Wednesday , November 14 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Ada Orang Yang Digaji Tinggi Sekali

Ada Orang Yang Digaji Tinggi Sekali

Apakah Anda menyaksikan ada orang yang dibayar lebih tinggi dari orang lain? Saya menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Teman saya juga menyaksikan kejadian yang sama. Dan Anda, mungkin juga demikian kan? Lalu dimanakah letaknya keadilan jika demikian?

Kemarin saya menyimak paparan tentang panduan salary tahun 2018. Ada angka-angka kisaran gaji untuk berbagai jabatan pekerjaan di perusahaan swasta dalam berbagai industri. Minimalnya, dan maksimalnya berapa. Jadi kalau orang punya jabatan tertentu di perusahaan tertentu, gajinya antara segini dan segitu. Kira-kira begitulah isi kajian hasil risetnya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maaf. Ini bukan kelasnya pegawai kecil yang masih berjibaku dengan besaran UMR. Ini soal posisi-posisi penting yang sudah nggak ngomongin UMR lagi. Bahkan data ini dijadikan panduan oleh Head Hunter kalau mau membajak kaum profesional dari sebuah perusahaan untuk ‘disodorkan’ kepada kliennya.

Apa yang paling menarik bagi Anda jika kehadapan Anda disajikan data mengenai gaji seperti itu? Normalnya, Anda akan mencari data tentang jabatan Anda. Lalu Anda lihat berapa ‘seharusnya’ perusahaan membayar Anda kan?

Kalau gaji Anda dibawa kisaran yang tertera, pastilah akan gondok banget rasanya. Tapi tidak usah galau begitu. Karena setiap perusahaan memiliki levelnya masing masing. Misalnya. Di industri FMCG, tidak semua perusahaan omsetnya triliunan kan? Dan biasanya, perusahaan kecil tidak ikut dalam study tentang salary itu. Jadi aja angkanya kelihatan wah.

Ini bukan penghiburan. Tapi memang realistisnya begitu. Jadi. Jangan heran kalau jabatannya sama-sama manager, misalnya. Tapi ada yang gajinya 20 juta, 30 juta, 50 juta. Namun tidak semua orang yang berpangkat manager bergaji segitu loh. Banyak juga yang ‘hanya’ belasan jeti saja. Bahkan kurang dari itu. Titelnya? Sama-sama menejer.

Lalu apa poin pentingnya? Menyadari realitas, dan mensyukuri anugerah yang kita dapatkan. Apapun itu. Toh walaupun orang lain dibayar lebih tinggi dari kita, tapi faktanya; bayaran yang kita terima masih lebih tinggi dari orang lainnya lagi. Menyadari fakta ini membuat kita sembuh dari galau akut.

Apa lagi yang menarik dari data itu? Ah. Pastinya angka yang menempel pada titel jabatan puncak ya. Angka 100 juta sebulan rupanya bukan hal yang susah didapatkan sekelompok orang dengan jabatan yang menggiurkan. Bahkan 2 atau 3 kali lipat dari itu pun sudah didapatkan orang yang menduduki beberapa jabatan. Pantesan ya, orang pada berebutan sama jabatan. Soalnya, bayarannya bikin orang pada ileran.

Di kantor Anda, sangat mungkin ada tuch yang digaji diatas 100 jutaan sebulan. Mungkin 150, 200, bahkan 300 jetian. Memandang angka itu. Lalu membandingkannya dengan slip gaji diri sendiri. Beuh, bisa bikin senewen. Mupeng pula, alias muka pengen.

Wajar? Yang tidak wajar itu iri. Kalau kepengen mah sangat wajar sekali. Bahkan boleh kita bercita-cita untuk mencapai angka itu suatu saat nanti. Tapi Anda pasti tahu juga bahwa mereka yang dibayar ratusan juta sebulan itu punya 1 (SATU) rahasia. Ingatkah Anda apa rahasianya?

Barangkali Anda lupa. Ini saya bocorin rahasianya. Bahwa, orang-orang itu. Tidak langsung dibayar segitu. Itu rahasianya. Mereka, pada umumnya memulai karirnya pada posisi dan kondisi orang pada umumnya. Bahkan tidak sedikit loh, yang memulai karirnya sebagai office boy. Anda, emang pernah jadi office boy? Nggak percaya saya.

