Sunday , December 15 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Prasyarat Internalisasi Core Values

Prasyarat Internalisasi Core Values

Pekan lalu ada pertanyaan masuk via email saya. Pertanyaannya seputar Core Values. Kenapa pertanyaan itu menarik buat saya, karena 2 hal. Pertama, karena setelah dijawab sang penanya mengajukan pertanyaan susulan. Ke-2, karena sangat banyak perusahaan menghadapi masalah yang sama.

Alasan ke-2 itulah yang mendorong saya menuliskan sebagian gagasannya disini. Barangkali, relevan dengan situasi dikantor Anda.

Sebagian dari Anda mungkin ada yang bertanya-tanya; kenapa banyak perusahaan yang gagal menginternalisasi valuesnya?

Ada juga yang penasaran; bagaimana caranya supaya perusahaan bisa menginternalisasikan valuesnya?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ke-2 pertanyaan itu serupa. Tapi maknanya tidak sama. Sekalipun demikian, dua-duanya merujuk kepada suatu pra kondisi yang menentukan; apakah nilai-nilai perusahaan itu akan mampu mewujud menjadi sikap dan perilaku kerja karyawan. Ataukah hanya akan menjadi pembicaraan sesaat untuk kemudian mengendor menjadi sekedar jargon dan pajangan.

Lalu apa sajakah prakondisi yang saya maksudkan itu? Begini. Sebuah tata nilai, hanya akan diterima dan diterapkan dengan baik bila didalam organisasi itu terpenuhi minimal 3 syarat berikut ini.

Pertama, Komitmen team pimpinan. Bukan hanya mempresentasikan tapi juga terus mendorong dan mendukung seluruh elemen di organisasi itu untuk terus menerapkan values.

Kedua. Sekelompok orang yang secara konsisten mempengaruhi orang lainnya untuk sama-sama menerapkan values organisasi. Kenapa ‘sekelompok’ orang? Karena kalau hanya 1, hampir mustahil bisa. Harus ada 2 dulu deh sebagai langkah awalnya. Jadi bisa bersinergi dan saling menguatkan.

Apakah mereka itu yang sering disebut sebagai “Change Agent alias Agen Perubahan?” Begini.

Change agent itu sebetulnya memiliki makna yang luas. Semua orang (siapapun juga) yang menunjukkan perilaku sesuai dengan core values kemudian menjadi inspirasi bagi orang lain untuk ikut menerapkan values itu, maka dia adalah agent of change.

Tapi kemudian sekarang frase ‘Agent of Change’ digunakan untuk menyebut sekelompok orang yang secara formal ditunjuk atau ditugaskan oleh perusahaan untuk mendorong karyawan melakukan tindakan sesuai values. Begitu deh kira-kira.

Ketiga. Lingkungan yang kondusif untuk saling mengingatkan, menegur, memberi contoh, dan memberi apresiasi kepada orang-orang yang sudah menunjukkan kemauan dan upaya2 implementasi values.

Semua hal tersebut bisa diwujudkan melalui berbagai macam program atau kegiatan yang relevan. Perlu diingat juga, bahwa selain relevan, ada poin penting nomor 2. Yaitu, mesti dibikin fun.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Contoh program yang relevan dan fun itu seperti apa? Disetiap departemen, misalnya; bikin kesepakatan untuk ‘mengantarkan sampah ke rumahnya’. Apa sih ‘rumahnya’ sampah itu? Ya tempat sampahlah. Jadi setiap orang yang punya sampah, mengantarkan (bukan membuang) sampahnya ke tempat sampah yang jadi rumah sang sampah itu.

Dan… setiap orang yang melihat ada sampah tercecer di unit kerjanya, maka dia harus memperlakukannya sebagai suatu obyek yang sedang ‘tersesat’. Jadi sampah itu butuh seseorang yang peduli dan mau mengantarkannya ke tempat yang dituju. Yaitu rumahnya. Rumah siapa? Rumah sampah. Apa itu? Tempat sampah. Itu contoh. Program campaign yang relevan dan fun.

Lha, kok program yang dicontohkannya cetek gitu? Kita kan perusahaan beeesssaaar… masak sih kok bikin program yang cetek?

Nah. Itulah masalahnya. Banyak perusahaan yang gagal menginternalisasikan valuesnya gara-garanya cuma 1 saja: gagal implementasi programnya. Kenapa? Mereka kepengen dianggap hebat. Padahal nggak.

Hebatnya itu cuma ketika gembar-gembor bikin program dowang. Kan kalau bikin program mah cuman modal mulut saja juga bisa. Asal berani jor-joran janji saja toh? Pas pelaksanaannya, memble. Iku jenenge omong thok. Arek Suroboyo bilang; Jancuk!

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Padahal, internalisasi values itu tidak butuh program tinggi-tinggi tapi nggak bisa mewujudkannya. Butuhnya ya yang bisa diimplementasikan. Nah yang bisa diimplementasikan itu, memiliki 2 kriteria. Yaitu: relevan, dan fun.

Apakah perlu diadakan training core values buat karyawan? Training itu, diperlukan hanya jika ada reason yang jelas atas kebutuhannya. Jadi, sebelum memutuskan perlu tidaknya training itu; cek dulu kondisi aktualnya seperti apa. Dari situ, kita dapatkan dasar penentuan perlu atau tidaknya training khusus. Begitu ya, kira-kira.

NB: Corporate Alignment atau SINERGI merupakan salah satu tantangan terbesar bagi semua perusahaan. Walaupun punya SDM yang bagus, tapi jika tidak “SINERGI” satu sama lain; maka kinerja perusahaan tidak akan optimal. Terkait hal itu, kami merancang “S-TED Simulation: Strengthening Corporate & Organizational Alignment”. Durasi 1 hari. Jumlah peserta 25-40 orang per batch. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman
Change Matter Learning Partner

S-TED Training

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Allah; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Agustus 2015. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (=Leadership)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-19899-737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar:Edutalk.id

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.