Wednesday , November 14 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Tipe Pekerja Seperti Apakah Anda?

Tipe Pekerja Seperti Apakah Anda?

Pada tahun 2014 media massa kita memuat berita yang cukup mengejutkan. Mahkamah Konstitusi kala itu kedatangan ‘tamu’. Banyak memang tamu ke MK. Tapi kali ini tamunya istimewa. Karena, dia adalah lulusan S2 sebuah perguruan tinggi terkemuka dengan IPK diatas angka tiga. Tentu ini bukan orang sembarangan.

Iya. Tapi nggak seistimewa itu juga kalee. Lulusan S2 dengan IPK diatas 3 kan nggak cuma dia. Perguruan tinggi yang T.O.P.B.G.T juga nggak cuma itu satu-satunya. Dimana letak istimewanya coba?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Permintaannya ke MK yang istimewa. Anda tahu apa yang dimintanya? Dia minta supaya MK melegalkan bunuh diri, begitulah permohonannya. Kenapa dia minta itu? Karena menghargai HAM-kah? Oh tidak. Dia. Mau bunuh diri karena dengan IPK yang tinggi itu, tidak kunjung pula mendapatkan pekerjaan.

Bagi saya, peristiwa itu menyajikan banyak pelajaran. Saya tidak akan membicarakan orangnya. Tapi saya akan mengajak Anda untuk merenungkan pelajarannya.

Pertama. Anda. Sekarang punya pekerjaan? Alhamdulillah. Saya punya banyak teman yang memiliki pekerjaan. Tapi sayang. Mereka tidak menyadari betapa pekerjaan itu merupakan anugerah yang sangat bernilai bagi hidupnya.

Kenapa saya berksimpulan demikian? Karena saya menyaksikan betapa banyak orang yang berkeluh kesah dalam menjalani pekerjaannya. Banyakkah jumlah pekerja yang gemar berkeluh kesah? Dalam kacamata saya, lumayan banyaklah.

Anda, semoga bukan salah satunya. Lain kali kalau akan berkeluh kesah, ingatlah cerita saya ini; orang lain, sampai mau bunuh diri gara-gara tidak kunjung mendapatkan pekerjaan. Anda, sudah mendapatkan pekerjaan itu; masa malah menjadikannya sebagai sumber keluh kesah dan kegelisahan. Jangan.

Jika yang berkeluh kesah itu banyak jumlahnya, maka ada lagi jenis pekerja lain yang jumlahnya lebih banyak daripada yang berkeluh kesah itu. Mereka adalah jenis karyawan yang menyia-nyiakan kesempatan mengembangkan diri di tempat kerjanya. Banyaknya, pake kata ‘banget’.

Kantor, pada dasarnya adalah laboratorium untuk melakukan berbagai macam eksperimen atas kapasitas diri yang kita miliki. Tapi, Anda menyaksikan betapa baaaanyaknya orang yang bekerja hanya sekedar menjalani rutinitas. Bukankah demikian faktanya?

Saya tidak akan membahas indikasinya. Karena sikap dan perilaku karyawan yang menyia-nyiakan kesempatan untuk mengembangkan diri ini sangat mudah dikenali. Anda sudah tahulah itu. Tapi satu ciri saja yang hendak saya ingatkan kembali disini; mereka, pandai sekali mencari alasan.

Anda. Semoga tidak demikian. Lain kali jika akan menyia-nyiakan kesempatan untuk berkembang sambil cari-cari seribu satu alasan, ingatlah ini; orang lain sampai ingin bunuh diri gara-gara tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti Anda. Masa sih Anda akan menyia-nyiakan kesempatan itu? Eh, maaf ya. Tidak usah mengemukakan macam-macam alasan.

Saya. Bertemu juga tuch dengan contoh-contoh pekerja yang layak kita teladani. Salah satunya sahabat saya yang tinggal di Bogor. Tidak usah pake frase ‘Sebut saja namanya mawar’ ya. Tapi apa yang saya ceritakan ini real.

Jika benar menginginkan pekerjaan; apakah iya tidak ada pekerjaan seperti yang dikatakan oleh tamu istimewa ke kantor MK itu? Jika cara berpikirnya demikian, maka sampai kapanpun teman saya yang di Bogor itu tidak akan pernah punya pekerjaan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Faktanya, pekerjaan itu ada. Tapi. Tidak selalu sesuai dengan keinginan. Dalam kasus teman saya ini, pekerjaan yang ditawarkan adalah; tukang angkat dan angkut kursi di ruang meeting.

Tapi dia mau melakukannya. Sehingga dia melepaskan titelnya sebagai pengangguran, untuk menyandang status sebagai pegawai…. Kontrak. Yang penting, dia tidak harus bunuh diri kan.

Mengeluh. Walaupun banyak pegawai yang suka mengeluh, tapi teman saya memilih tidak melakukannya. Walhasil, dia menjalani pekerjaaanya dengan tulus, ikhlas, dan bersungguh-sungguh. Sehingga hatinya tetap senang. Sedangkan orang-orang yang dilayaninya merasa puas. Dan suka sama dia.

Mengembangkan diri. Sekalipun kebanyakan pegawai hanya mau mengerjakan pekerjaan sesuai jobdes karena merasa bahwa pekerjaan tambahan nggak asyik sebab cuman bikin tambah cape saja tapi tidak ada duwitnya. Teman saya ini, justru seneng kalau disuruh ini dan itu.

Memang sih, nggak ada tambahan penghasilan. Dan kesannya, dia dimanfaatkan oleh orang lain. Tapi teman saya ini justru melihatnya sebagai peluang untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman.

And you know what? Tanpa sepengetahuan dirinya, ternyata ada orang yang memperhatikan. Hingga sampailah pada suatu situasi dimana orang itu mendatanginya. Lalu, “kamu ke ruangan saya.” Katanya.

Saya nggak akan menceritakan apa yang terjadi di ruang kerja itu. Tapi 1 hal saja yang layak untuk disampaikan bahwa; sejak saat itu teman saya ini menjadi orang kepercayaan pimpinan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Baiklah. Kita sudah membahas sebuah kontras. Tentang orang yang merasa bahwa dunia ini tidak fair sehingga, pekerjaan hanya diberikan kepada orang lain. Tidak kepada dirinya.

Juga tentang orang-orang yang mendapatkan anugerah itu tapi alih-alih mensyukuri dan memanfaatkannya, eh malah mengeluhkan dan menyia-nyiakannya.

Dan satu lagi. Tentang orang yang menyadari bahwa pekerjaannya – apapun itu – adalah kehormatan yang tak ternilai harganya. Lalu menjalaninya dengan kesungguhan dan ketulusan. Kemudian Allah bukakan jalan menuju pertumbuhan dan pencapaian yang menggembirakan.

Anda. Termasuk tipe yang mana? Cukup untuk Anda sendiri saja jawabannya.

NB: Saya punya program “CONNECTING & COLLABORATING (THE POWER OF SYNERGY)” lho. Cocok untuk sisipan acara RAKER di kantor Anda. Hubungi 0812-1989-9737 atau email: dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

Training – DeKa

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:pngtree

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.