Saturday , April 20 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Personal Development / Kesalahan Yang Tidak Disadari

Kesalahan Yang Tidak Disadari

Ada kalanya. Kita kesal sekali kepada seseorang ya kan? Lucunya, orang yang kita keselin itu tidak juga mengerti kekesalan kita. Maka berlanjutlah kekesalan itu. Sementara orang itu nyantai aja seolah nggak terjadi apa-apa. Mesti diapain sih orang kayak gitu?

Pagi ini. Ya. Pagi ini. Saya sarapan pagi disebuah venue untuk suatu acara. Waitress-nya bertanya; “Kopi atau Teh Pak?”

Saya balik tanya; “Kopinya dibuat langsung from the beans?” Saya, punya alasan mengapa hal itu penting. Kalau kopinya sudah jadi dalam cerek besar itu, saya tidak tertarik.

“Bisa pak. Dibuat langsung dari cofee beans…”. Cakep.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Selesai dengan main course. Tinggal kopinya. Saya cicip sedikit. Nikmat. Layak untuk diteruskan. Daaaan… tahukah Anda bagaimana cara saya menikmati secangkir kopi yang layak?

Saya seruput sekitar 10 mililiter. Kemudian. Saya biarkan cairan hitam itu menari-nari dimulut saya. Sejak dia masih panas, sampai menghangat, kemudian mendingin mengikuti suhu tubuh saya. Setelah itu. Barulah dia mengalir ke tenggorokan ini, menelusuk masuk merasuki saluran pencernaan.

Done? Belum. Walaupun sudah ditelan. Tapi saya masih mengijinkan sensasi rasa sang kopi terus menggelitiki syaraf-syaraf pencicip di lidah saya. Sampai rasa lidah ini netral lagi. Setelah itu, baaaaru melanjutkan dengan 10 mililiter berikutnya.

Apa hubungan cerita ini dengan orang yang kita sebelin itu? Begini. Ada satu hal yang saya belum ceritakan pada perjalanan sang 10 mL itu. Pagi ini. Barusan. Saya minum kopi sambil mengintip WAG. Keasyikan. Sang 10mL itu menari terlalu antusias dimulut saya. Saking antusiasnya, sampai terdengar bunyi seperti kumur-kumur.

Sekarang coba Anda bayangkan. Di restoran hotel bintang 5. Mengenakan jas formal. Tapi minum kopinya seperti orang sikat gigi. Do you know what happened? Iiitu orang-orang yang duduk di meja sekitar meja saya pada berhenti makan. Lalu mereka serempak menatap kearah saya!

Saya mau tanya Anda; apa yang orang-orang itu pikirkan tentang saya? Anoooooooying. Nyebeliiiiin. Ndesoooo. Nelongsooooo. Gak punyo rumongso!

Saya. Sudah menimbulkan kekesalan yang saaangat mendalam dihati mereka. Dan saya. Sama sekali tidak menyadarinya.

Mari kita kembalikan kepada konteks kita. Boleh jadi. Kekesalan kita pada orang-orang yang ‘tidak tahu diri’ itu terjadi, bukan. Bukan. Karena. Mereka. Sengaja.

Jadi? Jadi mari berhenti untuk menjudge alias menghakimi orang lain karena mereka melakukan kesalahan yang tidak kita sukai. Karena boleh jadi, mereka melakukannya secara tidak sengaja.

Sekarang saya mau tanya; kalau Anda tahu bahwa dia tidak sengaja melakukannya. Apakah Anda masih akan tetap sebel kepadanya? Anda sakit sendirian kalau masih bersikap begitu?

Sikap yang sehat, ada 2 opsi: Pertama, maklumi dia. Karena cepat atau lambat, dia akan berhenti zuga. Bahkan dia, bisa saja segera menyadarinya sehingga dia berhenti melakukan hal yang menyebalkan itu langsung, begitu dia menyadari. Contohnya, saya pada saat minum kopi itu. Ups, forgive me…

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kedua. Anda. Boleh bicara kepada orang itu. Tentu secara baik-baik. Dan orang baik, akan menyambut baik orang-orang yang berniat baik untuk mengingatkan dirinya tentang hal-hal yang baik. Jika dia beneran orang baik, maka Anda akan menemukan sisi baiknya.

Lalu Anda melupakan sisi tidak baiknya. Karena kalau Anda beneran orang baik, maka Anda akan fokus pada sisi baiknya kan? Ada sisi tidak baiknya tentu. Tapi siapa sih orang yang punya hanya sisi baik tanpa sisi buruk? Nggak ada. Toh Anda juga kan punya sisi buruk. Dan boleh jadi, sisi buruk Anda itu; dilakukan secara tidak disadari. Deal?

NB: Corporate Alignment atau SINERGI merupakan salah satu tantangan terbesar bagi semua perusahaan. Walaupun punya SDM yang bagus, tapi jika tidak “SINERGI” satu sama lain; maka kinerja perusahaan tidak akan optimal. Terkait hal itu, kami merancang “S-TED Simulation: Strengthening Corporate & Organizational Alignment”. Durasi 1 hari. Jumlah peserta 25-40 orang per batch. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner

S-TED Training

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:wikipedia

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.