Sunday , December 15 2019
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Miscellaneous / Jam Istirahat Siang

Jam Istirahat Siang

Tahukah Anda bahwa cara kita menggunakan waktu istirahat siang menentukan kualitas hidup kita sebagai profesional. Lantas, bagaimana sih biasanya para eksekutif menggunakan waktu istirahat siang? Ada 4 cara yang umum.

Pertama, Makan siang. Main stream banget. Pas jam 12 siang, pada umumnya karyawan langsung beerrr pada berhamburan keluar kantor menuju kantin. Seperti kelelawar pas ketemu malam gitu deh.

Dampaknya apa? Perut kenyang. Mata ngantuk. Mau mulai nyambung kerjaan yang tadi tertunda butuh ‘energi aktivasi’ lagi. Jarang bisa langsung tancap gas pol.

Kedua. Olah raga. Kebiasaan boss saya dulu dan beberapa expatriat lainnya nih. Saya pikir, masa sih tengah hari gini kok olah raga. Pas saya coba, eh. Enak banget ternyata. Setelah itu, kepengen lagi. Sampai sekarang, sekali-sekali masih suka nyempetin menikmati opsi yang ini.

Efeknya, badan sueger banget. Bisa langsung cus lagi dengan kerjaan. Dan secara fisik, kita jadi lebih fit.

Anda sudah nyoba? Gak ada fasilitasnya? Ah, saya sering lihat kantor yang punya fasilitas nge-gym. Tapi dianggurin. Tak terawat. Teronggok, dan berdebu. Kalau niat mah, jadi deh.

Ketiga. Tidur sejenak. Dikenal dengan sebutan ‘Nap’. Disebut ‘sejenak’ karena emang waktu tidurnya cuman sebentar. Sekitar 15 menit saja. Maksimal 20 menit. Ketika orang lain pada berhamburan keluar, biasanya saya tutup pintu. Lalu berbaring telentang di lantai. Blek. Sampai alarm setingan bunyi.

Efeknya? Wooh, mantap. Penelitian menunjukkan bahwa nap itu meningkatkan fungsi berpikir seseorang. Jadi lebih fresh dan lebih kreatif. Ini cara paling pavorit saya.

Anda sudah nyoba? Gak ada fasilitasnya juga? Ah, saya sering lihat orang bergelimpangan di mushola gitu loh. Sholat dhuhurnya jangan dilewat. Jangan pula baring ngalangin orang yang mau sholat gitu loh. Intinya, kalau niat mah; jadi deh.

Keempat, meeting. Nah. Kalau Anda harus meeting di saat orang lain beristirahat siang. Maka ada kemungkinan Anda seorang boss yang kesulitan ngatur agenda. Atau Anda sedang dikejar-kejar target kerjaan yang belum tercapai.

Tapi apapun itu, menandakan buruknya kualitas hidup profesional kita. Pertanda bahwa mesti ada hal yang kudu segera diberesin. Nggak bener itu.

Sekarang cobak cek, bagaimana biasanya waktu istirahat siang Anda digunakan. Cobain dengan altenatif varisi yang ada diatas. Kalau kerasa manfaatnya, kasih tahu yang lain ya…

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner
www.dadangkadarusman.com

About Dadang Kadarusman

Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.