Tuesday , December 19 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Pindah Secara Baik-Baik

Pindah Secara Baik-Baik

Ada kalanya, kita harus pindah. Mungkin pindah rumah. Pindah Sekolah. Atau, pindah tempat kerja. Urusan rumah atau sekolah, biasanya tidak terlampau menjadi masalah. Karena kita tentu memilih rumah tinggal baru yang lebih menyenangkan, sementara rumah yang ditinggalkan pun tidak akan mengajukan keberatan apa-apa. Sekolah? Juga sama.

Tetapi pindah ke perusahaan lain, urusannya tidaklah sesederhana itu. Alasan berpindah, bisa bermacam-macam. Ada yang karena penawaran yang lebih baik. Karena kenaikan jabatan. Atau karena sudah tidak betah lagi bekerja di tempat yang sekarang. Kira-kira, alasan mana yang paling banyak ya? Apapun alasannya, jika pindah pekerjaan; sebaiknya kita lakukan secara baik-baik.

Sekitar tahun 1999 salah seorang teman di kantor saya pindah ke perusahaan lain. Dua tahun kemudian, perusahaan kami mengakuisisi perusahaan itu. Maka sekarang, status kepegawaiannya kembali sebagai karyawan di perusahaan yang ditinggalkannya 2 tahun yang lalu. Bayangkan; bagaimana seandainya teman saya itu dulu keluar dari perusahan kami secara emosional hingga meninggalkan kesan buruk bagi managemen. Tentu dia akan menuai buah yang pahit. Untungnya, dia keluar dengan cara yang baik. Maka ketika perusahaannya diakusisi, dia seperti keluarga yang pergi jauh lalu kembali lagi ke rumah.

Inilah salah satu contoh, bagaimana seseorang bisa mendapatkan konsekuensi yang baik dari kepindahan dengan cara baik-baik. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar cara kepindahan yang baik, saya ajak memulainya dengan memahami dan menerapkan 5 sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

1. Pindahlah dengan alasan yang positif. Apa alasan Anda pindah kerja? Ini penting sekali. Bukan jenis alasannya yang penting, melainkan kualitas dari alasan itu. Apapun alasannya, jika itu positif maka proses perpindahan Anda akan jauh lebih sehat dibandingkan jika Anda pindah karena sakit hati, kesal, muak, atau alasan-alasan negatif lainnya.

Pekerjaan kan bukanlah sesuatu yang bisa kita jalani hanya satu atau 2 hari. Kontrak kerja yang kita tandatangani bisa mengandung konsekuensi bertahun-tahun dimana setiap hari, waktu kita terikat disitu. Dan ditempat yang baru, tidak ada jaminan kita bakal terbebas dari masalah seperti ditempat kerja sebelumnya. Maka, memastikan alasan kepindahan yang positif bisa memperbesar peluang kita bekerja di tempat baru dengan tingkat kepuasan yang lebih tinggi. Jika tidak, bakal berulang lagi masalahnya.

2. Buang jauh-jauh sikap arogan. Kalau sudah mendapatkan tempat kerja baru, tidak jarang seseorang menunjukkan sikap arogan. Apalagi kalau disana gajinya lebih besar. Jabatannya lebih tinggi. Rasanya ingin sekali mengatakan; “lihat nih, ditempat lain gue lebih dihargai daripada disini!” Padahal, tidak perlu begitu-begitu amat kaleee…

Seperti halnya kita yang mudah kehilangan simpati kepada orang-orang yang arogan, maka teman-teman kita juga sama tidak sukanya pada sikap arogan kita. Mereka justru akan lebih respek jika kita yang berhasil mendapatkan tempat lebih baik ini bersikap lebih santun dan empatik. Lagi pula, kita ini belum tentu lulus probation 3 bulan pertama lho. Jadi, ya tetap jaga sikap sajalah, Brow….

