Saturday , October 31 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / Miscellaneous / Berbagi Cara Menyelamatkan Diri

Berbagi Cara Menyelamatkan Diri

Disclaimer: Tulisan ini mengandung unsur yang muram. Tapi didalamnya ada solusi yang mungkin bisa dilakukan secara kolektif. Hanya untuk orang yang open minded.

Anda masih punya cukup tabungan untuk biaya hidup normal 12 bulan kedepan? Alhamdulillah. Gaji Anda masih dibayar full? Alhamdulillah. Bisnis Anda tetap berjalan? Alhamdulillah. Insya Allah Anda tenteram ditengah wabah ini. Tapi jika Anda tidak seperti keadaan diatas; mungkin saat ini Anda sudah degdegan. Normal.

Mengandalkan tabungan, hanya bisa dilakukan beberapa gelintir orang. Gaji dibayarkan tanpa berproduksi, hanya bisa diterapkan oleh beberapa perusahaan. Mengharapkan tunjangan dari negara? Sudahlah, kita sudah pada tahu kapasitasnya. Walhasil, tak akan lama lagi; mayoritas rakyat negeri ini bakal kembali ke luar rumah. Menempuh resiko demi sesuap nasi.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Insya Allah, itu tidak perlu terjadi jika wabah ini segera berakhir. Tapi melihat gelagat cara penanganannya yang simpang siur dan tambal sulam macam begini; kemungkinan berakhirnya wabah ini bakal mundur lagi. Semoga itu tidak terjadi.

Tapi. Jika itu beneran terjadi. Maka, tidak ada pilihan lain bagi rakyat selain berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan diri dan keluarganya sendiri-sendiri. Kok sendiri-sendiri? Karena sejak pemegang amanat kepemimpinan tertingginya lempar handuk, berarti kita sudah berada pada era “perang tanpa komandan”.

Lalu bagaimana cara kita menyelamatkan diri sendiri itu? Pertanyaan bagus. Dan ini jawaban sederhana saya; kita masing-masing cari tahu. Lalu beritahu orang lain. Begitulah caranya. “CARI TAHU CARANYA, LALU BERITAHU ORANG LAIN”. Cukup jelas ya.

Kita mesti belajar menyelamatkan diri sendiri. Sambil saling berbagi informasi kepada keluarga dan sahabat tentang apa yang kita ketahui dalam upaya memperkecil kemungkinan terinfeksi ditengah situasi yang tak terkendali lagi ini. Gunakan seluruh fasilitas komunikasi Anda. Milist, WA, Socmed. Apa saja. Untuk saling memberi tahu caranya.

Anda tahu apa? Mari kabari teman-teman Anda. Agar kita semua, bisa menyelamatkan diri sendiri. Memang, tidak ada cara baku menghadapi musuh baru. Apalagi musuhnya tak kelihatan karena mewujud dalam bentuk wabah. Tapi, dalam kodisi darurat; setiap upaya yang ditopang oleh ilmu pengetahuan dan atau pengalaman, layak dijadikan referensi ikhtiar kita.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Misalnya. Beberapa waktu lalu ketika saya menyarankan agar selama lockdown kita perlu sesekali keluar rumah, berinteraksi dengan orang lain sambil tetap mengindahkan protokol pencegahan penularan; ada segelintir orang yang menghujat.

Saya maklumi penghujat itu, karena dia tidak memiliki landasan ilmu yang memadai untuk memahami hal itu. Berad banged. Makanya shocked dengan gagasan itu. Lalu uring-uringan sendirian. Saya teringat dengan sebuah kalimat yang dinisbatkan kepada Imam Asy-Safi’i. Bunyinya begini;

“Aku mampu berdebat dengan 10 orang yang berilmu. Tapi aku pasti kalah oleh 1 (SATU) orang bodoh. Karena orang bodoh itu, tidak paham landasan ilmu.” Jadi kalau saya ladeni, maka saya kalah; itu pasti. Saya kalah kebodohan dengan skor 0 banding 1000. Kalah kedunguan 0 banding 10000. Saya menyerah kalah. Wallohu a’lam.

Akhirnya yang saya khawatirkan terjadi. Manusia yang selama berminggu-minggu sembunyi di ruang aman bernama rumah itu, tiba-tiba mesti menempuh resiko kemungkinan terinfeksi ditengah semakin meningkatkan kasus-kasus baru. Kasus yang sejak awal disangkal pemerintah, lantas ditantang perang, lalu tiba-tiba diajak berdamai. Loyo.

Hari ini, kita berhadapan dengan keputusan pemerintah untuk membuka kembali aktivitas publik di bulan juni. Bahkan kabarnya, para pegawai BUMN yang berusia dibawah 45 tahun wajib ngantor lagi sejak tanggal 25 Mei.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ini adalah saat dimana kita semua mesti realistis. Tidak semua harapan kita terpenuhi. Atau barangkali, semua harapan kita tidak terpenuhi. Kapasitas pemerintahnya dalam menghadapi wabah ini minim, fasilitas kesehatannya terbatas, masyarakatnya ceroboh. Klop. Iya, tidak semuanya begitu. Tapi begitulah fenomenanya. Sepantasnya ini, adalah perang kolektif yang dikomandani pemerintahan yang mumpuni. Bukan perang pribadi-pribadi. Suka atau tidak suka, begitulah adanya.

Realistis saja. Tabungan kita tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dibawah ancaman wabah yang berakhirnya tak bisa diperkirakan entah sampai kapan. Jika Anda tidak termasuk yang seperti itu, alhamdulillah. Saya ikut bahagia.

Tapi untuk mayoritas warga negara Indonesia saya menyerukan; Mari saling memberitahu cara menyelamatkan diri sendiri. Menyelamatkan diri sendiri dari apa? Dari 2 hal. Pertama, dari kelaparan. Kedua, dari kemungkinan terkena infeksi dengan sedemikian mudahnya.

Kali ini, ijinkan saya yang memulai berbagi saran duluan. Pesan saya: Get out of home, but stay away from the crowd at best. Keluarlah dari rumah selama Anda membutuhkannya untuk menunjang kehidupan keluarga, tapi hindarilah kerumunan sebisa mungkin.

Sekarang. Gilaran Anda. Berbagi pengetahuan dengan cara yang lainnya. Silakan.

NB: Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development; hubungi kami.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner

Baca artikel sebelumnya dsini:

Alat Test Covid Dari UGM-UNAIR

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor: 0812-1989-9737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:Freepik

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.