Tuesday , December 11 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Belajar Merasakan VUCA

Belajar Merasakan VUCA

Mengetahui suatu hal yang penting itu bagus ya. Tapi kalau sekedar tahu saja, maka kurang bermakna nilainya. Tentang VUCA, misalnya. Terminologi itu sudah populer. Jadi kalau ditanya apa itu VUCA, banyak yang bisa menjelaskannya. Tapi. Kalau ditanya, bagaimana rasanya berada pada situasi VUCA; tidak banyak yang benar-benar memahaminya.

Nah, level pahaman itu yang tadi malam saya bangun bersama salah satu klien. Eits, ini bukan pemahaman secara kognitif Mas Bro. Melainkan pemahaman yang dihasilkan dari emotional experience. Paham bukan dengan mengetahui lewat otak. Melainkan dengan ‘merasakan’ melalui hati.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bisa gitu? Bisa dong. Gimana caranya? Ya belajarnya bukan dengan mendengar, melihat atau membaca doang. Melainkan dengan ‘mengalami’ sendiri. Dalam konteks kelas pembelajaran, saya mengajak mereka memainkan simulasi bisnis.

Maka D-BEST (Disruptive Business Environment Simulation Trivia) pun kembali tayang. Kali ini, bertempat di hotel Aryaduta Jakarta. Pesertanya, Direksi dan Team Transformasi organisasi sebuah BUMN.

Belajar ‘merasa’ itu penting. Supaya tingkat urgensinya menelusup hingga ke lubuk hati. Kalau hati sudah disentuh, biasanya lebih kokoh dorongan untuk melakukan perubahan dan mengambil tindakannya.

Apalagi dalam konteks disrupsi. Kita tidak tahu apa yang sedang direncanakan oleh kompetitor kita. Kita juga tidak tahu, kapan mereka akan menyerang kita. Kenapa? Karena dalam era disrupsi, lawan kita tidak benar-benar kelihatan.

Itulah sebabnya timbul unsur kejutan atau ‘surprise’ dalam kehancuran banyak perusahaan besar. Dan karena datangnya serangan lawan tidak terperkirakan, maka hal itu terjadi bisa tiba-tiba. Itu yang disebut ‘sudden’.

Nah, banyak pemimpin perusahaan yang tidak paham hal itu. Demikian pula halnya dengan team strategic mereka. Mereka mengira sudah membuat rencana strategis yang tepat. Padahal ternyata tidak relevan dengan situasi pasar VUCA tadi.

Mereka merasa aman. Tapi tahu-tahu market sudah berubah banyak hingga mereka tidak lagi bisa mengikuti pergeserannya. Itu, yang disebut Shifting. Bisa dibayangkan kan, bagaimana mengantisipasi situasi yang sudah terjadi tanpa didudga seperti itu?

Bisa nggak, mengantisipasi kejadian sepetti itu? Ya nggak bisa. Yang namanya ‘antisipasi’ dipersiapkan sebelum sesuatu terjadi. Iya kan? Lha kalau sudah terlanjur kejadian, bukan antisipasi namanya. Apa dong? Jenenge babak belur. Maka tak heran jika banyak perusahaan yang selama puluhan tahun menguasai pasar bisa bangkrut hanya dalam hitungan minggu.

Makanya, ajak para leader untuk aware dengan VUCA bukan sekedar dalam tataran tahu secara kognitif. Melainkan merasakan secara emosi. Dengan begitu mereka mempunyai tingkat urgensi yang tinggi untuk berubah. Apa yang mesti berubah? Apa pun yang relevan dengan masa depan perusahaan di zaman disruptive.

Kalau hanya tahu teori, biasanya kurang kuat komitmennya. Tapi kalau sudah bisa ‘merasakan’ bakal beda banget responnya karena didalamnya ada semacam penghayatan.

Hal itu tidak hanya berlaku untuk urusan VUCA. Untuk hal penting lainnya pun sama. Bahwa ‘merasakan’ jauh lebih berdamapak daripada sekedar mengetahui.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan misalnya. Atasan yang pernah mengalami sendiri pahit getirnya menjalani tugas anak buah bakal lebih bisa memahami. Dibanding atasan yang ujuk-ujuk blek aja dinaikin pangkatnya disitu.

Sebagai anak buah juga sama. Seorang staff yang mau ‘cape’ dengan tugas tambahan biasanya mempunyai wawasan dan pengalaman yang lebih luas dibandingkan karyawan yang cuma mau ngerjain jobdesc doang. Maka tidak mengherankan jika karirnya pun bisa berkembang lebih kinclong dan cemerlang.

N.B: Pelatihan bertema DISRUPTION kan biasanya disajikan ceramah, ya. Kalau saya, membawakannya melalui Simulasi D-BEST (Disruptive Business Environment Simulation Trivia). Leaders di kantor Anda, sudah mencobanya? Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Training : Effective Communication Skills

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar: Dokumentasi Pribadi

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.