Tuesday , September 29 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Miscellaneous / Perang Melawan Covid-19 (P-2)

Perang Melawan Covid-19 (P-2)

Bagian kedua dari pembahasan tentang perang melawan covid-19. Seperti bagian pertama juga, hanya untuk orang-orang yang open minded. Yang tidak demikian, mohon tidak membacanya. Terimakasih.

Prolog. Ada 2 mainstream responder terhadap cara presiden menangani wabah ini. Pertama, para pendukung setia yang rela mengorbankan akal sehat dan nalarnya untuk membelanya mati-matian. Kedua, para penentang setia yang mengkritik tanpa solusi. Saya memilih ikut mengkritisi kinerja presiden sambil menawarkan solusi sebagai bagian dari hak warga negara. Semoga presiden masih mau mendengar. Jika pun tetap ndablek, semoga ada sebagian masyarakat lainnya yang mendapat manfaat dari tulisan ini. Sebab jika presidennya sudah tidak peduli, rakyat harus mencari jalan keselamatannya sendiri-sendiri.

Kita mulai. Harap diingat bahwa walaupun masih menjadi tanda tanya besar apakah virus itu mahluk hidup atau benda mati, namun semua ilmuwan sepakat bahwa virus dikategorikan sebagai microba. Dengan demikian, maka perang melawan virus mesti melibatkan komponen kepakaran dalam bidang microbiology. Indonesia, memiliki pakar senior microbiology dengan reputasi internasional. Sudahkah beliau dilibatkan secara intens? Itu pertanyaan penting untuk pak presiden pertimbangkan.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Bagaimana dengan jamu-jamu tradisional? Jamu itu bagus, silakan diminum. Pilih jamu yang benar-benar alami tanpa tambahan obat kimia buatan. Tapi perlu dipahami juga bahwa; jamu itu, mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memberikan efek yang memadai. Jamu berbahan herbal alami baik untuk menjaga stamina tubuh kita. Tapi mungkin kurang memadai untuk memerangi covid secara langsung. Sebab penyakit infeksi itu bersifat akut sehingga membutuhkan respon segera dari system pertahanan tubuh kita. Jadi jamu itu bagus untuk menjaga stamina kita ya. Silakan diminum. Catatan: Pakailah jamu hasil buatan industri jamu nasional, pak. Jangan impor dari negara lain.

Prinsip “MELAWAN MICROBA DENGAN MICROBA”. Didalam tubuh kita ini, ada milyaran bahkan mungkin triliyunan microba yang terdiri dari bakteri, virus, dan fungi. Loh, ngapain semua mikroba itu ada didalam tubuh? Untuk menjaga keberlangsungan keseluruhan proses penting didalam tubuh kita. Masya Allah. Singkatnya, mikroba itu berjasa sekali kepada kita. Makanya, orang awam sering menyebut mereka sebagai BAKTERI BAIK. Bakteri baik itu juga melindungi diri kita dari serangan microorganisma asing yang hendak menginfeksi kita. Maka peluang terinfeksinya menjadi lebih kecil. Saya bikin penjelasannya sesederhana mungkin agar mudah dipahami orang-orang yang tidak memiliki latar belakang dibidang ini.

Berbeda dengan mekanisme pertahanan melalui antibody seperti yang sudah kita bahas dibagian pertama. Sistem pertahanan tubuh yang dilakukan oleh bakteri baik ini, tidak harus menunggu kita pernah terinfeksi terlebih dahulu. Bagaimana pun juga, menunggu terbentuknya Ig-G didalam tubuh kita itu beresiko. Dan yang pasti, tidak semua orang sanggup menempuh dan menjalani opsi itu. Test Ig-G cocok untuk OTG dan ODP, serta orang-orang yang sehari-hari terus menjalani aktivitas rutin diluar rumahnya sehingga ada kemungkinan pernah terpapar virus ini. Bukan untuk masyarakat yang tinggal diruang-ruang steril atau di rumah-rumah yang aman. Lebih beresiko lagi jika PSBB dihentikan tanpa membekali masyarakat dengan informasi dan pengetahuan yang memadai. Jadi, itu tidak untuk semua orang.

Sedangkan mekanisme pertahanan melalui intake bakteri baik ini, bisa dilakukan oleh hampir 100% populasi. Dan cara ini, hampir tidak beresiko. Kuncinya, ada pada pemilihan jenis bakteri baik mana yang cocok untuk memerangi virus covid-19. Dan untuk mendapatkan komposisi jenis bakteri baik yang tepat itu, dibutuhkan kepakaran pada tingkatan yang sangat tinggi.

Maka tidak berlebihan jika saya menyarankan pak presiden untuk melibatkan pakar microbiology handal dalam perang yang bapak canangkan ini. Sikap bapak yang buru-buru hendak berdamai dengan virus ini menunjukkan bapak tidak punya harapan untuk memenangkan perang ini. Dan itu, boleh jadi karena bapak tidak memiliki kelengkapan persenjataannya. Saya akan beritahukan kepada bapak beberapa diantaranya.

