Monday , December 18 2017
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Customer First – Really?

Customer First – Really?

Hidup matinya bisnis setiap perusahaan ditentukan oleh order dari pelanggannya, betul ya? Walaupun perusahaannya keren dan produknya bagus; kalau tidak ada pelanggan yang mau beli, bakal bangkrut juga ya. Pelanggan itu, sangat penting.

Tidak ada yang menyangkal fakta itu. Makanya, kemudian banyak perusahaan yang menerapkan prinsip ‘Customer First’. Pelanggan adalah yang paling utama. Sehingga semua sumberdaya penting perusahaan didedikasikan kepada pelanggan.

Sayangnya, tidak sedikit leader yang miss-leading. Karena prinsip Customer First itu, employee-nya kurang mendapat perhatian. Yang penting customer happy tanpa mempedulikan apakah mereka bahagia atau tidak. Asal pelanggan senang, selesai urusan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Cara pandang itu, terbalik. Bukan customer yang harus menjadi prioritas pertama untuk dibuat happy. Melainkan pegawai kita. It is not Customer First. It should be Employee First.

Hloh, kok bisa? Bukan bisa, melainkan begitulah mekanisme alamiahnya. Begini mekanismenya:

Hanya orang yang bahagia yang bisa membuat orang lain bahagia. Orang yang tidak bahagia, tidak akan bisa membuat orang lain bahagia. Maka bagaimana mungkin karyawan yang tidak bahagia membuat pelanggannya bahagia?

Jika tujuan utamanya adalah membuat pelanggan happy, maka jalan yang paling rasionalnya adalah; buatlah karyawan Anda happy. Maka mereka akan bergembira ketika melayani para pelanggannya. Dan orang yang melakukan pekerjaannya dengan gembira, akan membuat hari-hari kerjanya cerah dan ceria. Bahkan boleh jadi, meriah juga. Bakal indah hari-hari kerjanya.

‘Layani pelanggan dengan sepenuh hati’, bukankah itu yang menejemen titahkan kepada para karyawannya? Betul. Maka menejemen perlu lebih menyadari bahwa; jika dan hanya jika hati karyawan penuh dengan kebahagiaan saja prinsip ‘pelayanan sepenuh hati’ itu memiliki arti. Karyawan yang hatinya merana? Nggak bakal bisa melayani sepenuh hati dalam definisi yang sebenarnya.

Jadi apa point pentingnya? First, we must serve our employee at our best. Kita, para leader yang harus pertama-tama melayani anak buahnya dengan pelayanan terbaiknya. Bukan sebaliknya.

Contoh sederhana. ‘Berilah senyuman tulus kepada pelanggan Anda’, demikian nasihat setiap atasan. Tapi coba perhatikan dikantor Anda. Siapa yang paling renyah senyumannya ketika karyawan saling berinteraksi dalam keseharian kerja; atasankah? Atau bawahannya? Harus atasan yang duluan. Idealnya, sama-sama alias barengan. Tapi sayangnya, para atasan sering menjadi si raja dan ratu juteknya kan?

Ah, teori kamu Dang. Dengan pimpinan jutek pun perusahaan kami perform bagus!?

Iya, kalau ukurannya angka-angka jangka pendek. Patokannya produk terjual, target tercapai. Tapi kalau patokannya customer Anda happy, bagaimana bisa sedemikian pede-nya menyatakan kalau itu tercapai?

Lah. Buktinya mereka repeat order. Ya happy dong?!

Weis. Kleru, rek. Anda membeli produk pun tidak selalu karena suka pada pelayanannya kan? Mungkin karena butuh banget, DAN belum menemukan alternatif source yang lain. Betul? i.i.i.y.a.

Pelanggan yang membeli tapi tidak dilayani oleh karyawan yang hepi, tinggal nunggu waktu untuk pergi. Begitu ada alternatif provider lain; gone.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Sedangkan karyawan yang Anda perlakukan dengan dignity, adalah orang-orang yang bisa Anda andalkan untuk menjaga agar customer itu happy being with you. Karyawan yang hepi akan berusaha sekuuuat tenaga, membuat para pelanggan Anda setia. Bukankah itu yang disebut sebagai ‘fundamental’? Fondasi yang mengokohkan segala hal yang ‘kelihatan’.

So let’s sump up. If you are a leader, start to serve your subordinates at your best. In return, they will serve your customers on your behalf; for your interest. At best.

Shall we start now? Hayu.

N.B: Yang sedang happening saat ini adalah Games Management “SERVING THE EMPEROR’S DINNER”. Ajak para leader di kantor Anda untuk bermain Games Bisnis ini. Hubungi 0812-1989-9737 email dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner

Training – DeKa

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Training : Effective Communication Skills

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:thinkitb.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.