Tuesday , December 11 2018
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Menyikapi Atasan Yang Menyepelekan

Menyikapi Atasan Yang Menyepelekan

Paling tidak enak kalau disepelekan oleh orang lain. Sekalipun orang itu adalah atasan kita sendiri. Tepatnya, terlebih lagi jika kita disepelekan oleh atasan yang semestinya memberi kepercayaan yang cukup besar kepada kita.

Dalam perjalanan karir saya, ada momen dimana saya ‘merasa’ tidak dianggap oleh boss besar. Mungkin hal itu hanya perasaan saya saja. Mungkin juga memang benar demikian adanya. Saya hanya bisa menilai dari indikasinya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ketika itu kami sedang menangani project pembentukan sebuah team sales yang cukup besar untuk menyokong peluncuran produk baru agar bisa menjadi pemimpin pasar. Kala itu saya sangat menekankan pentingnya boss untuk ikut terlibat langsung dalam proyek tersebut. Namun sampai rapat koordinasi terakhir, saya belum mendapatkan sinyal jika beliau suka gagasan saya. Apakah Anda pernah mengalami situasi serupa?

Dalam presentasi final, beliau tidak mau memandang muka saya. Hanya saya yang bisa melihat wajahnya yang ‘tidak happy’ itu. But, the show must go on. Proyek pun dijalankan. Setelah proyek itu selesai, saya mendapatkan cukup banyak apresiasi. Dan salah seorang yang memberikan apresiasi itu adalah boss saya tersebut. Sejak saat itu, hubungan professional kami menjadi semakin kuat.

Dari kejadian ini saya memahami bahwa dalam menjalankan pekerjaan, ada kemungkinan kita dipandang sebelah mata oleh atasan. Dianggap tidak kompeten. Atau diperlakukan seperti anak bawang. Oleh karenanya, kita mesti memiliki kemampuan untuk menunjukkan bahwa kita jauh lebih baik daripada yang mereka kira. Karena, hanya dengan cara itu saja kepercayaan dari atasan bisa kita raih. Dan atasan, tidak lagi menyepelekan kita.

Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar menyikapi atasan yang menyepelekan, saya ajak memulainya dengan memahami dan menerapkan 5 sudut pandang Natural Intelligence (NatIn™), berikut ini:

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

1. Ikuti hukum aksi dan reaksi. Saya percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hubungan kita dengan orang lain, tidak ditentukan oleh salah satu pihak. Melainkan oleh kedua-duanya. Anda bersikap begitu kepada orang lain. Dan sebaliknya, orang lain bersikap dengan caranya sendiri kepada Anda. Tapi, coba perhatikan sekali lagi hingga Anda kembali menemukan bahwa sikap Anda kepada orang lain, sangat ditentukan oleh sikap mereka kepada Anda. Dan sebaliknya, sikap mereka kepada Anda pun sangat ditentukan oleh sikap mereka kepada Anda.

Maka, begitu pula halnya dengan hubungan Anda dengan boss Anda. Jika Anda merasa disepelekan oleh boss Anda, maka hal pertama yang patut Anda evaluasi adalah; bagaimana cara Anda bersikap kepadanya. Coba ubah, dan perbaiki sikap Anda sendiri. Karena sikap kita kepada orang lain sangat menentukan sikap mereka kepada kita.

Hal itu, sejalan dengan hukum aksi dan reaksi. Yang mana aksi dan yang mana reaksi? Tidak penting. Karena apapun yang Anda lakukan, bisa menimbulkan reaksi dari boss Anda. Maka untuk mendapatkan reaksi yang baik dari atasan, Anda perlu melakukan ‘aksi’ yang sepadan.

2. Kepercayaan didapatkan lewat pembuktian. Sebagai orang baru kadang memang kita dipandang sebelah mata. Wajar saja sih. Mungkin orang lain belum mengetahui siapa sesungguhnya diri kita. Misalnya, kejadian yang saya ceritakan diatas. Kenapa boss saya memandang wajah saya pun tidak mau kala itu? Karena beliau tidak begitu yakin jika saya yang anak kemarin sore ini bisa menangani proyek sebesar itu. Beliau menginginkan orang yang lebih senior yang menanganinya.

Lagi pula, sudah terlalu banyak proyek yang bagus diatas kertas namun amburadul dalam pelaksanaannya. Bejibun juga orang yang jago teori namun belepotan dalam pekerjaan nyata. Jadi, wajar saja jika beliau belum sepenuhnya percaya kepada saya. Namun ketika semuanya dimulai dengan awal pelaksanaan yang bagus, beliau bisa melihat bahwa orang ini sungguh berbeda. Bahkan, beliau secara terbuka mengatakan bahwa awalnya sempat ragu dengan apa yang bisa saya lakukan.

Baru setelah menyaksikan saya ‘beraksi’, kepercayaan beliau tumbuh dan melambung tinggi. Jika Anda belum dipercaya oleh atasan. Tidak perlu tersinggung. Karena yang perlu Anda lakukan untuk mendapatkan kepercayaan itu adalah; pembuktian. Atas kemampuan Anda yang sesungguhnya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

3. Bekerja bukan demi atasan. Kadang-kadang, ada juga atasan yang tetap memperlakukan anak buahnya jelek meskipun mereka sudah berusaha untuk proaktif. Sudah melakukan perbaikan. Sudah berupaya membuktikan bahwa dia memang mampu. Bagaimana nggak sedih kalau begitu kan.

