Tuesday , December 19 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Beda Perlakuan

Beda Perlakuan

Profesi ini memberi saya kesempatan untuk bertemu dengan banyak karyawan dari berbagai perusahaan. Cerita mereka, sangat menarik. Salah satunya tentang beda perlakuan yang mereka rasakan.

Kita tidak bisa memungkiri hal itu. Faktanya, memang sering terjadi. Tapi. Saya mengajak teman-teman itu untuk memahami bahwa kita memang butuh perlakuan yang berbeda. Lho kok gitu?

Begini. Kita tidak selalu bisa menghindari pengambil keputusan yang diskriminatif. Bahkan kita butuh mereka. Kenapa? Karena diskriminasi merupakan salah satu fondasi dalam pengambilan keputusan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kalau ada 2 opsi, misalnya. Keputusan hanya bisa diambil secara fair jika ada faktor ‘diskriminan’. Jadi malah positif. Yang menjadikan beda perlakuan itu negatif buat kita adalah; ketika kita tidak mampu memiliki faktor diskriminan yang bernilai bagi sang pengambil keputusan.

Jadi. Dalam kebanyakan situasi. Bukan atasan atau perusahaan itu sumber masalahnya. Tapi kita. Kalau kitanya ‘bernilai’ buat mereka, maka mereka akan mengambil sikap yang berbeda. Mereka akan mengistimewakan kita dibandingkan dengan kolega lainnya.

Jujur saja deh. Anda kecewa pada beda perlakuan itu karena Anda berada di posisi tidak enaknya kan? Kalau Anda ada di posisi enaknya? Ehm… senenglah tentu saja.

Perhatikan, betapa relatifnya makna beda perlakuan kan? Dalam konteks pekerjaan, itu memang dibutuhkan. Karyawan yang unggul, memang harus diberi perlakuan yang berbeda dari kerumunan lainnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dikisahkan bahwa suatu hari Ummul Mu’mini A’isyah didatangi oleh seorang pengemis. Maka diberinya roti dan kurma. Lalu pengemis itu pergi.

Tak lama setelah itu, datang pengemis lain. Yang lebih sopan dan lebih baik perangainya. Maka A’isyah mempersilakannya duduk. Lalu memberi makan.

Setelah pengemis itu pergi, A’isyah pun ditanya; mengapa membedakan perlakuan kepada mereka?

Lalu A’isyah berkata;”Aku mendengar Rasulullah menasihatkan agar menempatkan orang sesuai dengan kedudukannya.”

Jadi. Kita sudah mesti memahami bahwa perbedaan perlakuan itu memang fitrah manusia. Kenapa Anda bisa menikah? Karena cewek yang Anda incer itu menilai Anda berbeda dari cowok-cowok lainnya yang ngedeketin dia kan? Cewek itu memperlakukan Anda secara berbeda.

Makna menempatkan orang sesuai kedudukannya dalam hadis diatas, tidak merujuk kepada status sosial loh. Orang terpandang dimuliakan. Rakyat biasa dihinakan. Bukan demikian. Kedua tamu Ummul Mu’minin itu sama-sama pengemis kan? Setara secara status sosial. Tapi ‘kualitas pribadinya’ yang berbeda itulah yang membedakan kedudukan keduanya.

Di kantor, Anda dengan kolega itu setara. Maka apa yang akan membedakan kedudukan Anda dari mereka yang levelnya sama itu? Perangai. Attitude kalau istilah umumnya. Lalu apa? Perilaku. Behavior, kita biasa menyebutnya. Lantas? Keterampilan kerja dong pastinya. Skill, nama kerennya. Itulah antara lain aspek-aspek penting yang akan menentukan kedudukan Anda di mata atasan dan para pengambil keputusan.

Boss gue lain Dang. Dia itu pake prinsip like and dislike!

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maka saran saya; temukan faktor diskriminan yang membuat boss Anda like. Lalu asah kemampuan Anda agar bisa menguasainya. Maka Anda bakal dijaganya.

Gimana kalau ‘like’-nya negatif? Kan ada juga orang yang begitu ya. Melanggar integritas atau nilai-nilai moral, misalnya.

Ada dua pilihan. Satu, bersabar karena belum tentu dia akan lama bersama Anda kan? Dua, bagusin diri Anda agar bisa mudah mengekspor diri ke departemen lain. Atau ke perusahaan lain. Dunia tidak sesempit daun kelor kan?

Takut? Ah. Kalau sudah dijalani mah, mungkin asyik-asyik aja. So. Be diferente my friend. Dengan membangun faktor diskriminan yang baik dalam diri Anda. Insya Allah. Perlakuan yang Anda dapatkan bakal berbeda. Dan. Hasilnya pun, bakal berbeda pula.

NB: “The art of communication is the language of Leadership” (James Hume). Program “Effective Communication Skills For Leaders” saya menggunakan Personality Assessment. Sistematis, dan aplikatif. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com untuk info lebih lanjut.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.
Office: Wisma GKBI 39th Floor 021-5799-8028
Cell phone: 0812-1989-9737

Training : Effective Communication Skills

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Valli Kane & Vagnini

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.