Sunday , October 22 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Mengapa Ide Baru Sulit Diimplementasikan?

Mengapa Ide Baru Sulit Diimplementasikan?

Sejauh yang saya ketahui, tidak ada perusahaan yang menutup mata terhadap ide baru yang muncul dikalangan internalnya. Kalau ide itu bisa memberi manfaat kepada perusahaan, pasti menejemen akan menyambut baik.

Bahkan tidak sedikit perusahaan yang dalam ‘Core Values’-nya mencantumkan kata INOVASI’ sebagai bukti bahwa mereka terbuka dengan gagasan-gagasan yang bisa membawa perubahan.

Namun, kita memiliki bukti yang valid bahwa; banyak sekali ide baru yang diterima dan disetujui oleh menejemen, namun tidak jadi diimplementasikan. Ketika saya bekerja dulu misalnya, berapa banyak gagasan baru yang di approve tapi kemudian kandas di tengah jalan. Kalau di kantor Anda, bagaimana?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ada pertanyaan; memangnya kalau tidak menerapkan gagasan baru masalah buat elo?

Letak masalahnya bukanlah buat gue atau elo sih sebenarnya. Pada tahap awal, dampaknya bakal kelihatan berupa fenomena ‘Business As Usual’. BAU banget. Coba perhatikan, dalam setiap Business Review Meeting, apakah top management suka dengan sesuatu yang BAU? Tidak.

Bahkan dulu boss besar saya sering gusar ketika melihat para manager presentasi program kerja yang itu lagi, itu lagi, dan itu lagi. You know, semacam copy paste program tahun lalu. So where the hell your new programs?

Ada program baru. Tapi ya itu tadi. Dijalankan sebatas iseng-iseng berhadiah. Kalau bagus diterusin. Kalau nggak bagus ya di drop aja. Bahaya, kalau kita memperlakukan ide baru seperti itu. Dijamin tidak akan jalan. Dan garansi, ide yang sebenarnya sangat potensial sekalipun bakal menemui kegagalan. Why? You don’t put bold commitment. Itu yang pertama.

Kedua, kita sering memperlakukan ide baru sama seperti ide lama yang harus cepat-cepat menghasilkan profit. Ketika ide baru diterapkan, pasti menelan duwit. Padahal, yang kita cari adalah profit. Ya nggak nyambung. Makanya, ketika penerapan ide baru tidak menghasilkan profit secepat yang diinginkan; menejemen pun memutuskan untuk ‘Lets kill this project’.

Tidaklah fair untuk mengukur profitabilitas suatu gagasan baru, dalam waktu yang pendek. Suatu ide, kadang butuh bertahun-tahun untuk menghasilkan keuntungan. Itu masa kultivasi. Kenapa para BAU langsung menghasilkan laba? Ya karena BAU itu sudah melewati ‘masa bertahun-tahun’ kultivasinya dimasa lalu.

Kita sering lupa bahwa BAU kita itu lama kelamaan akan menjadi ‘bau’ beneran. Bakal tidak fit lagi dengan situasi dan tuntutan zaman. Anda tentu ingat dengan kurva life-cycle kan? Kalau saat ini kita puas dengan kinerja tinggi BAU, itu karena dia sedang berada dalam fase growth. Maka wajar jika tumbuh terus kinerja yang dihasilkannya.

Anda merayakan sukses besar perusahaan yang tengah berada di puncak prestasi? Memimpin industry dengan gagah perkasa? Tak ada pesaing yang sanggup menggoyahkan dominasinya? Itu karena sang BAU tengah berada dalam fase mature. Lantas apa yang Anda persiapkan untuk mengantisipasi fase decline sang BAU?

Ide baru itu, bakal tampil menjadi penyelamat bisnis perusahaan ketika efek BAU memudar. Kalau sekarang tidak memberi ruang untuk berkembang pada ide baru; kapan kita siapkan masa depan perusahaan?

Kalau nunggu ‘nanti’ ya akan sangat terlambat. Karena, kalau ide baru itu baru diimplementasikan ‘nanti’, maka pada waktu ‘nanti’ itu tiba; dia belum bisa menghasilkan efek yang bermakna.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tapi kalau kita sudah membiasakan untuk mengimplementasikan ide baru ‘sekarang’, maka ketika ‘nanti’ itu datang, sang ide baru sudah menjadi mesin yang mampu mengkompensasi pudarnya kinerja yang dihasilkan oleh BAU.

Jadi. Mengapa ide baru itu sulit diimplementasikan? Karena kita tidak sungguh-sungguh mempersiapkan masa depan perusahaan. Itu saja sih sebenarnya.

N.B: Butuh training buat top menejemen? “BUSINESS SUSTAINABILITY & DISRUPTIVE INNOVATION” adalah in-house program kami khusus untuk level Manager, General Manager, Director dan Presiden Direktur. Dilengkapi dengan simulai D-BEST (Disruptive Business Environment Simulation Trivia). Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com untuk info lebih lanjut.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner
Office: Wisma GKBI 39th Floor 021-5799-8028
Cell phone: 0812-1989-9737
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:stanley

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.