Tuesday , September 25 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Kekayaan Versus Kecukupan

Kekayaan Versus Kecukupan

Para penasihat kemakmuran menyatakan; “Jika Anda tidak memiliki keinginan untuk kaya, maka Anda tidak akan bisa kaya.” Indikasinya bisa dilihat dari doa yang kita panjatkan. Karena doa merupakan manifestasi dari keinginan, maka jika menginginkan sesuatu; kita berdoa kan ya. Dalam doa-doa yang dipanjatkan, biasanya Anda meminta kekayaan, ataukah kecukupan? Saya lebih sering berdoa meminta kecukupan. Mungkin itu sebabnya sampai saat ini saya belum kaya juga kali ya.

Dulu ketika masih remaja, saya ingin sekali kaya. Setelah dewasa, keinginan untuk mendapatkan kecukupan menjadi lebih dominan. Belum jelas benar apa yang menjadi penyebabnya. Sisi idealis bisa dijadikan kambing hitam. Dengar-dengar, orang idealis itu jarang yang kaya ya? Ah, mungkin kaum idealis yang tidak kaya saja yang bilang begitu kan. Orang idealis yang kaya, tentu pendapatnya berbeda.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bukan karena idealis kalau saya tidak kaya juga. Namun karena ikhtiar saya berbeda dengan mereka yang berhasil menjadi kaya. Itu jelas sekali. Karena, kalau dari ikhitar ini menghasilkan banyak kekayaan, masak sih bakal ditolak? Ikhitiar kita, dipengaruhi oleh ‘Drive’ atau daya dorong dari dalam diri kita. Jika daya dorongnya kuat, maka orang bakal menempuh jalan seberat dan seterjal apapun untuk mendapatkan kekayaan. Yang memalukan juga tidak soal. Asal bisa kaya saja kan? Efek sampingnya, cara apapun bisa ditempuh.

Orang yang berorientasi pada kecukupan, biasanya drivenya tidak sekuat yang berorientasi pada kekayaan. Begitu merasa cukup, ya sudah nggak ngoyo. Masih sempat milih-milih. Menjauhi sesuatu yang bertentangan dengan nuraninya, meskipun hal itu menjanjikan kekayaan. Asal cukup saja, ya sudah. Efek sampingnya, sering menggunakan kedok ‘kesabaran’ dan ‘kesyukuran’ meskipun dalam ‘kecukupan’ itu sebenarnya merasakan banyak kekurangan.

Yang namanya ‘kekurangan’, tidak hanya dirasakan oleh mereka yang tidak kaya loh. Sudah kaya pun banyak yang terkena sindrom ‘kekurangan’. Sudah serba ada, masih kurang saja rasanya. Ini bagus jika diikuti dengan akhlak positif sehingga akan meningkatkan drive untuk lebih gigih lagi ikhtiarnya. Namun, jadi sangat buruk jika hawa nafsu mendorongnya mengeksplorasi efek samping berupa sifat rakus dan serakah.

Kalau boleh melakukan pengakuan, maka saya ingin mengaku bahwa saya sering merasa iri kepada orang kaya yang jujur dan baik hati hingga dalam kekayaannya, dia menjadi pribadi yang zuhud. Saya juga sering iri kepada orang tidak kaya yang tetap istikomah dengan kejujuran dan pandai mengelola pendapatan hingga dalam ketidakkayaannya, dia bisa berkecukupan sambil tetap menjaga akhlaqnya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maka adalah 2 jenis manusia yang dicukupkan Allah. Ketika kaya, mereka merasa berkecukupan sehingga tidak tergoda untuk menghalalkan segala cara demi memuaskan dahaga hedonismenya. Ketika tidak kaya, mereka merasa berkecukupan sehingga tidak tertarik untuk melakukan tindakan tercela demi menutupi kebutuhan hidupnya.

Saya, ingin menjadi pribadi yang berkecukupan seperti mereka. Terlepas dari apakah kelak saya menjadi orang kaya, atau menjadi orang yang tidak kaya. Selama Allah memampukan saya untuk menjadi orang berkecukupan, maka dunia; tidak akan lagi perlu dikhawatirkan. Bagaimana dengan Anda?

NB: Perusahaan Anda sedang melakukan sosialisasi CORE VALUES? Saya punya simulasi yang keren untuk membantu Anda meningkatkan pemahaman karyawan terhadap Core Values yang ingin Anda sosialisasikan. Beri karyawana Anda pengalaman memainkan simulasi seru “MY STAR AND THE CORE VALUES” yang saya rancang. Jumlah peserta bisa 25-50 orang per batch. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner

Training – DeKa

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Training : Effective Communication Skills

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar: entrepreneur
Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.