Tuesday , January 22 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Spiritualism / Sepertinya Sepele – Padahal Serius

Sepertinya Sepele – Padahal Serius

Hubungan kita dengan orang lain, akan berjalan dengan baik jika kedua belah pihak sama-sama bisa dipercaya. Betul demikian ya? Jika Anda tidak mempercayai seseorang, maka Anda tidak mau menjadi teman dekatnya kan? Iya.

Tidak mungkin kita mau berbisnis dengan orang yang tidak kita percayai toh? Lantas. Apa yang membuat seseorang layak dipercaya atau tidak? Silakan Anda renungkan lagi; Bagi Anda, Apa yang membuat seseorang layak Anda percaya atau tidak?

Kata-katanya. Betul kan? Jika orang itu senantiasa melakukan apa yang dia katakan; maka orang itu layak dipercaya. Tapi, jika orang itu sering melalaikan kata-katanya sendiri. Maka sulit buat Anda untuk mempercayainya lagi kan?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bahkan faktanya, Anda tidak menunggu orang itu melakukannya berulang kali. Satu kali saja Anda dibohongi, misalnya. Kepercayaan Anda sama dia, bisa sirna sama sekali. Apa lagi jika perilakunya itu terjadi berkali-kali kan?

Jangankan untuk urusan besar. Untuk hal-hal kecil pun kita suka kesal kalau dibohongi kan ya? Misalnya, ada teman yang bilang ‘otw’ padahal baru juga lepas selimut di tempat tidur. Sepele sih. Tapi nyebelin juga. Apa lagi kalau bo’ongnya untuk hal-hal besar kan?

Lantas. Bagaimana dengan kita sendiri? Apakah kata-kata yang kita ucapkan bisa dijadikan pegangan oleh orang lain? Tentu saja orang lain yang berinteraksi dengan kita, akan melakukan penilaian yang sama. Kepercayaan mereka kepada kita, bergantung kepada sejauh mana kata-kata kita bisa dipercaya.

Bahkan dalam Al-Qur’an Allah berfirman. “Sungguh besar kemurkaan Allah, kepada orang yang mengatakan apa yang dia tidak lakukan.”

Dalam bahasa kita, perilaku yang Allah sangat murkai itu disebut dusta kan ya? Sepertinya itu hanya soal sepele. Padahal dihadapan Allah, serius banget.

Maka cukup 1 kali saja saya berdusta kepada Anda, untuk membuat Anda tidak lagi percaya kepada saya. Atau sebaliknya. Satu kali saja. Apa lagi jika dusta itu terjadi berulangkali.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Tadarrus saya, baru saja sampai kepada surah Al-Mursalat. Membaca surah itu, saya beberapa kali tertegun. Kenapa? Karena didalamnya diterangkan tentang suatu hari dimana manusia – kita semua – akan mengetahui keputusan Allah atas semua tindakan kita di dunia. Akan baikkah kehidupan abadi kita. Atau akan nelangsakah kita diakhirat kelak.

Loh. Bukankah banyak firman Allah yang membahas tentang hal itu? Iya. Tapi dalam surah itu, ada satu ayat yang diulang-ulang sampai 10 kali. Padahal, totalnya saja hanya ada 50 ayat. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya nasihat dalam ayat tersebut.

Tahukah Anda, apa bunyi ayat yang diulang-ulang sampai 10 kali dalam surat yang hanya mengandung 50 ayat itu?

Wailun yaumaidzin lil mukadzdzibiin….” Kalau diterjemahkan, ayat itu berarti “Sungguh celaka, orang-orang yang suka mendustakan.” Bahasa simpelnya, orang yang suka berdusta; celaka.

Ternyata. Berdusta itu tidak hanya akan merusak kepercayaan orang lain kepada kita. Melainkan menjadi urusan serius yang teramat sangat berat pertanggungjawabannya dihadapan Allah azza wajalla.

Duh. Ternyata dosa dusta itu bukan hal yang boleh diabaikan. Karena dusta, bisa merusak hubungan kita dengan sesama manusia. Dan merusak pula hubungan kita dengan Allah ta’ala. Sepertinya sepele. Padahal serius urusannya.

Bisa dibayangkan jika sebagai teman kita berdusta kepada kolega. Bagaimana kalau sebagai atasan kita berdusta kepada bawahan? Atau sebagai bawahan, kita berdusta kepada atasan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bagaimana pula seandainya kita menjadi anggota dewan. Lalu berdusta atas janji-janji kampanye kita? Terus, bagaimana lagi seandainya kita menjadi presiden. Lantas berdusta atas semua janji kepemimpinan kita? Bisa dibayangkan kecewanya ratusan juta rakyat negeri kita. Bahkan. Tidak bisa dibayangkan betapa besarnya murka Allah kepada pemimpin yang gemar berdusta terhadap rakyatnya.

“Wailun yaumaidzin lil mukadzdzibiin….” Sungguh celaka, orang-orang yang suka mendustakan.

Maka alangkah baiknya jika kita bersungguh-sungguh menjauhi sifat dusta. Karena tak seorang pun teman yang suka jika kita berdusta kepadanya. Dan karena. “Kamu nggak akan kuat menerima murka Allah atas dusta-dustamu itu,” mungkin begitu kalau yang mengatakannya dilan.

Tapi bagaimana jika orang lain yang berdusta kepada kita? Oh, tidak usah terlalu kecewa. Karena orang itu tidak bisa melarikan diri dari tanggungjawab dihadapan tuhannya. Itu pertama.

Kedua. Kitanya juga mesti berani untuk mengambil sikap. Agar tidak terus menerus menjadi korban dusta demi dusta yang dilakukannya. Jadi jika sudah tahu orang itu suka berdusta, maka tidak perlu lagi memberikan kepercayaan kita kepadanya. Tinggalkan dia dengan sifat dustanya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Apalagi jika kepercayaan itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Maka jika kita masih memberikan kepercayaan kepadanya, takutlah kalau-kalau dusta yang dilakukannya menyeret kita kepada pertanggungjawaban yang berat.

Bukan karena kita yang berbuat. Melainkan karena kita menutup mata pada dusta-dustanya dimasa silam. Kemudian kita memberinya ruang untuk melakukan dusta yang lebih banyak lagi dimasa depan. Semoga kita terhindar dari sifat yang demikian.

Selamat hari Jumat sahabat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
www.dadangkadarusman.com

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Allah; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Mungkin perusahaan Anda akan cocok juga dengan materi dan metode pelatihan saya. Hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “S (=Spiritualism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Crescere Portiere

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.