Friday , August 18 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Permintaan Perempuan Tua

Permintaan Perempuan Tua

Seandainya Anda mendapatkan kesempatan untuk mengajukan satu permintaan yang dijamin terkabul; apa yang akan Anda minta? Orang yang sedang bersaing dalam fit & proper test kenaikan jabatan mungkin minta dimudahkan menjalani test. Yang sedang sakit, mungkin memohon segera disembuhkan. Yang mendambakan segera dapat anak, mungkin akan meminta momongan. Yang masih J0M610 mungkin meminta agar segera dapat jodoh sebelum umur ini menjadi kadaluarsa. Pokoknya kita tentu menggunakan kesempatan itu untuk meminta hal terbaik. Pertanyaannya adalah; apakah permintaan itu benar-benar merupakan hal terbaik yang layak untuk kita panjatkan?Ingat. Hanya 1 (Satu) permintaan loh yang dikabulkan.

Guru kehidupan saya menceritakan sebuah kisah tentang seorang perempuan tua di Israel pada zaman Nabi Musa. Ketika itu, Musa sedang mencari-cari dimana letak makam Nabi Yusuf. Sudah sedemikian banyak orang yang beliau tanya. Namun tak seorang pun yang mengetahuinya. Dalam pencarian itu, kemudian Nabi Musa mendapatkan informasi bahwa ada seorang perempuan tua yang mengetahuinya. Kemudian, bersegeralah beliau menemui perempuan itu.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

“Demi Tuhan, aku tidak akan memberitahukan keberadaannya kepada siapapun,” kata perempuan itu saat ditanya dimana letak makam Nabi Yusuf. Ketika diberitahu bahwa yang bertanya itu adalah seorang Nabi, maka beliau pun berubah pikiran. “Baiklah, akan aku beritahu. Tetapi dengan satu syarat,” katanya. Nabi Musa bertanya apakah syaratnya. Maka perempuan itu menjawab bahwa dia akan memberitahukannya jika Nabi memberinya jaminan masuk sorga. Walah, kalau soal sorga, itu keputusan Tuhan. Beliau tidak bisa memberikan jaminan kalau perempuan itu bisa masuk sorga.

Adakah diantara Anda yang meminta masuk sorga, untuk pertanyaan saya diawal tulisan ini? Sebelum saya mendengar kisah ini, jawaban saya sendiri masih diseputar urusan materialistik duniawi. Sungguh berbeda 180 derajat dengan permintaan sang perempuan ini. Beliau sangat menginginkan sekali untuk masuk sorga, sehingga ketika hanya ada satu kesempatan untuk meminta; yang dimintanya adalah jaminan agar dia masuk sorga.

Nabi Musa tidak bisa memenuhi permintaannya. Tak ada sedikit pun kuasanya untuk menjamin seseorang bisa masuk sorga. Meskipun sangat penting mengetahui keberadaan makam utusan suci itu, namun beliau tidak bisa memenuhi syaratnya. Beliau pun mengadu kepada Tuhan agar diberikan jalan keluarnya. Setelah mendapatkan petunjuk, kemudian Sang Nabi kembali menemui perempuan tua itu. Lalu katanya;”Baiklah, engkau dijamin masuk sorga.” Perempuan itu pun senang mendengarnya. “Asal engkau pun mau mematuhi dan mengikuti petunjukku.”

Inilah rupanya kunci untuk mendapatkan sorga itu. Yaitu, tunduk dan patuh kepada ajaran Nabi. Bukankah para Nabi itu diutus Tuhan untuk memberi petunjuk kepada kita? Maka jika ingin kembali ke sorga, kita mesti mengikuti petunjuk Tuhan yang disampaikan melalui para Nabi. Aneh sekali jika kita mengharapkan sorga, sambil terus bertingkah dan berperilaku secara bertolak belakang dengan akhlak mulia mereka.

