Monday , April 23 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Berpotensi Tinggi Tapi Jalan Ditempat

Berpotensi Tinggi Tapi Jalan Ditempat

Coba cek proses rekrutmen di perusahaan Anda. Apakah kantor Anda menerima saja siapapun orang yang datang untuk melamar pekerjaan? Tentu tidaklah. Pasti ada proses seleksi terlebih dahulu. Dan boleh jadi, sistem seleksinya ketat sekali. Makanya, hanya orang yang memiliki kualifikasi dan potensi yang tinggi yang diterima kerja disana. Apakah saya benar soal ini?

Jika benar demikian, maka semua karyawan dikantor Anda adalah orang-orang yang memiliki potensi diri yang tinggi. Tapi. Coba cek lagi. Berapa banyak yang berhasil mengembangkan karir atau kompetensinya? Sedikit. Hloh. Jadi kemana sebagian besar lainnya dari orang-orang yang berpotensi tinggi itu?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ayo. Bantu saya menemukan jawaban atas pertanyaan ini: “Mengapa banyak orang potensial tapi karirnya tidak berkembang?” Sudah dijawab? Baik. Kunci jawaban Anda.

Bukan hanya Anda yang saya minta menjawabnya. Banyak orang lainnya juga loh. Sekarang, mari kita buka-bukaan jawabannya. Juara jawaban yang terbanyak adalah ini; “tidak diberi kesempatan untuk berkembang”. Apakah jawaban Anda juga demikian?

Now you have to be honest. Bahwa. Kesempatan itu terpampang di depan mata. Tapi hanya sedikit orang yang mau ‘mengambil’ kesempatan itu. Sedangkan sebagian besar lainnya maunya ‘dikasih’ kesempatan tersebut. Did you get my point? Good.

Jawaban populer kedua adalah ini: “Atasan pilih kasih”. Apakah ini juga jawaban Anda?

Well sah saja sih. Tapi pahamilah bahwa frase ‘pilih kasih’ itu sama subyektifnya dengan ‘menganggap’ bahwa atasan Anda pilih kasih. Itu cuma perasaan elo aja kaleee. Soalnya atasan elo nggak ngerasa begeto. Dia bukan pilih kasih.

Dia, hanya lebih banyak bekerja bersama anak buah yang pro aktif, dan selalu siap diberi penugasan yang berat sekali pun. Dia nggak begitu ke anak buah yang hitung-hitungan. Itu yang elo anggap pilih kasih?

Jadi apa dong penyebab begitu banyak orang potensial tidak berhasil mendayagunakan potensi dirinya untuk meraih pencapaian tinggi dalam karirnya?

Nah mari kita kaji. Banyak orang yang tidak puas dengan bayaran atau gaji dan imbalan yang diterimanya saat ini. Tidak sedikit pula yang berprinsip; kalau nggak ada duwitnya ngapain cape-cape ngerjain begituan. Yang penting kerjaan gue udah beres dong.

Walhasil. Dia kerja stadard-standard aja. Padahal. Pencapaian tinggi hanya untuk mereka yang berkinerja tinggi. Berdaya saing tinggi. Berdaya juang tinggi. Berdedikasi tinggi. Dan ber-ber tinggi lainnya. So. Bagaimana mungkin mereka yang mau bekerja extra-ordinary jika dan hanya jika ada dowetnya mampu meraih pencapaian tinggi?

Kesimpulan satu: duwit, adalah faktor penyebab nomor satu kenapa orang yang memiliki potensi tinggi hanya bisa menjadi kerumunan saja.

Berikutnya apa lagi? Masih ingat jawaban kedua terbanyak dari pertanyaan saya tadi? Atasannya pilih kasih katanya. Perusahaannya nggak menerapkan sistem yang fair kata yang lainnya.

And you know what? Pendapat itu mengantarkan kita kepada kesimpulan kedua yaitu; kebanyakan orang menggantungkan masa depan karirnya kepada orang lain atau pihak lain.

Mereka menunjuk hidung orang lain untuk bertanggungjawab terhadap kebantatan karir atau kompetensinya. Dan tidak mereka miliki kebesaran jiwa untuk mengakui bahwa; dia sendirilah yang seharusnya bertanggunjawab pada dirinya sendiri. Bukan atasannya. Bukan perusahaannya. Bukan pihak lainnya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Lalu. Bagaimana dong caranya supaya kita bisa mendayagunakan potensi diri yang kita miliki ini untuk perkembangan karir atau peningkatan kompetensi kita? Saya yakin sekarang Anda sudah menemukan gambarannya. Benar demikian? Tentu ya. Good luck then.

N.B: Training “TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM” saya cocok untuk karyawan potensial di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 email dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

Turning Potential Power Into Professionalism

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:theeconomictimes

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.