Tuesday , September 25 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Dua Faktor Penopang Optimisme

Dua Faktor Penopang Optimisme

Setiap kali merasa pesimis, energy kita langsung drop ya. Rasanya malas melakukan apapun. Tapi, ketika sedang optimis biasanya kita bersemangat sekali. Bekerja lebih keras dari biasanya. Berusaha lebih gigih dari sebelumnya. Padahal, ketika sedang sedang mengalami masa-masa pesimis dan optimis itu; nutrisi yang kita santap ya sama saja. Malahan kalau lagi optimis nih, belum makan seharian juga nggak kerasa lemas. Semangat aja bawaannya. Tapi apakah optimisme itu selalu membawa kita kepada keberhasilan yang kita dambakan? Nggak kan?

Banyak hal yang kita optimis untuk bisa meraihnya. Eh, nyatanya kelaut juga. Kita sudah optimis bakal dapat bonus. Ternyata target tak tercapai. Kita optimis tahun depan bisa naik jabatan. Rupanya big boss diganti secara mendadak, sehingga semua proses diulang dari awal lagi. Dan tidak tahu kapan akan dimulai kembali. Kita optimis dapat proyek besar. Eh, tahunya dibatalkan. Optimisme kita, tidak selalu menjadi kenyataan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kalau orang pesimis mengalami kegagalan, nggak terlalu sedih. Soalnya dari awal juga dia sudah pesimis. Yaudah, kan emang dari awal juga udah ada feeling banget kalau harapan berhasilnya cuman dikit. Jadi kalau gagal ya sakitnya juga sudah disembuhkan sejak sebelum kejadian.

Tapi kalau yang gagal itu orang optimis, sakitnya kerasa sekali. Apalagi kalau ada kaitannya dengan soal finansial. Nyesek banget kalau gagal. Soalnya gara-gara optimisme itu, kita sudah keburu kredit ini dan itu. Dibayarnya nanti kalau sang proyek sudah direalisasikan. Eleh-eleh…., ndilalah. Meleset. Padahal kartu kredit sudah digesek. Dan surat hutang sudah ditandatangan.

Jadi baiknya kita optimis atau pesimis sih?! Orang pesimis itu jarang yang bisa mencapai puncak keberhasilan. Karena sikap pesimis itu menahan dirinya untuk bekerja secara optimal. Potensi dirinya pun hanya sedikit yang tergali. Sedangkan orang optimis, selalu terdorong untuk mengerahkan segenap kemampuannya sehingga biasanya mereka lebih dekat kepada keberhasilan.

Tapi, kan optimismen juga tidak selalu jadi kenyataan!?! Iyya. Makanya, jangan biarkan optimisme kita berjalan sendirian. Temani dia dengan 2 faktor penopang yang penting.

Pertama, bekerja bukan semata-mata karena uang. Kita perlu melakukan pekerjaan ini tidak semata-mata demi uang atau imbalan finansial. Melainkan demi mendapatkan restu dan rido dari Ilahi. Kalau kita beraktivitas dengan mengharap rido Allah, maka dapat atau tidak uang itu; kita tetap sudah memperoleh berkahNya. Jadi, meskipun gagal; kita sudah mengerjakan banyak hal yang Allah sukai kan.

Kedua, tenteramkan jiwa dengan iman. Kita perlu sadar bahwa sumber ketenteraman jiwa itu ternyata bukan optimisme. Melainkan keimanan kepada Allah ta’ala. Optimisme itu hanya bisa membangkitkan harapan dalam diri kita. Padahal, harapan itu sering tidak jadi kenyataan. Gigit jarilah kita karena sudah berusaha keras namun hasilnya nihil. Beda dengan iman. Ketika kita sungguh-sungguh beriman kepada Allah, kita jadi rela menerima apapun hasilnya. Dan kita, berserah kepada Allah saja untuk menakar apa yang selayaknya kita dapatkan. Saya kerja sungguh-sungguh saja. Hasilnya, biar Allah saja yang tentukan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tenteraaaam hati kita ketika iman menemani setiap ikhtiar kita. Kerja keras. Kesungguhan. Dan kegigihan yang selama ini dibangkitkan oleh optimisme, menjadi lebih kokoh setelah disokong dengan iman. Karena dengan iman, optimisme kita selalu sampai digaris finis berupa “Penerimaan Atas Hasil Apapun Yang Didapatkan”.

Jadi, jangan biarkan optimisme Anda itu berjalan sendirian. Teman dia dengan kedua faktor penunjang itu. Bekerja bukan semata-mata demi uang, dan tenteramkan hati dengan iman. Sudahkah Anda menopang optimisme kita dengan kedua hal itu? Insya Allah.

NB: Corporate Alignment merupakan salah satu faktor penting untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan. Program in-house training saya terkait topik ini dilengkapi dengan simulasi S-TED (Serving The Emperor’s Dinner Simulation) yang saya rancang. Durasi 1 hari. Jumlah peserta bisa 25-50 orang per batch. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner

Training – DeKa

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “CEO (=CEO Talk)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Training: “Business Sustainability And Disruptive Innovation”

Training : Effective Communication Skills

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:HR Online

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.