Kisah ini mengingatkan saya tentang tujuan utama mengapa kita terlahir ke dunia. Tentang apa yang menjadi tanggungjawab pribadi kita. Tentang jati diri kita. Bukankah kita percaya bahwa sesungguhnya leluhur kita – Adam – adalah pewaris sebuah tempat indah bernama sorga? Lalu beliau dan keturunannya terusir ke bumi untuk menjalani kehidupan sementara dengan misi; menunjukkan kepada Tuhan bahwa kita layak untuk kembali ke sorga. Kita semua berasal dari sorga. Namun untuk bisa kembali kesana, kita mesti bisa menunjukkan bahwa kita memang layak menjadi pewarisnya. Jika tidak, maka sorga tidak mungkin bisa kita klaim kembali.

Kisah perempuan yang menginginkan sorga ini mungkin tidak cocok sepenuhnya dengan realitas yang kita hadapi di zaman ini. Mungkin perempuan itu memang sudah terlalu tua sehingga dia tidak lagi tertarik pada dunia. Kita masih muda, sehingga masih banyak hal yang ingin kita raih. Mungkin perempuan itu tidak punya tanggungjawab untuk merawat orang lain. Kita masih punya keluarga yang harus dihidupi. Perempuan itu mungkin sudah tidak memiliki apapun yang layak untuk diperjuangkan. Sedangkan kita? Punya begitu banyak hal penting meski mesti bersaing dengan orang lain.

Tapi. Setidaknya kita bisa meniru orientasi perempuan itu. Yaitu dorongan batinnya untuk berkiblat kepada akhirat. Bukan keterikatan kepada urusan duniawi semata. Sebab apa yang kita lakukan di dunia, punya konsekeunsi langsung dengan apa yang akan kita dapatkan diakhirat. Jika kita beperilaku buruk di dunia, masak sih tempat kita diakhirat akan baik? Orang lain yang lebih banyak berbuat baik tentu lebih berhak mendapatkan akhirat yang baik. Seperti diisyaratkan oleh Nabi Musa itu. Beliau menjamin perempuan tua itu akan masuk sorga, asalkan dia mau mematuhi dan mengikuti petunjuk darinya.

Setelah Nabi Musa itu, Tuhan pun mengirimkan utusan demi utusan lain untuk menyempurnakan ajarannya. Dan melalui Nabi terakhir, Tuhan menitipkan sebuah firman berisi doa. Begini bunyinya; Robbanaa, aatinaa fiddunya hasanah, wafil aakhirati hasanah. Rasulullah mengajarkan kita untuk bermohon; “Ya Tuhan, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan pula di akhirat.” Melalui doa ini pula; Tuhan memperkenankan kita mengejar semua kebaikan di dunia. Silakan bersungguh-sungguh mengejar pencapaian di dunia. Namun. Tidak boleh melupakan kehidupan akhirat. Apa lagi sampai menganggap bahwa akhirat itu hanyalah hayalan belaka. Na’udzubillahi min dzalik. Dunia dan akhirat, itulah kebaikan yang kita dambakan. Begitulah doa yang kita panjatkan. Dan itu pula lah yang kita rindukan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bagaimana caranya? Antara lain dengan gigih berjuang melalui tindakan, perilaku, dan cara-cara yang sesuai dengan tuntunan Ilahi. Sebab. Mereka yang menghalalkan segala cara, mungkin akan mendapatkan dunia. Tapi kehilangan akhirat. Mereka yang hanya sembahyang belaka, mungkin mendapatkan akhirat. Tapi hidupnya didunia bisa melarat. Jadi, mari kita gigih memperjuangkan pencapaian dunia dengan cara yang disukai Tuhan. Insya Allah, kita akan bisa meraih bebaikan di dunia. Dan kebaikan pula diakhirat kelak. Sehingga keberhasilan didunia bisa kita dapat. Dan menjadi pewaris sorga, ketika kita pulang kelak. Insya Allah. Aamiin….

N.B: Butuh training untuk talenta muda di kantor Anda? “CAREER PLANNING & TOP TALENT DEVELOPMENT” adalah in-house program kami khusus untuk pengembangan Talenta Muda Rising Stars di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com untuk info lebih lanjut.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner.
Office: Wisma GKBI 39th Floor 021-5799-8028
Cell phone: 0812-1989-9737

Career Planning & Top Talent Development

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “S (=Spiritualism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Career Planning & Top Talent Development

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Pinterest

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.