Lantas, dimana kita bisa mendapatkan BAKTERI BAIK itu? Masyarakat lazim menyebut sediaan atau media yang mengandung bakteri baik seperti itu sebagai PROBIOTIK. Tapi, ada tapinya nih; setiap formulasi probiotik, khasiatnya berbeda. Jadi tidak semua probiotik cocok untuk covid. Untuk menjaga kesehatan pencernaan harian rutin misalnya, Anda cukup mengkonsumsi probiotik yang mengandung lactobacillus cassei saja. Sudah memadai. Tapi untuk perang melawan covid, probiotik semacam itu tidak cukup handal. Inilah pentingnya kita menggunakan formulasi khusus.

Memangnya ada probiotik yang diformulasikan khusus untuk covid itu? Ini pertanyaan yang cukup banyak. Didalam tulisan terdahulu, memang saya tidak menjelaskannya secara detail. Karena, ingin menghindari adanya unsur jual beli dalam artikel itu. Tujuan saya waktu itu sebatas berbagi informasi saja yang boleh Anda follow up atau tidak. Bebas saja. Makanya saya sebut optional kan. Namun karena lumayan banyak yang kepo dan saya tidak sanggup meresponnya satu persatu jadi saya jelaskan saja disini khusus untuk yang ingin tahu. Intinya adalah, jika ingin mendapatkan manfaat optimal dari sebuah probiotik, minumlah probiotik yang tepat. Jadi kalau ingin mendapat manfaat optimal untuk pencegahan dan terapi suportif covid, ya minumlah probiotik yang diformulasikan untuk melawan covid.

Apakah semua orang perlu mekanisme pertahanan ini? Intinya begini. System pertahanan tubuh lewat antibody yang sudah kita bahas di bagian pertama itu; mungkin tidak Anda miliki. Karena Anda belum pernah terinfeksi dan survive sebelumnya sehingga tidak terjadi vaksinasi alami, dan kita juga belum punya vaksin buatannya. Padahal mungkin saja, Anda harus beraktivitas diluar rumah secara intens. Atau mungkin juga pemerintah segera menghentikan PSBB dan memerintahkan agar aktivitas ekonomi segera bergerak lagi. Kerjaan pemerintah kan sering hanya memerintah saja. Tapi apakah pemerintah mau menanggung resikonya? Yang pasti, rakyat mesti menanggung resiko itu. Atas dasar kondisi itulah Anda membutuhkan proteksi dalam bentuk lain. Konsep proteksinya seperti apa? Ya pakai konsep MELAWAN MIKROBA DENGAN MIKROBA yang saya sarankan itu.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Kenapa merekomendasikan probiotik tertentu dan tidak yang lainnya? Tugas saya adalah menyampaikan informasi dalam batas pengetahuan saya. Demikian pula halnya dengan solusi yang saya tawarkan. Hanya sebatas yang saya ketahui dan saya yakini. Saya ketahui sumbernya dan bisa ditelurusi siapa perancang formulasinya. Saya meyakini reputasi serta kepakarannya dibidang ini. Serta manfaat yang didapatkan oleh pasien-pasien covid yang menggunakannya. Jadi saya meyakini efek terapetik suportifnya. Sehingga saya menganggap layak untuk disampaikan kepada masyarakat. Agar siapapun yang memilih untuk terus berperang melawan wabah ini, memiliki tambahan kelengkapan sarana tempurnya. Bagi yang tidak meyakininya, tidak jadi masalah. Silakan saja.

Semoga bukan utopia jika saya berharap pemerintah berada digaris terdepan dalam perang melawan covid ini. Tapi jika cara penanganannya masih simpang siur dan terus tambal sulam serta saling ralat begini, tampaknya; setiap orang mesti berjaga-jaga untuk diri dan keluarganya sendiri. Minimal, jangan mati konyol tanpa berjuang deh kita ini kan.

Apakah publik bisa mengakses probiotik dengan formulasi khusus itu? Hingga bulan April lalu memang hanya bisa didapat dikalangan terbatas saja. Namun sejak Mei ini, sudah launch varian produk probiotik khusus covid yang bisa diakses oleh masyarakat secara luas. Jadi Anda bisa mendapatkannya dibanyak tempat jika mau. Disajikan dalam bentuk sirup sari buah. Cek dan ricek lagilah ya. Apakah probiotik Anda diformulasikan sesuai tujuan kebutuhan Anda?

Penutup. Jadilah panglima perang yang tangguh, pak presiden. Jika bapak mengarahkan rakyat ke jalan yang benar, rakyat juga akan mendukung bapak kok. Cukup sampai disini dulu ya.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner

Perang Melawan Covid-19 (P-1)

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor: 0812-1989-9737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait topik ini, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:Freepik

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.