Thursday , July 18 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Leadership / Dicari – Banyak HR Manager

Dicari – Banyak HR Manager

Saya punya banyak lowongan bagi siapa saja yang ingin menjadi HR Manager. Anda tertarik? Syaratnya; saat ini Anda sudah mempunyai anak buah. Selain itu, tidak ada syarat lainnya. Anda tidak perlu keluar dari perusahaan tempat Anda bekerja saat ini. Dan penawaran saya ini juga bukan bisnis MLM, kecuali jika saat ini Anda memang bekerja di perusahaan MLM.

Pokoknya, Anda tetap bekerja ditempat kerja Anda sekarang. Tidak ada masa probation, dan tidak ada kewajiban bagi Anda untuk melapor kepada saya. Anda tertarik menjadi HR Manager seperti yang saya tawarkan?

Kebutuhan terhadap HR Manager yang banyak ini timbul berkaitan dengan profesi saya sebagai trainer program-program training leadership. Saya memperhatikan klien-klien saya. Dan saya juga memperhatikan berbagai macam perusahaan baik yang besar maupun yang kecil, meskipun mereka belum menjadi klien saya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Memang sudah menjadi tugas saya untuk mengamati dan mempelajari pola perilaku para leader, supervisor, atau manager di perusahaan-perusahaan itu. Dan saya, menemukan bahwa kebanyakan pemimpin hanya mengurusi anak buahnya untuk mencapai angka-angka atau target-target perusahaan belaka. Sedangkan urusan lain seperti mendidik dan mengembangkan anak buahnya, mereka serahkan itu sebagai tanggungjawab orang HRD.

Makanya, ayo siapa yang mau menjadi HR Manager seperti yang saya tawarkan? Syaratnya mudah. Dan caranya juga gampang kok. Anda mau? Oke, jika Anda mau mari kita ikuti proses selanjutnya. Silakan catatkan nama Anda dalam daftar para calon HR Manager itu. Saya tidak bisa mengenal nama semua orang sekarang. Jadi tolong tulis dulu nama Anda di selembar kertas yang ada di meja kerja Anda. Tolong siapkan selembar kertas kosong ya. Lalu di kertas itu tolong tuliskan kalimat ini. “Saya (nama Anda) mau menjadi HR Manager”.

Sudah? Jika sudah. Silakan mengikuti petunjuk saya berikutnya. Para leader di perusahaan-perusahaan yang saya perhatikan itu pada umumnya sudah sangat sibuk mengurusi pekerjaan-pekerjaan rutinnya. Waktu dan tenaga mereka terkuras untuk pekerjaan yang tidak ada habis-habisnya. Dan semakin tinggi lagi jabatan mereka, semakin banyak juga pekerjaannya. Sehingga, mereka pun semakin kalang kabut saja hidupnya. Naik lagi jabatannya. Makin rumit lagi hidupnya. Padahal, mestinya sih; semakin tinggi jabatan seseorang, semakin sedikit tugas-tugas teknisnya. Yang semakin banyak itu adalah fungsi strategisnya. Atau tanggunggjawabnya.

Tidak berarti semua orang begitu. Saya juga mengenal orang-orang yang karirnya terus menanjak naik, namun terbebas dari belenggu pekerjaan yang semakin bertumpuk-tumpuk. Hidup mereka semakin asyik, setiap kali posisinya semakin naik. Beda banget dengan kebanyakan leader lainnya kan? Bedanya apa sih?

Kalau saya, lebih melihat esensi pola perilaku kepemimpinannya yang membuat perbedaan itu. Orang-orang yang sedikit ini, mempunyai anak buah yang handal. Sehingga mereka tidak lagi diribetin dengan urusan-urusan teknis. Bukankah begitu semestinya peran para leader? Iyya, tapi bagaimana ceritanya mereka bisa memiliki anak buah yang handal seperti itu?

Sejauh yang saya pahami, anak buah yang bagus itu dimulai dari proses rekrutmennya. Bagaimana pun juga menanam bibit yang baik lebih menjanjikan untuk memperoleh pohon yang baik, berbunga baik, dan berbuah baik kan? Begitu pula dengan anak buah kita. Jika kita mendapatkan kandidat yang baik sejak awalnya, maka kita berkesempatan untuk mendapatkan karyawan yang handal beberapa tahun kemudian.

Bagaimana biasanya Anda merekrut anak buah Anda? Diserahkan kepada HRD? Hmmh, para leader handal itu tidak begitu. Mereka mengambil peran dalam proses rekrutmen itu. Karena mereka percaya, bahwa merekalah yang paham kebutuhan unit kerjanya, karakter pekerjaannya, dan kualifikasi orang-orang yang bakal handal menanganinya. Mereka, berperan sebagai HR Manager di unit kerjanya. Catet; mereka, berperan sebagai HR Manager di unit kerjanya.

Kebanyakan atasan hanya punya satu topik pembicaraan dengan anak buahnya, yaitu;”sudah berapa sales kamu?” atau “Sudah selesai belum?” atau “Kok laporannya belum sampai di meja saya?”

Salahkah jika atasan menanyakan hasil? Tidak salah. Namun, saya menemukan bahwa atasan-atasan yang hebat memahami bahwa hasil yang mereka tuntut itu merupakan dampak dari sebuah proses kerja yang dijalani anak buahnya. Sedangkan cara anak buahnya menjalani hari-hari kerja itu ditentukan oleh keterampilan dan kemampuan mereka dalam bekerja. Maka, para atasan hebat tahu bahwa percuma saja menanyakan hasil kepada anak buahnya yang tidak terdidik dengan baik. Pertanyaan saya; Apakah urusan mendidik anak buah ini Anda tangani sendiri? Ataukah Anda serahkan kepada HRD?