Jika Anda menghadapi atasan seperti itu, maka mulai sekarang tidak perlu sedih lagi. Caranya bagaimana? Ingatlah kembali tujuan Anda bekerja. Terlalu kecil jika Anda bekerja hanya demi atasan Anda. Belum tentu dia akan menjadi atasan terus selama karir Anda. Mungkin Anda akan pindah departemen. Mungkin juga Anda pindah perusahaan. Atau mungkin atasan Anda yang pindah. Atau beliau meninggal dunia. Mana tahu kan?

Hubungan kerja Anda dengan atasan, akan berakhir entah Anda suka atau tidak. Jadi, tidak ada gunanya membiarkan dada sesak dan perasaan tidak enak. Hanya gara-gara Anda mendapati atasan yang tidak menghargai niat baik dan hasil kerja Anda. Syaratnya; Anda pastikan bahwa Anda sudah bekerja sebaik-baiknya. Mau mengoreksi dan dikoreksi. Tidak mengulangi kesalahan yang sama. Maka Anda, tinggal ingat kembali; bahwa tujuan Anda bekerja, bukanlah semata-mata demi atasan Anda.

4. Bekerja untuk berkontribusi kepada orang lain. Setiap orang yang bukan diri kita, adalah orang lain. Termasuk atasan kita. Tetapi, ada ribuan bahkan jutaan ‘orang lain’ selain atasan kita. Maka kalau atasan Anda tetap tidak menghargai hasil kerja Anda, tidak perlu berkecil hati. Karena Anda bisa melayani dan berkontribusi kepada ribuan atau jutaan orang lainnya.

Oleh karenanya, Anda tidak boleh menurunkan kualitas kerja Anda hanya karena kurang dihargai atasan. Ingatlah pada rekan-rekan kerja satu team Anda. Jika Anda bekerja buruk, mereka terkena imbasnya. Jika Anda bekerja baik, mereka terbantu atau minimalnya tidak terbebani oleh pekerjaan Anda yang terbengkalai. Ingatlah pelanggan-pelanggan Anda. Mereka tidak tahu kondisi dikantor Anda sehingga yang mereka harapkan adalah pelayanan terbaik Anda.

Ingatlah istri dan anak-anak Anda. Mereka selalu mengharapkan Anda membawa pulang sesuatu yang berharga. Jadi meskipun atasan tidak menghargai Anda, ingatlah bahwa ada ribuan dan jutaan orang lainnya yang percaya bahwa Anda; bisa berkontribusi bagi mereka.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

5. Bekerja untuk mengaktualisasikan diri sendiri. Melakukan sesuatu untuk kepentingan orang lain itu merupakan tindakan yang mulia. Tetapi, diri kita sendiri pun punya hak untuk mendapatkan pelayanan terbaik kita. Caranya bagaimana? Kita melakukan sesuatu yang bisa membuat kita sendiri puas dan bahagia.

Tindakan seperti apa misalnya yang bisa membawa kita kepada kedua perasaan itu? Membuat sebuah pekerjaan yang sangat bagus, kita pasti puas dan bahagia kan? Kita tidak akan mendapatkan perasaan itu jika hasil kerja kita buruk. Melakukan sesuatu yang membuat orang lain tersenyum, kita juga puas dan bahagia kan? Kita tidak akan memiliki perasaan itu jika orang-orang yang kita layani kecewa. Menghasilkan buah karya yang benar-benar spektakuler atau istimewa juga bisa membuat kita puas dan bahagia.

Perhatikanlah bahwa setiap tindakan yang kita lakukan dengan cara terbaik atau menghasilkan produk paling baik selalu membuat diri kita sendiri terpuaskan. Mengapa? Karena ketika orang-orang yang kita layani itu senang. Ketika produk yang kita hasilkan itu berkualitas tinggi. Ketika setiap tindakan itu kita lakukan sebaik-baiknya, maka kita sedang membuat dunia menghargai diri kita. Itulah satu-satunya cara bagi kita untuk mengaktualiasisakan diri kita sendiri. Hey dunia, this is me!

Beruntung jika Anda mempunyai atasan yang ‘baik-baik’ saja. Tapi, jauh lebih beruntung lagi jika Anda mempunyai atasan yang ‘tidak baik-baik’ saja. Lho, kok begitu? Begini. Jika Anda punya atasan yang serba baik, dan gampang sayang; maka Anda punya kecenderungan untuk kehilangan tantangan dan peluang dalam mengeksplorasi kemampuan diri Anda. Dengan cara gampang saja atasan Anda sudah puas kok.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tapi jika atasan Anda sulit sekali dibuat puas dengan pekerjaan Anda; hohoho….dia akan menjadi pelecut paling ampuh bagi Anda untuk mengerahkan seluruh kapasitas diri Anda. Jadi, jika saat ini atasan Anda menyepelekan Anda; bersyukurlah. Karena boleh jadi, bersama beliau Anda justru akan semakin terpacu untuk menggali dan mengeksplorasi apa sih sebenarnya yang bisa Anda lakukan dalam karir ini.

Bukankah itu baik bagi Anda? Ya. Tentu saja. So, sudah tidak berkecil hati lagi kan? Sekarang, kerahkan semua kemampuan Anda untuk melakukan pekerjaan sebaik-baiknya. Dan menghasilkan pencaian tertinggi Anda.

NB: Corporate Alignment merupakan salah satu tantangan terbesar bagi semua perusahaan. Walaupun punya SDM yang bagus, tapi jika tidak “Align” satu sama lain; maka kinerja perusahaan tidak akan optimal. Sebagai jawabannya, kami merancang “S-TED Training: Strengthening Corporate & Organizational Alignment”. Durasi 1 hari. Jumlah peserta 25-40 orang per batch. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner.

S-TED Training

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Medium

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.