Saturday , November 18 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Securing Job Security

Securing Job Security

Job security menjadi perhatian serius akhir-akhir ini. Seiring dengan semakin banyaknya pekerjaan yang menghilang. Dan semakin seringnya terjadi PHK. Lalu kita bertanya; apakah profesi yang saya geluti akan tetap ada?

Para pekerja profesional harus sadar atas apa yang terjadi dengan dunia yang terus bergolak baik secara politik, ekonomi, terlebih lagi pesatnya perkembangan teknologi. Bukan untuk menjadi gundah. Melainkan agar semakin waspada bahwa segala kemungkinan bisa terjadi kapan saja.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Lucunya kita masih berkelit dengan penyangkalan. Bahwa itu tidak terjadi. Dan tidak akan terjadi. PHK misalnya, sering dianggap mengada-ada. Bukan beneran ada. Padahal, preparing lebih baik daripada nyangkaling.

Kalau soal peran negara, saya salut pada pemerintah China. Mereka lakukan apapun demi menjamin rakyatnya mendapatkan pekerjaan. Bahkan ketika di negerinya sendiri kesulitan, mereka membuka jalan migrasi dan bekerja di negara-negara lain dengan mudahnya. Pemerintah Indonesia, perlu meniru kepedulian seperti itu terhadap masa depan pekerjaan rakyatnya sendiri.

Di tingkat individu, kita mesti belajar menyesuaikan diri. Memang tidak menyenangkan. Tapi ketidaknyamanan yang kita rasakan hanya bersifat sementara. Terjadi karena kita berada tepat di tengah zaman perubahan. Kita, terjepit persis di pusaran masa transisi antara zaman lama dan zaman baru.

Perubahan sendiri saja berasa nggak nyaman. Apalagi jika dikombinasikan dengan masa transisi begini. Pasti perih. Satu hal yang perlu kita camkan bahwa; hilangnya sebuah profesi dalam suatu industri, akan digantikan dengan munculnya profesi baru. Bahkan industri yang sepenuhnya baru. Tugas kita adalah memastikan agar kompatibel dengan profesi dan atau industri baru itu.

Penampilan driver taksi online kali ini menarik perhatian. Rapi, kelimis, kalem. Dia bukan sembarang orang, demikian saya membatin.

“Maaf kalau ada yang kurang pak,” dia membuka pembicaraan. “Kenapa rupanya?” Saya merespon.

“Maklum baru satu bulan pak.” Jawabnya. Ah, biasalah. Kan new kids on the block selalu ada. Nyantai aja. “Korban PHK, pak…” tambahnya. Kalimat itu membuat syaraf kesadaran saya aktif.

Saya mendengar ceritanya disela kemacetan trafik Jakarta. Sambil membayangkan betapa tidak mudahnya menyesuaikan diri dengan keadaan yang tidak direncanakan. Terlebih dari kondisi serba wah, berpindah kepada keadaan yang sebaliknya.

Saya bisa membayangkan situasi driver itu. Mantan manager di sebuh PMA. Dan saya tahu persis industrinya karena – tanpa sepengetahuan dia – saya pernah berkarir di bidang yang sama.

Itu adalah tipe industri dimana hotel bintang lima menjadi tempat yang agak membosankan. Bahkan di posisi tertentu, buku paspor cepet penuh. Lebih sering ketemu pramugari daripada anak istri. Saya tahu itu.

Perusahaan PMA tempat driver ini bekerja, punya 800an karyawan. Itu sebelum lebaran kemarin. Selepas lebaran, karyawannya tinggal 200an. Kemana? You tell me.

Kisah driver ini merupakan contoh nyata bahwa ketika sebuah profesi menghilang, akan muncul profesi lainnya. Tugas kita adalah memastikan bahwa kita, kompatibel dengan oportuniti baru. Sehingga walaupun kehilangan profesi lama; kita masih bisa menggeliat dengan lincah.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kalau berkenan mendengar cerita mereka, Anda akan menemukan bagaimana shifting profesi terjadi. Ada yang secara sukarela. Ada pula yang terpaksa. Walau memang ada juga yang memilih diam saja. Antara lain karena gaji pada pekerjaannya dimasa lalu sudah tinggi. Puluhan juta sebulan. Maka kurang top kalau kerja recehan.

Tapi sebagai kepala keluarga, kita butuh nafkah. Walaupun pada awalnya yang baru ini tidak seindah yang lama; minimal bisa bertahan meski di titik terendah. Lalu, pelan-pelan mengatur strategi dan mengolah daya diri hingga kelak, bisa berdiri tegak lagi. Insya Allah.

NB: Saya punya program training “CONNECTING & COLLABORATING (THE POWER OF SYNERGY)” lho. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

Training – DeKa

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:kingpinlifestyle.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.