Wednesday , July 8 2020
Topik Pelatihan Dari Dadang Kadarusman>>>
You are here: Home / CEO Forum / Yang Tenggelam, Yang Terdampar, Dan Yang Berlayar

Yang Tenggelam, Yang Terdampar, Dan Yang Berlayar

Ibarat samudera raya, business environment atau dunia bisnis saat ini sedang mengalami badai topan yang menimbulkan ombak bergelombang diiringi sambaran petir yang menggetarkan. Dan perusahaan-perusahaan, ibarat kapal-kapal yang mengarungi ombak yang tengah mengamuk itu. Anda, berada di kapal yang mana? Apa kabarnya kapal yang tengah Anda tumpangi itu?

Saya ajak Anda untuk mencermati keadaan kantor Anda, melalui pengamatan terhadap situasi yang tengah dihadapinya pada masa krisis ini. Dalam hemat saya, ada 3 jenis bahtera didalam gelombang badai krisis bisnis akibat pandemi ini.

Pertama, adalah kapal atau perahu yang terus berlayar. Tidak bergantung besar atau kecilnya ukurannya. Setiap perahu yang punya daya apung tinggi, tetap akan terapung di permukaan gelombang. Perusahaan dari jenis ini, memang secara alamiah sangat cocok dengan situasi yang saat ini sedang terjadi. Lihat saja, fenomenanya. Ketika mayoritas perusahaan oleng dalam masa krisis ini, tapi ada beberapa perusahaan yang justru revenuenya melambung tinggi. Perhatikan, apakah bisnis atau perusahaan Anda seperti ini. Stay disana. Keadaaan Anda, baik-baik saja. Insya Allah. Contoh perusahaannya apa? Silakan pikirkan dulu. Nanti saya akan ceritakan versi saya, Insya Allah.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Jenis kedua, adalah kapal yang terdampar. Kapal ini hanya bisa berlabuh disebuah pulau kecil ditengah lautan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Pernah tersangkut batu karang yang keras dan tajam. Lambung kapalnya robek. Palkanya bocor. Mesinnya konslet. Kapal ini tidak bisa berbuat banyak selain menanti badai berhenti untuk berbenah lagi. Memperbaiki kerusakan disana-sini. Kemudian nanti, berlayar lagi dengan sisa-sisa kekuatan yang masih ada. Inilah perumpamaan dari perusahaan-perusahaan yang saat ini sedang terhenti operasionalnya. Masih bisa diterima pasar, tapi keadaan tidak memungkinkan public untuk mengakses produk atau jasa yang disediakannya.

Contohnya bisnis apa? Bisnis saya sekarang, seperti kapal ini. Bisnis pelatihan dan pengembangan SDM. Marketnya adalah korporasi. Pada kondisi keuangan korporasi yang sedang kalang kabut seperti saat ini, bisnis seperti yang saya tekuni; bakal berada pada mode silent. Seperti kapal yang terdampar. Sebab dalam beberapa waktu ke depan, target market utamanya akan fokus pada pembenahan kedaruratan perusahaan. Bukan pada pengembangan SDM via eksternal expertis.

Coba perhatikan perusahaan atau industri yang Anda geluti, apakah sedang mengalami keterdamparan seperti itu atau tidak. Jika iya, maka berhitunglah. Berapa lama Anda sanggup bertahan? Jika sumber daya yang Anda miliki tersedia dan cukup hingga akhir krisis ini, maka bertahanlah disana. Ini soal endurens alias kemampuan untuk bertahan dalam jangka panjang. Setelah keadaannya membaik, kapal Anda bakal bisa berlayar lagi. Dan langit bisnis Anda, akan cerah lagi. Insya Allah.

Jenis ketiga. Kapal yang tenggelam. Maaf harus saya katakan. Bahwa. Ada jenis kapal yang entah bagaimana pun kondisinya, tidak akan sanggup bertahan diatas gelombang krisis pandemi ini. Tenggelam entah suka atau tidak. Maaf, game over. Besar atau kecil, jenis kapal ini; pasti tenggelam. Bisnis ini rontok bukan karena para pelakunya tidak bagus loh. Bukan karena para pemimpinnya memble. Bukan pula karena para karyawannya celepete. Bukan karena itu. Tapi karena jenis bisnisnya memang sudah tidak cocok lagi dengan kondisi dunia saat ini.

Contoh industrinya apa? Ijinkan saya untuk tidak menyebutkannya. Anda cari sendiri saja, sudah cukup banyak publikasi risetnya kok. Tugas saya disini adalah untuk mengajukan pertanyaan ini: Jika Anda berada di sebuah kapal yang kemungkinan terbesarnya akan tenggelam, apa yang akan Anda lakukan?