Maka dalam daftar gaji 2018 itu, selain angka dan besaran gaji yang mereka terima; juga tertera kolom ‘masa kerja’. Biasanya, disitu tertulis ’15 Yrs Plus’. Artinya, mereka mendapatkan bayaran tinggi itu setelah terlebih dahulu melalui perjalanan panjaaaaang dan lamaaaa proses penempaan dan pengembangan diri yang perih, pedih, dan penuh liku.

Sama seperti para profesional pada umumnya. Cuman bedanya, kalau kebanyakan profesional lainnya menyerah dan kalah. Kalau mereka, terus bertumbuh dan berkembang kapasitasnya. Sehingga tanpa henti terus menanjak naik kemampuan dan kelasnya. Hingga tibalah mereka di posisi yang menggiurkan itu sekarang.

Poin pentingnya apa? Satu. Anda, punya kesempatan yang sama untuk sampai pada pencapaian serupa. Insya Allah. Tapi ada syaratnya. Yaitu mengasah diri hingga memiliki kualifikasi yang memadai untuk posisi itu.

Dua. Setiap tindakan dan cara kita menggunakan waktu hari ini, sangat menentukan ‘nilai’ diri kita dimasa depan. Jika hari ini kita bergigih-gigih membangun kompetensi. Maka Insya Allah 10 tahun atau 15 tahun lagi kita bakal masuk kedalam jajaran elit kaum profesional itu.

Tapi kalau hari ini, kita masih berperilaku seperti para pekerja kerumumunan pada umumnya. Maka ya udahlah. Nunggu kenaikan gaji rutin tahunan itu saja. Percuma ngarep masa depan yang indah itu kalau perjalanan karir kita tidak diisi dengan tindakan dan perilaku unggul seperti mereka.

Tiga. Apakah Allah bertindak tidak adil kepada kita dengan menjadikan orang lain dibayar lebih mahal? Tidak. Karena Allah sudah memberi kita modal yang sama. Berupa kecerdasan. Ketangkasan. Dan waktu. Seperti Dia berikan kepada hamba-hamba yang lainnya.

Hanya saja. Ada orang yang mendayagunakan kecerdasannya untuk berpikir dalam pekerjaannya. Dia memikirkan bagaimana membuat pekerjaannya menghasilkan yang terbaik. Dia berpikir, bagaimana caranya supaya bisa berkontribusi tinggi pada perusahaannya. Tapi, ada juga yang diberi Allah daya pikir namun sukanya ‘kerja tanpa mikir’. Nggak dipake daya pikirnya itu.

Dan hanya aja. Ada orang yang rela mengerahkah seluruh ketangkasannnya untuk berdedikasi kepada pekerjaannya. Dia bersedia melakukan ini dan itu walau pun tidak tercantum dalam jobdescnya. Dia ikhlas memberi lebih banyak dari yang diterimanya. Tapi, ada juga yang dikasih Allah ketangkasan namun kerjanya alakadarnya saja. Nggak dipake ketangkasannya itu.

Dan hanya saja lagi. Ada orang yang menggunakan waktu kerjanya secara efektif untuk hal-hal yang produktif. Dia memanfaatkan setiap detak masa dalam jam kerjanya untuk berkarya. Dia memakai setiap saatnya dalam jam kerjanya untuk membangun keunggulan perusahaan dan keunggulan pribadinya. Tapi. Ada juga orang yang Allah kasih waktu luang namun waktunya digunakan untuk melakukan kesia-siaan. Nggak dipake waktunya itu.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ternyata itu loh yang membedakan mengapa seseorang dibayar lebih tinggi dari orang yang lainnya. Bukan karena ketidakadilan. Melainkan karena tata cara kita mendayagunakan semua anugerah yang Allah berikan berupa kesempatan yang sama. Seperti kesempatan yang didapatkan oleh kolega kita yang lainnya.

Maka yang tersisa sekarang hanyalah sebuah pertanyaan ini: Apa yang sudah kita lakukan. Agar memungkinkan diri kita kelak, mendapatkan bayaran setinggi yang mereka dapatkan sekarang?

N.B: Training “TURNING POTENTIAL POWER INTO PROFESSIONALISM” saya cocok untuk karyawan potensial di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 email dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

Turning Potential Power Into Professionalism

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Oneyearmba.co.in

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.