3. Musnahkan kekesalan kepada siapapun. Ada kalanya kepindahan itu dilatarbelakangi oleh kekesalan kepada seseorang. Biasanya sih kepada atasan. Kecenderungannya, orang jadi besar kepala ketika sudah mendapatkan tempat kerja baru lalu secara tidak langsung menunjukkan kepada atasan buruknya; ‘tanpa elu gue bisa lebih maju!” Meskipun tidak terucap secara lisan, namun hal itu tercermin dalam perilaku dan aura yang disebarkannya ketika perpisahan.

Bagaimana seandainya atasan menyebalkan yang Anda benci ditempat kerja lama, juga pindah ke tempat kerja baru Anda 3 bulan kemudian?. Dan dia menjadi atasan Anda lagi? Matenglah kau. “Ah, tak mungkin itu!”. Baiklah. Tapi apakah Anda yakin jika ditempat kerja baru Anda tidak bertemu dengan atasan yang kelakuannya sama seperti beliau? Sudahlah, abaikan keburukan atasan Anda. Lalu pindahlah sambil menebarkan aura perdamaian.

4. Tinggalkan kesan positif dimata teman. Pekerjaan bukanlah semata-mata soal uang. Itu juga soal pertemanan. Setelah sekian tahun berinteraksi dengan teman, kelihatannya mereka sudah hampir menjadi mitra yang saling memahami. Tentu Anda punya kenangan indah dengan mereka. Jika tidak, kemungkinan Anda bukan teman yang baik buat mereka. Kan Anda bukan tipe teman seperti itu. Makanya, pastikan Anda meninggalkan kesan positif dimata teman-teman.

Karena pekerjaan sifatnya sementara, sedangkan persahabatan berlaku sepanjang masa. Apalagi jika Anda pindah ke kompetitor atau perusahaan di industri yang sama. Dunia ini kecil, Brow…. Mungkin kita akan bertemu dengan orang yang itu-itu juga. Kalau kita meninggalkan kesan positif itu, mereka akan memandang kita baik; bahkan sekalipun sekarang kita bersaing di pasar.

5. Berikan terimakasih tulus pada perusahaan. Ada juga orang yang lupa bahwa perusahaan telah memberikan banyak hal kepada dirinya. Perusahaan telah menerimanya ketika dia masih culun beberapa tahun lalu. Kemudian dididik, dilatih, dikembangkan sehingga menjadi pegawai terampil. Bahkan naik jabatan pula. Tapi, orang ini tidak melihat semua itu sebagai kebaikan perusahaan.

Makanya, waktu pindah pun dia sama sekali tidak memandang lagi kebaikan perusahaan. Padahal, jika waktu dia yang masih culun itu tidak diterima disini; dia belum tentu bisa menjadi sesukses saat ini. Tidak usah begitulah, Brow… Mari secara lapang dada mengakui bahwa semua pencapaian ini bisa kita raih sedikit banyaknya atas fasilitas dan peluang yang diberikan perusahaan. Wajar jika berterimakasih secara tulus atas semua yang pernah kita dapatkan disini.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Pindahlah, jika Anda memang harus pindah. Tapi juga perlu disadari bahwa; kita tidak pernah benar-benar tahu apakah tempat baru kita itu lebih baik dari tempat yang kita tinggalkan atau tidak. Boleh jadi, kita menghadapi situasi yang lebih buruk. Sama buruk. Atau mungkin lebih baik. Yang jelas; segalanya sangat mungkin.

Terkait soal ini, Rasulullah mewariskan sebuah doa sebagaimana tertera dalam firman Allah surah 17 ayat 80 ini:”Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar. Dan keluarkanlah aku ke tempat keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu Tuhanku, kekuatan yang dapat menolong.”

Semoga kepindahan kita membawa hikmah dan penuh berkah, ya. Insya Allah.

NB: “The art of communication is the language of Leadership” (James Hume). Program “EFFECTIVE COMMUNICATION FOR LEADERS” saya menggunakan Personality Assessment. Sistematis, dan Aplikatif. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com untuk info lebih lanjut.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner.
Office: Wisma GKBI 39th Floor 021-5799-8028
Cell phone: 0812-1989-9737

Training : Effective Communication Skills

Catatan Kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Career Planning & Top Talent Development

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:clker.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.