Tuesday , February 20 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Sepandai-pandainya Tupai

Sepandai-pandainya Tupai

Saya menggunakan ungkapan diatas untuk memahami, mengapa seseorang bisa gagal melakukan sesuatu yang sudah menjadi keahliannya?

Anda, misalnya. Sudah ahli dalam suatu bidang tertentu. Tapi suatu kali, gagal melakukannya. Padahal itu penting sekali buat Anda. Lalu Anda bertanya ‘WHY?!’.

Saya, mengalami hal itu baru-baru ini. Menyakitkan sekali rasanya ketika gagal dalam bidang yang justru selama ini menjadi keahlian utama kita. Makanya, tidak mudah menerima kegagalan seperti itu. Bahkan tidak sedikit orang yang terpuruk akibat mengalami kegagalan yang ‘unacceptable’ kan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Saya, tidak mau terus terpuruk. Saya ingin bangkit lagi. Dan bersiaga kembali untuk ‘berjuang’ lagi. Kali ini, tanpa kegagalan menyakitkan seperti kemarin. Maka saya pun mengadu. Kepada Allah saja. Karena sebaik-baik tempat mengadu itu Allah. Bukan eyang Facebook.

Dalam perenungan itu, kemudian saya teringat bahwa; bahkan tupai yang terampil melompat saat memanjat saja bisa terpeleset. Maka mengapa mesti heran jika kita mengalami kegagalan?

Lumayan tuch, ganjalan dihati saya mulai berkurang. “Iya ya, kenapa mesti sedih berkepanjangan. Da manusia mah tidak sempurna atuh. Wajarlah sesekali gagal mah. Asal jangan keterusan saja. Makanya bangkit lagi saja.”

Konon, tupai tidak jatuh 2 kali loh. Makanya, saya tidak ingin gagal untuk kedua kalinya pada arena yang sama. Kelak kalau masuk kesana lagi, tidak boleh gagal lagi. Maka, perenungannya saya teruskan. Kali ini dengan bertanya;”Kenapa tupai sampai jatuh?” Dan saya temukan 3 penyebab utamanya.

Pertama, karena lelah. Tupai yang lelah, tidak bisa mencengkeram pijakan. Sehingga dia terpeleset, lalu jatuh. Manusia yang mengalami kelelahan juga rawan mengalami kegagalan.

Maka untuk kasus ini, penyelesaiannya adalah; istirahat yang cukup. Tubuh kita, punya hak untuk istirahat. Dan beristirahat itu, tidak sama artinya dengan membuang-buang waktu. Beristirahat itu; memberi tubuh apa yang menjadi haknya.

Kelelahan bisa menimbulkan dampak dari hal kecil seperti berkuranya konsentrasi, hingga mengalami kejadian fatal. Kecelakaan kerja, misalnya; sering terjadi bukan karena jenis pekerjaannya berbahaya. Melainkan karena tubuh mengalami kelelahan sehingga tidak sigap menjalankannya.

Perlu dipahami juga bahwa kelelahan tubuh, tidak berhubungan langsung dengan beban kerja. Kelelahan, justru sering diakibatkan oleh aktivitas lain yang tidak produktif.

Nonton bola sampai pagi, misalnya; merupakan hal umum yang banyak kita temui. Kecanduan game online juga. Kurangi aktivitas yang tidak produktif. Agar tubuh mendapat cukup istirahat. Sehingga badan terasa segar dan bugar untuk berkarya secara optimal.

Kedua, karena lengah. Tupai yang terlampau pandai, jadi kurang hati-hati saat memanjat. Manusia, kalau sudah terampil; punya kecenderungan menganggap enteng pekerjaannya.

Dia tidak bermaksud meremehkannya. Sekedar merasa selama ini juga bisa menanganinya dengan mudah dan tanpa masalah. Ibaratnya, sambil mengedipkan mata juga bisa. Ceteklah.

Ketika saya mengalami kegagalan itu, rasanya sulit menerimanya. Why? Why? Why? Tapi kemudian saya menemukan bahwa, kesuksesan terus-menerus membuat kita lengah. Maka tidak masalah jika sesekali gagal. Agar kembali waspada, dan tidak lengah lagi.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ketiga, karena Allah memang menghendaki tupai itu jatuh. Bukti bahwa kita sepenuhnya tunduk dan patuh kepada Allah adalah; ketika kita menerima saja apapun ketentuan yang digariskanNya.

Jika semua persiapan dan ikhtiar sudah dilakukan secara maksimal, namun Allah berkehendak lain. Maka jalan terbaiknya adalah; mempersilakan Allah bertindak sesuai kehendaknya.

Alhamdulillah, melalui perenungan itu; luka batin saya pun sembuh. Anda juga kan? Insya Allah.

NB: Saya punya program “CONNECTING & COLLABORATING (THE POWER OF SYNERGY)” lho. Cocok untuk sisipan acara RAKER di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:lovethesepics

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.