Tuesday , December 11 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Pembunuh Masa Depan Perusahaan

Pembunuh Masa Depan Perusahaan

Menurut pendapat Anda, siapa sih pembunuh masa depan perusahaan paling potensial? Ya, saya menanyakan tentang; kalau ada perusahaan bagus, siapa yang bakal menjadi pembunuh paling potensial atas masa depan perusahaan tersebut? Kompetitor dong ya. Eh. Ternyata bukan. Ada pembunuh masa depan perusahaan yang lebih perkasa daripada kompetitornya loh. Anda tahu siapa? Para pimpinan puncaknya-nya.

Maafkan jika saya terlampau blak-blakan. Tapi begitu banyak fakta sejarah menunjukkan bahwa penyebab utama jatuhnya perusahaan-perusahaan besar adalah Top Management-nya alias TM-nya sendiri. Silakan sebutkan 1 saja perusahaan yang ‘menghilang’ yang bukan pimpinan puncaknya yang menjadi penyebab utama kemusnahan perusahaan itu. Ada? Mmmh…. Lalu bandingkan dengan perusahaan yang bangkrut karena tindakan pimpinan puncaknya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Diantara sekian banyak perusahaan almarhum, atau yang sekarang tengah sekarat itu; sebagian besarnya sudah Anda ketahui namanya. Dan kita tahu juga sebagian kisahnya. Tapi ada satu perusahaan raksasa yang hanya sedikit orang mengetahui tentang kisah suramnya dimasa lalu, yang tentu saja; menentukan nasibnya shari ini dan dimasa mendatang.

Apakah Anda masih ingat perusahaan mana yang pertama kali memperkenalkan Personal Computer canggih? Jika jawaban Anda adalah IBM, maka itu mungkin karena Anda pertama kali melihat atau memakai PC bermerk IBM. Jawaban Anda cukup beralasan karena IBM adalah perusahaan pertama yang memproduksi dan memasarkan PC secara besar-besaran. Berkat jasa IBM lah para mahasiswa tahun 80an mulai mengenal komputer di rental-rental yang bertebaran disekitar tempat kosan. Tapi IBM, bukanlah pencipta PC.

Yeeesss, Apple! Jika Anda pemerhati techno, Anda mengetahui bahwa Apple II adalah desktop yang dipasarkan khusus untuk kalangan techno freak dan enthusiast yang masa itu jumlahnya terbatas. Kalau tidak suka banget atau tidak punya duwit untuk membelinya, Anda tidak akan punya PC. Tapi Apple. Juga bukan pencipta PC canggih pertama.

Siapa diatara Anda yang sudah mengetahui bahwa PC canggih pertama diproduksi dan diperkenalkan kepada publik oleh Xerox? Well, Xerox. Penguasa pasar mesin foto copy itu loh. Lalu apa hubungannya dengan peran Top Management Xerox dalam topik bahasan kita? Inilah contoh lain betapa TM, bisa menjadi pembunuh paling potensial terhadap masa depan perusahaan.

Ketika menghadapi masa kadaluarsa atas hak paten terhadap mesin foto copy mereka, Xerox mendirikan sebuah team riset dengan tugas untuk menemukan teknologi baru yang akan menjadi penyelamat hegemoni bisnis mereka. IBM termasuk yang mengincar pasar copier dengan mengandalkan reputasi sebagai pencipta mesin-mesing bisnisnya. Juga Canon, masuk ke pasar dengan caranya yang berbeda.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maka Xerox pun mendirikan Palo Alto Research Center. Alih-alih menemukan teknologi baru untuk meremajakan portofolio mesin foto copy-nya, eh para peneliti di PARC malah menghadap para eksekutif puncak dengan desain beyond mesin ketik yang disebut Xerox Alto. Sepesifikasi dan kemampuannya? Jauuuh melampaui masanya. Model itulah yang kelak di kemudian hari disebut sebagai kategori PC. Jadi dimana masalahnya? Menejmen Puncak CEROX tidak tertarik dengan gagasan itu.

Tim riset mereka sudah habis-habisan meyakinkan pimpinan puncak. Tapi mereka keukeuh tidak menyetujuinya. Penolakan internal itulah yang kemudian mendorong para peneliti Xerox membuka informasi tentang ‘PC’ itu kepada publik. Akhirnya, hasil karya cemerlang putera-putera terbaik Xerox itu harus puas dengan positioning sebagai alat demo yang disukai publik; tapi dianggap tidak layak untuk diproduksi secara komersial.

