Saturday , October 21 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Pemimpin Yang Jadi Budak Pekerjaan

Pemimpin Yang Jadi Budak Pekerjaan

Mungkin salah judul atau gimana ya. Pemimpin kok malah menjadi budak sih? Tidak. Judul artikelnya memang demikian. Faktanya, tidak sedikit orang yang menduduki suatu jabatan tapi diperbudak oleh pekerjaannya. Makin tinggi jabatannya, makin diperbudak dia oleh pekerjaan. Kenapa demikian?

“Yaa… namanya juga pejabat Dang. Wajarlah kalau pekerjaannya makin banyak.” Inilah kalimat yang menjadikan seolah-olah kondisinya harus demikian.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tidak benar jika pekerjaan di posisi yang lebih tinggi itu selalu lebih banyak daripada mereka yang berada dibawahnya. Tanggungjawab iya. Tapi pekerjaan? Tidak selalu demikian. Kadang makin banyak memang. Tapi ‘selalu’, tidak sama dengan ‘kadang’. Maka jika kenaikan jabatan itu menimbulkan semakin banyak pekerjaan, kemungkinan besar kita keliru menyikapinya.

Lantas dimana dong letak akar masalahnya? Pokok masalahnya adalah pemahaman kita yang keliru tentang ‘apa peran seorang atasan atau pimpinan’. Mind-set kita. Ketika kita mengira bahwa posisi yang lebih tinggi menuntut untuk bekerja lebih keras, lebih banyak, dan lebih sibuk. Maka kita akan mengikuti pola pikir itu.

Seorang pemimpin bekerja bersama orang lain. Bukan mengerjakan semua tugas sendirian. Bukan pula ‘menutupi’ kelemahan anak buahnya dengan turun tangan mengerjakan langsung tugas-tugas yang seharusnya mereka lakukan.

Dengan kata lain, pencapaian seorang pemimpin merupakan akumulasi dari pencapaian setiap individu yang dipimpinnya. Oleh karenanya, untuk menjadi pemimpin yang berkinerja tinggi seseorang harus memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan potensi orang-orang yang bekerja dibawah kepemimpinannya.

Dan karena potensi kepemimpinan itu sedemikian tingginya, maka seorang pemimpin dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas kepemimpinannya. Sayangnya, banyak orang yang mengira bahwa promosi merupakan pengakuan atas kemampuan kepemimpinannya untuk jabatan itu.

Gimana mau diakui jika baru dipromosi? Kita dipromosi karena menejmen menilai bahwa kita bisa belajar lagi. Mengasah diri lagi. Sehingga bisa menangani tanggungjawab yang lebih tinggi. Menejemen juga tahu kalau kapasitas kepemimpinan kita belum memadai. Makanya musti dikasih training lagi.

Bahkan seorang direktur pun harus belajar lagi. Kenapa? Karena kondisi manusia yang dipimpinnya bergerak dinamis sekali. Dirut yang nggak mau belajar lagi? Bakal mentok kapasitas kepemimpinannya. Sehingga cepat atau lambat, cara memimpinnya yang dulu ampuh, bakal tidak sesuai lagi. Itu level direktur loh. Apa lagi kita kan? Dan asal Anda tahu saja, banyak direktur yang jadi budak pekerjaan.

Kelak, Anda bakal jadi direktur. Insya Alloh. Dan Anda pasti ingin jadi direktur yang tidak diperbudak oleh pekerjaan. Maka dari sekarang, mesti diperkuat itu ilmu dan teknik kepemimpinan Anda. Kenapa? Karena kalau sudah terlalu tinggi jabatannya, orang lebih sulit menerima ilmu baru. Ada yang karena ego. Dan ada yang karena emang faktor umur bro. Berat belajar teh kalau sudah umur mah.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Sekarang. Mumpung masih muda. Banyak-banyak belajar ilmu memimpin. Ilmu loh ya. Bukan sekedar seradak seruduk kayak badak. Artinya, belajar mengelola team itu dengan ilmu, metodologi, dan sistematika. Sehingga sekarang pun, Anda bisa menjadi pemimpin yang efektif. Bukan jadi atasan yang sradak sruduk asal kelar kerjaan.

So. Seraplah ilmu kepemimpinan sebanyak-banyaknya my friend. Dan praktekkin ilmu itu, sesering mungkin. Bersama orang-orang yang Anda pimpin. Dan kelak, Anda bisa menduduki posisi yang lebih tinggi. Tanpa harus menjadi budak pekerjaan.

N.B: Jika ingin mengadakan training terkait topik ini, Anda bisa memberi referensi kepada menejmen tentang siapa trainer yang Anda inginkan.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Author, Trainer, And Public Speaker
Office: Wisma GKBI 39th Floor 021-5799-8028
Cell phone: 0812-1989-9737
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (=Leadership)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Banmiller on Business

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.