Sunday , June 24 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Orang Hidup Itu….

Orang Hidup Itu….

Apa yang membedakan orang hidup dengan orang yang mati? Banyak. Tapi satu hal yang pasti adalah; orang mati tidak mengerjakan apapun. Maka orang hidup, mesti berkarya. Jika tidak, maka apa bedanya dengan orang mati???

Berkarya itu, sama sekali berbeda dengan ‘melakukan sesuatu’. Karena walaupun ada bedanya dengan orang mati, tidak sedikit orang yang sibuk; tapi kesibukannya tidak menghasilakan apapun selain menghabiskan waktu dan menguras tenaganya saja. ??

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Berkarya, ditandai dengan adanya ‘hasil karya’. Kalau tidak ada hasilnya, maka walaupun jenis tindakannya baik; tetap saja kayak orang mati. Yaitu, tidak menghasilkan apapun yang bermanfaat bagi dirinya, bagi keluarganya, bagi lingkungan disekitarnya.??

“Aku sudah berusaha sekuat tenaga. Serius. Sungguh-sungguh. Tapi hasilnya nyaris nggak kerasa. Malah banyak gagalnya.” Mungkin ada yang merasa demikian. Kerja kerasnya tidak membuahkan hasil sesuai harapan. “Apakah aku masih seperti orang mati?”??

Bisa jadi demikian. Karena walaupun proses itu penting, tapi apa artinya proses jika tidak menghasilkan. Bukankah demikian? Lalu. Bagaimana caranya supaya kita bisa berproses hingga menghasilkan? Ada jurus dan kuda-kudanya? Ada.??

Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa; “Semua orang yang hidup, pada hakekatnya adalah mati. Kecuali orang yang berilmu…” Maka jelas sekali, walaupun kerja keras. Tapi kalau kerjanya tanpa ilmu, hasilnya nggak bakal jelas. So, kuasai ilmunya sob. Maka apa yang kita lakukan, pasti menghasilkan. Logis ya? Iya.??

“Dang, jangan meremehkan ilmu gue! Gue ini lulusan institut blablabla ndung!” Mungkin ada yang merasa demikian. Maaf atuh yah.??

Tapi, Imam Al-Ghazali pun menambahkan; “Orang yang berilmu itu, pada hakekatnya tertidur.” Maksud eloh? “Kecuali orang yang mengamalkan ilmunya.”??

Kebenaran nasihat sang imam tidak terbantahkan. Lihat saja. Betapa banyak orang yang sudah susah payah kuliah, tapi ilmunya nggak dipake. Betapa banyak pula orang yang ikut training. Tapi sehabis training, ilmunya menguap begitu saja. Maka percuma punya banyak ilmu. Kalau ilmu itu kagak dipake.??

“Lah. Elo sendiri nggak dipake tuch ilmu kuliahannya Dang!” Teman-teman satu kampus yang tahu profesi saya, pasti tahu persis soal itu.

Tapi, boleh saya informasikan bahwa; selama 12 tahun awal profesi saya, dijalani di industri yang 100% sesuai dengan jurusan keilmuan yang saya ambil waktu kuliah.??Kalau sekarang profesi saya jauh melenceng, itu antara lain karena selama belasan tahun setelah lulus kuliah; saya mendapatkan kesempatan mempelajari banyak bidang ilmu lainnya.??

Lalu. Bagaimana jika selama ini kita sudah ‘mengamalkan’ ilmu dalam pekerjaan kita, namun hasilnya ya kok tetap ‘senyap’???

Pertama, hasil yang pas-pasan itu kan juga hasil. Alhamdulillah dulu dong. Kemudian ngaca lagi; jangan-jangan kitanya aja yang nggak bisa mengelola hasil yang kita dapatkan. Bukankah orang yang bergaji 20 juta sebulan pun masih sering meriang ketika tiba tanggal jatuh tempo bayar cicilan dan tagihan? Halah…??

Kedua. Sudah kerja keras, dengan ilmu pula. Tapi belum dapat sesuai harapan. Rasanya semua hal sudah dilakukan. Kenapa masih begini???

Nah. Mari kita renungkan kelanjutan nasihat Sang Imam; “Dan orang yang mengamalkan ilmunya, pada hakekatnya tertipu.” Hloh. Kok tertipu? “Kecuali orang yang ikhlas.”??

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Sob. Orang hidup seperti kita memikiki kewajiban untuk berkarya. Dan. Tentu saja berkaryanya mesti pake ilmu pula. Tapi sebehat apapun kita, ada batasnya. Yang boleh jadi batasan itu memisahkan kita dengan apa yang kita impikan dan dambakan.??

Maka hanya orang yang iklas saat berkarya dengan mengerahkan segenap ilmunya saja yang bakal tenteram hati. Dan, keikhlasan pula yang membuat kita menyadari; betapa pengasih dan penyayangnya Allah ta’ala kepada kita. Alhamdulillah. ??

NB: Kalau kantor Anda ada rencana menambah ilmu para karyawannya, mungkin saya bisa membantu dalam beberapa aspek tertentu. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Selamat hari Jumat sahabat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
www.dadangkadarusman.com

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Mungkin perusahaan Anda akan cocok juga dengan materi dan metode pelatihan saya. Hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “S (=Spiritualism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Jewel92

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.