Tidak fair juga jika memvonis para TM Xerox itu dengan standar hari ini. Tapi dari kisah ini, kiat mendapat satu lagi referensi betapa TM bisa menjadi pembunuh paling potensial masa depan sebuah perusahaan. Benar, Xerox masih eksis sampai hari ini. Tapi mereka masih berkubang dibisnis lamanya. Di pasar berupa nampan berisi kue yang porsinya sudah diperebutkan banyak perusahaan. Tepatnya, dalam kerepotannya mengatasi kelincahan gerakan si mungil Canon yang menjadi the new giant.

Lantas siapa yang menikmati panen uang dari ide cemerlang team riset Xerox itu? IBM. Mereka punya jaringan mendunia untuk memasarkannya secara besar-besaran. Tapi sebentar dulu. Sebelum IBM masuk ke pasar PC, ada kejadian menarik jika kita tengok kisahnya ke belakang.

Sikap tertutup para pimpinan Xerox itu mendorong para periset handal mereka untuk hengkang. Ada yang membuat perusahaan sendiri. Ada juga yang bergabung dengan start ups yang bergeliat di silicon valey kala itu. Diantaranya, masuk pula ke ‘garasinya’ Steve Jobbs yang ketika itu, tengah mengerutkan dahi atas desain Macintosh new generation-nya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

‘Keterbukaan’ Xerox atas temuannya, memungkinkan Jobs untuk berkunjung ke PARC atas bujukan para karyawannya. Lalu, apa kesan Jobs ketika melihat demo Xerox Alto? Diungkapkannya secara terus terang dalam wawancara puluhan tahun kemudian. “It was the best thing that I’ve ever seen in my life.” Demikian katanya. “It is obvious to me that all computers would work like this someday…”

Lalu seberapa besar pengaruh temuan Xerox terhadap produk-produk Apple? Anda yang mengetahui perseteruan antara Steve Jobs dan Bill Gates tentu tahu pernyataan terkenal BG mengenai kisah ‘sang pencuri tivi tetangga’ itu. Kita tunda dulu ceritanya.

Mari kembali ke peran TM sebagai pokok paparan kita. Setelah kunjungan SJ dan responnya terhadap XA itu, kemudian peneliti Xerox berkata; “Hanya mengikuti demo selama 1 jam, mereka memahami teknologi kita melampaui pemahaman para pimpinan Xerox setelah kita presentasikan selama bertahun-tahun…”

Apa maknanya itu? TM menjadi pembunuh paling potensial terhadap masa depan perusahaan. Bisakah Anda bayangkan akan menjadi seperti apa Xerox hari ini, ‘andai’ saja pada waktu itu TM mereka merengkuh temuan hebat team perisetnya? Sayang, ditangan mereka; temuan canggih itu tidak bernilai apa-apa. Tapi, hanya butuh waktu 10 menit saja bagi SJ untuk melihat bahwa Xerox Alto adalah pembuka mata baginya sehingga dia bisa melihat bahwa; ‘inilah masa depan computer seharusnya’. Maka jadilah Apple perusahaan seperti yang kita kenal sekarang.

Lantas, dimana peran IBM dalam percaturan PC dunia hingga kebanyakan orang mangira bahwa mereka adalah pelopornya? Kita tidak sedang bicara itu sekarang. Kita, sedang bicara tentang bagaimana peran TM dalam menentukan masa depan perusahaan. Dalam konteks ini, bagaimana TM yang seharusnya melapangkan jalan untuk masa depan perusahaan justru malah menjadi pembunuh paling potensialnya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Lalu, secara spesifik; bagaimana cara mereka membunuh masa depan perusahaan? Dengan mengabaikan ide-ide cemerlang orang-orang paling berbakat di perusahaannya. Bukankah kita masih sering menemukan para TM yang closed minded? Bukankah kita sering mendengar mereka berkata; “We don’t need such sophisticated idea?’ Bukankah kita juga sering menyaksikan banyak gagasan baru yang masuk ke tempat sampah karena para pimpinan puncak perusahaan tidak melihat potensi bisnis jangka panjangnya. Bukankah…. Ah. Sudahlah. Kita langsung ke poin pentingnya saja.

Apa poin pentingnya? Leaders. Start to learn to listen to your people. For their bright ideas. To bring the brighter future of the company you lead.

N.B: Pelatihan bertema DISRUPTION kan biasanya disajikan dalam bentuk ceramah, ya. Kalau saya, membawakannya melalui Simulasi D-BEST (Disruptive Business Environment Simulation Trivia). Leaders di kantor Anda, sudah mencobanya? Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

9 AGUSTUS 2018

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Training : Effective Communication Skills

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Project learning

NB: “The art of communication is the language of Leadership” (James Hume). Program “Effective Communication Skills For Leaders” saya menggunakan Personality Assessment. Sistematis, dan aplikatif. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com untuk info lebih lanjut.

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.