Tuesday , September 25 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Mencari Profesi Idaman

Mencari Profesi Idaman

Apa sih profesi impian itu? Profesi yang kerjaannya menyenangkan dan bayarannya memuaskan. Tentu tidak mudah mendapatkan profesi seperti itu. Makanya tidak banyak orang yang berhasil meraihnya. Kebanyakan orang harus puas dengan pekerjaan apa adanya. Dan bayaran ala kadarnya.

Kenapa? Karena rendah kemampuannya? Saya kira bukan. Karena tidak ada pekerjaan impian itu? Tidak juga. Penyebab utamanya bukan itu. Melainkan cara pandang yang keliru terhadap profesi itu. Maksudnya?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Begini. Banyak orang yang secara keliru mengira profesi impian itu sebagai ‘barang jadi’. Seperti mau beli baju. Cari yang cocok, lalu langsung pakai. Padahal tidak begitu. Mana ada orang yang cari kerja langsung dapat pekerjaan yang menyenangkan dengan bayaran yang bikin senang alang kepalang?

Kita, memulainya dari posisi atau bahkan peran yang tidak asyik sama sekali. Bayarannya pun sekedar pas-pasan. Tapi kita menguatkan diri menjalaninya. Kemudian pelan-pelan kita membangun reputasi dan meningkatkan kualitas diri. Setelah itu karirnya menanjak naik setingkat demi setingkat. Barulah kemudian berubah menjadi profesi yang kita impikan.

Orang, sering tidak memahami proses ini. Bahkan sekalipun paham, sangat sedikit yang bersedia menjalaninya dengan sabar dan gigih. Seperti ditunjukkan Jimmy Palmer ketika membujuk Ryan yang hendak bunuh diri dalam film NCIS S14.

Adegan dialog antara orang yang mau bunuh diri dengan petugas penyelamat memang sudah biasa. Tapi isi dialognya, bisa tidak biasa. Seperti dialog Ryan dan Mr. Palmer itu.

Ryan, frustrasi dengan karirnya yang tidak kunjung membaik. Bahkan dia baru saja kena PHK. Impiannya untuk menjadi arsitek terkenal pun sirna. Dialog jadi semakin menarik karena Jimmy Palmer bukanlah seorang negosiator. Dia menolong Ryan secara sepontan.

‘Obrolan’ mereka jadi natural banget. Karena tanpa ilmu negosiasi khas polisi, Jimmy justru bisa leluasa mengeksplorasi kemampuannya dalam berempati. Dia pun bercerita tentang perjalanan karirnya di NCIS.

“Tapi kamu mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.” Demikian Ryan mengatakan. Seperti kebanyakan orang lainnya; Ryan mengira bahwa orang lain mendapatkan profesi impiannya. Sedangkan dirinya sendiri; tidak.

Jimmy kemudian menceritakan bahwa sebagai lulusan sekolah kedokteran, pekerjaan itu sama sekali bukanlah pekerjaan ideal baginya.

Zaman sekarang, sekolah itu susah. Banyak biaya pula. Lalu setelah lulus, kita tidak mendapatkan pekerjaan ideal itu. Maka tak sedikit orang yang seperti Ryan, merasa bahwa pekerjaan yang didapatkannya tidak sepadan dengan perjuangan selama kuliah. Sudah mah kuliahnya susah, eh bayarannya juga nggak bisa menutupi biaya yang dihabiskan untuk meraih selembar ijazah.

Jadi, Jimmy kecewa dengan pekerjaannya? Tidak. Inilah yang membedakannya dengan Ryan dan kebanyakan profesional lainnya. Mr. Palmer menemukan bahwa pekerjaan itu memberinya kebahagiaan. Yang membuat setiap hari memiliki arti. Sehingga dia bisa bangun pagi dengan energi yang sedemikian besarnya. Kenapa? Karena hari itu, dia akan melakukan pekerjaan yang membahagiakannya.

Kehidupan para profesional banyak yang penuh ironi. Punya pekerjaan. Tapi nggak hepi. Maka hari-hari kerjanya menjadi beban. Sehingga tidak mungkin seluruh kapasitas dirinya didayagunakan.

Bagaimana dengan Jimmy? Karena dia bahagia, maka dia dengan senang hati dan sukarena mengerahkan segalanya. Demi profesi yang digelutinya. Lalu. Desikasi itu membawa dia kepada satu titik dimana ketika dokter Mallard pensiun, Mr. Palmer menjadi penggantinya sebagai orang nomor satu yang menangani otopsi.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kisah itu menegaskan bahwa profesi impian itu bukan dicari dan ditemukan. Melainkan dirancang dan dibangun. Sehingga ukurannya. Dan modelnya. Benar-benar sesuai dengan ukuran, dan kapasitas diri kita.

Masih mencari profesi idaman? Mari berhenti mencari, teman. Lalu mulai merancang. Dan membangunnya sendiri.

N.B: Training “TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM” saya cocok untuk karyawan potensial di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 email dkadarusman@yahoo.com
 
Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

Turning Potential Power Into Professionalism

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Moneymakewise

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.