindakan.

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ada juga yang cepat dalam memutuskan. Tapi sembarangan. Akibatnya, tindakan yang dilakukan bawahan malah menimbulkan berbagai permasalahan. Bukannya selesai masalah yang dihadapi, malah bermunculan masalah baru gara-gara atasan mengambil keputusan secara grusa-grusu.

Ada satu lagi. Atasan yang suka bikin keputusan secara plin. Dan plan. Sehingga anak buahnya bingung, karena atasanya doyan sekali berganti menu instruksi. Pagi dele. Eh, sore berubah jadi tempe.

Maka mengambil keputusan itu jangan dikira hal sepele. Karena, ruh kepemimpinan seseorang terletak pada kemampuannya dalam mengambil keputusan. Makanya, ada topik training bertajuk “Problem Solving And Decision Making” kan.

Arasyi, anak saya yang SMP itu semalam bercerita tentang ‘Pak Lebay’. Ceritanya, Pak Lebay mendapat 2 undangan untuk makan siang. Satu dari desa utara. Satunya lagi dari desa selatan. Pak Lebay harus memutuskan, undangan mana yang hendak didatanginya.

Masyarakat utara terkenal pandai memasak. Apapun masakannya dijamin enak. Tapi. Mereka sangat berhemat. Jadi jumlah makanannya sangat sedikit. Maka kalau ke utara, Pak Lebay tidak akan merasa kenyang.

Masyarakat selatan, terkenal sangat royal. Jumlah makanan disana berlimpah ruah. Dijamin kenyang deh kalau makan disana. Tapi. Mereka itu kalau masak, sangat tidak enak. Pokoknya, nggak ada selera sama sekali. Walaupun banyak, Pak Lebay tak akan merasa nikmat.

But. The decision has to be made. Gimana dong? Akhirnya Pak Lebay memutuskan untuk pergi ke utara. Biar bisa makan enak, katanya. Maka dengan tekad yang bulat, dia pun berangkat.

Ketika hampir tiba di pintu masuk desa utara, dia membayangkan betapa sia-sianya perjalanannya kalau hanya bisa makan sedikit. Maka dia pun memutuskan untuk berbalik arah. Ke selatan saja. Biar kenyang sekalian, katanya.

Pintu gerbang desa selatan sudah kelihatan. Sekarang dia bisa membayangkan betapa banyaknya makanan disana. Tapi. Huek. Rasanya nggak enak. Ah, percuma saja banyak juga kalau nggak enak mah. Maka dia pun memutuskan untuk kembali ke desa utara. Makan enak, lebih asyik dari pada sekedar banyak.

Dia pun berbalik arah. Namun menjelang pintu masuk desa, pikirannya kembali berputar. Lalu dia kembali membuat keputusan yang baru. Memutar arah lagi. Dan memutuskan lagi. Hal itu terus berulang hingga dia kelelahan.

Akhirnya, dia pun memutuskan untuk mendatangi desa terdekat saja. Mau enak kek. Mau banyak kek. Terserah. Yang penting bisa makan, katanya. Rasa laparnya sudah tidak bisa ditahan lagi.

Kala itu dia hampir sampai di desa utara. Namun karena jumlah makanan disana sangat sedikit, maka dalam sekejap saja sudah ludes. Sehingga pak Lebay tidak kebagian bahkan sekedar remah-remahnya sekalipun.

Untungnya, masih ada desa selatan. Dimana makanan disana berlimpah ruah. Maka Pak Lebay pun segera menuju ke selatan. Sayangnya, ketika tiba disana, suasanya sudah bukan jam makan siang lagi. Sehinga tidak sebutir nasi pun yang masih terhidang.

Memang ini hanyalah cerita anak-anak. Namun dari kasus-kasus aktual yang dibahas dalam kelas training “Problem Solving And Decision Making” yang saya fasilitasi, kejadian seperti ini sering terjadi.

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Hal itu menandakan bahwa sebagai leader bagi unit kerja yang kita pimpin, kita mesti lebih giat lagi mengasah ketarampilan kita. Dalam mengambil keputusan. So happy learning, my friend. Again.

N.B: Jika kantor Anda akan mengadakan training terkait topik ini, maka Anda bisa memberi saran atau referensi kepada menejmen tentang siapa pembicara yang Anda inginkan.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Author, Trainer, And Public Speaker
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (=Leadership)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Karena berbagai keterbatasan, maka setiap bulan saya hanya mampu melayani training untuk 2 atau 3 perusahaan saja. Jika kantor Anda ingin melakukan training, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar: toonpoll

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.