Para leader hebat, tidak pernah menyerahkan tanggungjawab mendidik dan melatih anak buahnya kepada departemen lain. Mereka, memainkan peran sebagai HR Manager di unit kerja yang dipimpinnya. Sehingga merekalah yang mengambil tanggungjawab penuh terhadap proses pendidikan dan pengembangan anak buahnya. Catet lagih; merekalah yang mengambil tanggungjawab penuh terhadap proses pendidikan dan pengembangan anak buahnya.

Mereka memang tidak selalu mesti melakukannya sendiri. Tetapi merekalah yang merancang kebutuhannya, menyusun dan merencanakan prosesnya. Memilih trainer atau orang yang tepat untuk melatihnya. Dan mereka, memonitor pelaksanaannya. Makanya, ketika mereka bertanya “Mana hasil kerjamu?” selalu ada peluang yang besar untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Ada banyak peran dan fungsi HR Manager. Sedangkan dua yang paling penting diantaranya adalah rekrutmen dan pengembangan karyawan itu. Sayangnya, justru dalam kedua aspek itu sering terjadi kelemahan dibanyak perusahaan. Faktanya, karyawan di divisi HR sering hanya sedikit. Sudah jumlahnya sedikit, mereka juga pada umumnya bukan orang-orang yang ahli dalam melatih karyawan. Mereka jago soal pay-roll. Canggih soal compensation and benefit. Tapi bukan orang yang betul-betul paham soal mendidik dan mengembangkan orang. Lantas, Anda menyerahkan urusan diklat anak buah Anda kepada mereka? A-a…h.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Maka jika Anda seorang leader yang memimpin anak buah lalu menyerahkan hal-hal krusial itu kepada departemen HR, saya jamin deh; kecil kemungkinan Anda mendapatkan team kerja yang benar-benar handal. Dan kecil pula kesempatan bagi Anda untuk menikmati jabatan itu dengan perasaan lega dan tenang. Karena dengan cara begitu, Anda akan semakin tenggelam dalam pekerjaan seiring dengan semakin tingginya jabatan Anda.

Jadi, apa sih sebenarnya poin utama dari tulisan saya kali ini? Katanya tadi menawarkan posisi HR Manager. Sahabatku, saya menawarkan peran sebagai HR Manager kepada Anda untuk unit kerja yang Anda pimpin. Why? Because. Every leader is a human resources manager. Setiap pemimpin adalah HR Manager, my friend. Begitulah prinsip mendasar dalam leadership.

Jika Anda mempunyai anak buah, dan Anda belum menjalankan fungsi sebagai HR Manager untuk unit kerja yang Anda pimpin; maka Anda belum menjalankan fungsi kepemimpinan itu dengan baik. Tapi tenang saja, toh dalam kertas kosong tadi Anda sudah menuliskan komitmen bahwa Anda ‘mau menjadi HR Manager’ kan? Peganglah terus komitmen itu sahabatku.

“Halah, kerjaan gue aja sudah banyak begini? Mana bisa lagi pake ngurusin yang begituan?” Masih ada keberatan seperti itu? Kebanyakan leader masih berpikir begitu memang. Tapi mari kita lihat rewardnya. Waktu dan energy yang Anda investasikan untuk melakukan proses pengembangan anak buah itu akan membuahkan hasil yang membuat kehidupan karir Anda lebih asyik beberapa tahun kedepan.

Seperti yang dirasakan kenalan-kenalan saya yang para leader hebat itu. Semakin handal anak buahnya, semakin nyaman hidupnya. Semakin banyak hasilnya. Semakin besar bonusnya. Semakin terbuka lebar untuk jenjang karir selanjutnya. Bukankah itu merupakan reward yang tidak ternilai harganya?

Bandingkan dengan kebanyakan leader yang empot-empotan dengan tugas-tugas operasional rutin hariannya. Mereka merasa tidak ada waktu untuk mendidik anak buahnya sambil mengumpat;”Itu kan tugasnya orang-orang HRD? Ngapain aja mereka kalau urusan begitu mesti gue-gue juga!!!!

Padahal umpatannya itu sama sekali tidak menjadikan keadaan lebih baik. Tapi memang benar sih, kalau mengembangkan anak buah itu adalah urusan HR. Jadi mari kita ingat sekali lagi bahwa salah satu prinsip fundamental dalam kepemimpinan berbunyi; “Every leader is a human resources manager.” Jadi, jika kita menunjuk hidung HR untuk urusan pengembangan anak buah kita, maka kita sebenarnya sedang menunjuk hidung kita sendiri.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

You. My friend. The only person yang bertanggungjawab dalam proses pengembangan anak buah Anda sendiri. And you. My friend. Are the HR manager for your unit. Jadi mari kita mainkan peran sebagai HR Manager itu di unit kerja kita masing-masing. Karena kitalah leadernya. Kitalah yang memahami proses bisnisnya. Dan kitalah yang mengerti kualifikasi serta keahlian yang mesti dikuasai oleh anak buah kita. Jadi, kitalah yang bisa memimpinnya untuk menjadi unit kerja yang dipenuhi oleh orang-orang handal. Dan kita, adalah orang yang layak merasakan manfaatnya.

NB: Training FUNDAMENTAL LEADERSHIP IN PRACTICE saya dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Supervisor dan Manager. Hubungi 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Change Matter Learning Partner
http://www.dadangkadarusman.com/2013/02/01/leadership-in-practice/

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor : 0812-19899-737. Sebutkan (1) Nama dan tulis (2) “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “L (=Leadership)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari: Schoox

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.