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Ini pertanyaan yang sangat penting untuk Anda renungkan. Dan ini adalah pertanyaan yang jawabannya sangat sulit untuk diimplementasikan. Bukan menjawabnya yang sulit, melainkan mengimplementasikannya. Kenapa? Karena, semua orang juga sudah tahu jawabannya kok. Bertahan dikapal itu pasti bakal ikut tenggelam kedalam palung yang paling dalam. Siapa yang mau begitu? Tak ada. Tapi, itulah zona nyaman yang memenjarakan diri kita. Maka pasti berat rasanya.

Tapi seberat apapun itu; Anda masih punya pilihan; untuk berjuang. Dan jangan khawatir. Anda, tidak sendirian. Ayo pahami situasinya. Pertahankan optimismenya. Temukan jalan keluarnya. Lalu persiapakan diri untuk tetap berjuang lagi. Kalau perlu, mari belajar untuk berani berenang. Ditengah gelombang krisis yang ganas ini.

Ohya, Anda mau bocoran jenis industri apa saja yang berpotenti bakal terus berlayar dimasa mendatang? Insya Allah kita bahas dalam artikel berikutnya ya.

NB: Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development; hubungi kami.

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
DEKA – Dadang Kadarusman.
Change Matter Learning Partner

Baca artikel sebelumnya disini:
http://www.dadangkadarusman.com/2020/05/23/dirimu-dan-bajumu-ukuran-1441/

Catatan kaki:
Kebanyakan klien pelatihan saya adalah pelanggan lama yang sebelumnya pernah mengundang saya. Atau pelanggan baru yang mendapatkan rekomendasi dari klien lainnya. Ada juga yang PIC-nya pindah ke perusahaan lain, lalu mereka ‘membawa’ saya ke kantor barunya…. ? Thank you all!

Jika Anda ingin mendapatkan update article saya via WA silakan bergabung dengan Group WA “Dekadarus And Friends” di nomor: 0812-1989-9737. Sebutkan Nama dan tulis “Dekadarus And Friends Group”. Jumlah member terbatas.

Kesibukan sering tidak memungkinkan saya untuk posting artikel di berbagai milist. Jadi saya prioritaskan di milist pribadi yang bisa diupdate melalui gadget. Jika Anda ingin mendapatkan kiriman artikel “P (=Personalism)” secara rutin sebaiknya bergabung disini: http://finance.groups.yahoo.com/group/NatIn/

Silakan teruskan kepada orang lain jika Anda nilai artikel ini bermanfaat. Dan tetaplah mengingat bahwa; Anda tidak perlu mengklaim sesuatu yang bukan karya tulis Anda sendiri. Meskipun Anda sudah berbuat baik, namun Tuhan; belum tentu suka tindakan itu (Natin & The Cubicle).

Disclaimer:
Saya tidak selalu mampu merespon balik komentar atau sanggahan atas tulisan ini. Karena berbagai keterbatasan yang ada pada saya. Terimakasih atas pengertiannya.

Jika kantor Anda ingin melakukan training terkait Leadership, Management dan People Development, silakan hubungi DeKa di 0812-1989-9737 atau dkadarusman@yahoo.com

Gambar dari:dreamstime

About Dadang Kadarusman

Dadang Kadarusman
Dalam bidang pelatihan, Dadang merupakan salah satu dari hanya sedikit trainer di Indonesia yang telah menulis dan mempublikasikan ribuan artikel dan buku-buku pengembangan diri. Dadang juga berbicara di radio, tampil di televisi, manulis berbagai artikel dalam jurnal Human Capital, serta berbagai macam publikasi lainnya. Dadang mengukuhkan dirinya sebagai pionir dalam bidang Natural Intelligence yang masih sangat jarang dimiliki dunia saat ini. Pada Februari 2011 Dadang terpilih sebagai The Best Performer Trainer dalam event Trainer BootCamp yang diselenggarakan oleh Indonesia Inspiring Movement. Dadang membawakan program-program pelatihannya dengan antusias, menyenangkan, interaktif disertai dengan contoh-contoh aktual yang Dadang tunjukkan langsung dihadapan peserta. Dadang, tidak hanya bicara tentang teori. Melainkan mencontohkan bagaimana cara melakukannya dengan cara yang kreatif, interaktif dan variatif. Untuk mengundang Dadang bicara di perusahaan Anda, silakan hubungi 0812 19899 737.

Comments are closed.